Serang (25/10). DPW LDII Provinsi Banten menerima kunjungan kerja serta pembinaan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Banten di Gedung Sekretariat DPW LDII Provinsi Banten, Kota Serang. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (15/10/2026) tersebut berfokus pada tata kelola kearsipan serta sosialisasi program layanan peminjaman buku perpustakaan untuk sekolah dan pondok pesantren di bawah naungan LDII.
Dalam kesempatan tersebut, Arsiparis Madya DPK Provinsi Banten, Ida Nuryati memaparkan pentingnya tata kelola kearsipan yang tertib sebagai bentuk akuntabilitas serta penyelamatan rekam jejak sejarah organisasi. Selain itu, DPK Banten memperkenalkan program peminjaman hingga 100 judul buku per unit sekolah dan pesantren.
Ida menjelaskan bahwa kerapian administrasi merupakan kunci keberlanjutan sebuah lembaga. “Kearsipan yang tertib adalah kunci keberlanjutan organisasi agar setiap histori dan dokumen penting dapat tersimpan dengan aman serta mudah diakses,” ujarnya.
Selain tentang kearsipan, DPK Banten mendorong budaya literasi di lingkungan pesantren dan sekolah. “Kami memiliki program peminjaman 100 buku pada sekolah dan pondok pesantren. Kami berharap pembinaan ini dilanjutkan dengan kerja sama resmi melalui nota kesepahaman agar para santri dan siswa makin bertambah luas wawasan serta pengetahuannya,” ungkap Ida.
Sementara itu, Ketua DPW LDII Provinsi Banten, Dimo Tono Sumito menyambut baik pembinaan tersebut dan menyampaikan kesiapannya untuk menindaklanjuti program literasi yang ditawarkan. “Kami menyampaikan terima kasih atas pembinaan kearsipan ini. Tata kelola arsip sangat penting bagi tertib administrasi kami. Mengenai program perpustakaan, kami sangat siap melangkah ke tahap selanjutnya melalui penandatanganan nota kesepahaman agar unit sekolah dan pesantren dapat segera memanfaatkan kuota buku tersebut demi meningkatkan minat baca santri,” tutur Dimo.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pengurus Biro Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPW LDII Provinsi Banten serta perwakilan tenaga pendidik.











