Banyuwangi (26/10). Sebanyak 100 pemuda LDII Banyuwangi dibekali keterampilan cukur rambut untuk merintis usaha mandiri, memperoleh penghasilan, dan membuka peluang kerja baru. Pelatihan ini untuk membangun kemandirian ekonomi generasi muda melalui keterampilan jasa yang dapat diterapkan langsung.
Kegiatan yang diinisiasi DPD LDII Kabupaten Banyuwangi tersebut berlangsung di lingkungan Masjid Nurul Hasan, Cluring, pada Minggu (18/10/2026). Ketua Pemuda, Hafidz, mengatakan pelatihan ini merupakan bentuk sinergi LDII dengan pelaku usaha lokal.
Kolaborasi tersebut bertujuan meningkatkan keterampilan sekaligus memperluas wawasan kewirausahaan generasi muda. “Peserta diajarkan mulai dari teknik dasar memotong rambut, menjaga kebersihan alat, sampai dengan pelayanan pelanggan yang baik,” ujar Hafidz. “Selain itu, dibagikan juga tips membuka barbershop dari nol,” tambahnya.
Melalui pelatihan tersebut, peserta diharapkan mampu mengembangkan keterampilan mencukur menjadi peluang usaha. Kemampuan ini juga berpotensi menjadi sumber penghasilan sekaligus membuka kesempatan kerja di lingkungan sekitar.
Peserta berasal dari empat Pimpinan Cabang (PC) LDII, yakni Cluring, Srono, Muncar, dan Gambiran. Mereka mempelajari teknik dasar memotong rambut, menjaga kebersihan alat, serta memberikan pelayanan kepada pelanggan.
Dewan Penasihat DPD LDII Kabupaten Banyuwangi, Munir, mengapresiasi pelatihan bekerja sama dengan PPG Banyuwangi. Menurutnya, keterampilan cukur rambut menjadi bekal menghadapi persaingan dunia kerja dan terbatasnya kesempatan kerja formal.
Munir menilai pelatihan tersebut sejalan dengan program Tri Sukses Generus LDII. Program itu mencakup generasi muda yang berakhlakul karimah, alim faqih, dan mandiri. “Pelatihan ini diadakan secara berkala dan berkesinambungan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045, sehingga generasi muda siap menghadapi era globalisasi,” ujarnya.
Ia berharap pelatihan serupa terus dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan generasi muda. Dengan keterampilan yang dapat diterapkan langsung, pemuda diharapkan mampu merintis usaha, menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat.











