Jakarta (2/6). DPP LDII menerima kunjungan silaturahim Dewan DPD LDII Kabupaten Sumedang bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sumedang, serta sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam. Kunjungan tersebut diikuti perwakilan MUI, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Syarikat Islam, Al Washliyah, dan unsur lainnya.
Ketua DPP LDII Dwi Pramono bersama pengurus DPP LDII menyambut kedatangan rombongan. Dwi mengatakan, silaturahim antar ormas Islam merupakan langkah penting untuk membangun pemahaman dan kerja sama yang lebih erat.
“Kami menerima dengan sangat senang. Dalam bahasa Jawa ada istilah *gupuh, lungguh, suguh*, yaitu menyambut tamu dengan sebaik-baiknya,” kata Dwi pada Minggu (31/5/2026).
Mereka membahas berbagai isu secara terbuka. Termasuk sejumlah kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat mengenai LDII. Selain itu, rombongan juga memperoleh informasi mengenai berbagai program dan kontribusi LDII di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, ekonomi, serta pengelolaan pondok pesantren.
“Harapan kami, melalui kunjungan ini kita bisa saling memahami, saling mengenal (ta’aruf), kemudian membangun pemahaman (tafahum), kerja sama (ta’awun), dan kepedulian (takaful) untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” ungkap Dwi.
Sementara Ketua Departemen Pendidikan, Keagamaan dan Dakwah DPP LDII periode 2021-2026, KH Aceng Karimullah menjelaskan program pembinaan generasi anak muda di dalam LDII. Ia mengatakan, LDII memiliki program 29 karakter luhur. Di internal, LDII sangat konsen mengawasi secara ketat pergaulan generasi penerus, “Kami memiliki jenjang pelajaran bagi anak usia dini hingga usia menikah,” ungkapnya.
Kunjungan ini untuk mempererat silaturahim, sekaligus untuk meninjau langsung fasilitas Kantor Pusat DPP LDII. Ketua Umum MUI Kabupaten Sumedang Anwar Sanusi, menyambut baik pertemuan tersebut. Ia menilai silaturahmi menjadi sarana bertukar informasi dan memperkuat kontribusi bersama bagi kemajuan bangsa.
“Kami mendapatkan banyak masukan dan juga dapat memberikan masukan untuk kebaikan bersama. Insya Allah pertemuan ini bukan yang terakhir,” ungkap Anwar.
Terkait kehidupan kerukunan umat beragama di Sumedang, Anwar menyebut Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sumedang berjalan dengan sangat harmonis. Menurutnya, hubungan antarumat beragama dan antarorganisasi keagamaan di daerah tersebut berlangsung baik tanpa kendala berarti.
“Kami akan terus mengadakan pertemuan sehingga dapat memberikan yang terbaik untuk bangsa ini dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.
Sementara itu, perwakilan DPW LDII Jawa Barat Fadel Abrori menjelaskan, tujuan utama kunjungan tersebut adalah untuk mengenal lebih dekat LDII serta mengonfirmasi berbagai informasi dan stigma yang selama ini beredar di masyarakat. Rombongan juga mengunjungi Pondok Pesantren Minhajurrosyidin di Pondok Gede untuk melihat langsung aktivitas pendidikan yang dijalankan di lingkungan LDII, “Dengan adanya kunjungan ini, insya Allah bisa ditemukan titik temu dan konfirmasi yang jelas,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPD LDII Kabupaten Sumedang Usep Aziz Solehuddin menegaskan komitmen LDII dalam menerjemahkan program-program DPP dan DPW ke tingkat daerah. Menurutnya, sinergi dengan MUI, pemerintah, dan ormas Islam lainnya menjadi kunci dalam membangun masyarakat yang harmonis.
“Kami berharap tidak ada lagi kesalahpahaman yang selama ini beredar. Justru yang harus ditingkatkan adalah kerja sama untuk membangun bangsa sebagai bagian dari masyarakat Muslim dan ormas Islam,” tutupnya.








