Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Liputan Haji 2012

KIM LDII: Ziarah Uhud, Napak Tilas Kegetiran Sejarah

2012/10/13
in Liputan Haji 2012
0
ziarah uhud

gunung uhud

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

BAGI jamaah haji, tak lengkap rasanya pergi ke Makah dan Madinah tanpa menyempatkan diri berziarah ke Syuhada Uhud, makam para pejuang muslim di lembah Gunung Uhud, sekitar tujuh kilometer dari Masjid Nabawi Madinah. Di lembah Uhud inilah 70 sahabat gugur di tangan kaum kafir Makah dalam pertempuran paling brutal dalam sejarah Islam.

Ketika itu, 23 Maret 625, sekitar 1.000 tentara muslim yang langsung berada di bawah komando Rasulullah bergerak meninggalkan Madinah untuk menyongsong musuh di pinggiran kota.

Di tengah jalan, sekitar 300 orang di bawah pimpinan Abdullah bin Ubay –tentara dari suku Khazraj– menarik diri dari pasukan Muslim. Bin Ubay menolak ikut berperang. Maka tentara Nabi hanya tersisa 700-an orang. Mereka pun cuma memiliki dua ekor kuda, salah satunya dinaiki oleh Rasulullah. Ada 14 wanita yang menjadi penyuplai air minum bagi pasukan muslim, salah satunya adalah Fatimah binti Rasulullah.

Sementara kafir Makah membawa lebih dari 3.000 pasukan yang didukung 300 onta, 200 kuda, dan 700-an keledai. Pasukan kafir juga disokong langsung oleh istri, janda, dan wanita yang suaminya tewas di Perang Badar setahun sebelumnya. Perang Uhud adalah usaha balas dendam kafir Makah yang kalah menyedihkan dalam Perang Badar.

Ide menyongsong musuh di pinggiran kota ini lahir dari anak-anak muda yang tak suka membiarkan kaum kafir menginjak-injak kota Madinah. Namun usul tersebut ditentang oleh kelompok tua, terutama Abdullah bin Ubay. Tapi, Nabi memilih ide kaum muda.Oleh Nabi, disusunlah taktik perang model sayap di lembah bagian barat Uhud, gunung gersang dengan tinggi 1.077 meter di atas permukaan laut (mdpl). Rasulullah menempatkan pasukan dalam formasi memanjang. Sayap kanan berada di kaki Uhud, sayap kiri di kaki Bukit Ar-Rumat yang kira-kira bertinggi 120 mdpl.

Sayap kanan Muslim aman karena terlindung gunung. Namun sayap kiri amat rawan. Jika musuh menyerang dari balik Ar-Rumat, tentara Muslim bisa berantakan. Untuk melindungi titik lemah inilah Nabi kemudian menempatkan 51 pemanah di puncak bukit Ar-Rumat. Pasukan pemanah ini dipimpin oleh Abdullah bin Jubair.

Kepada para pemanah, Nabi dengan sangat tegas berpesan, ”Gunakan panahmu terhadap pasukan (berkuda) musuh. Jauhkan mereka dari kami. Selama kalian tetap (di tempat), bagian belakang kita aman. Jangan sekali-sekali kalian meninggalkan posisi ini. Jika kalian melihat kami menang, jangan bergabung. Jika kalian melihat kami kalah, jangan pernah turun untuk menolong kami.” (HR Bukhari)

Taktik ini membuat kaum kafir Makah kesulitan. Mereka tidak bisa memaksimalkan jumlah pasukan. Tentara pimpinan Abu Sufyan bin Harb itu tidak bisa melakukan manuver. Mereka, mau tak mau, harus bertempur di front terbuka yang sangat sempit, hanya seluas 820 m2. Dengan model ini, jumlah pasukan tak berpengaruh signifikan.

Padahal, pasukan Abu Sofwan ini dikomandani oleh tiga pejuang muda yang hebat; Khalid bin Walid memimpin sayap kanan, Ikrimah bin Abu Jahl di sektor kiri, dan Amr bin Aas menjadi panglima. Tiga anak muda ini kelak insyaf dan masuk Islam, kemudian menjadi panglima perang yang membawa pasukan gagah berani dan menaklukkan hampir seperempat dunia. Singkatnya, setelah dibuka dengan beberapa duel satu lawan satu, perang terbuka di Uhud pun dimulai. Pasukan muslim akhirnya menang. Kaum kafir Makah kocar-kacir dan lari lintang pukang.

Situasi itu menggoda pasukan pemanah di Bukit Ar-Rumat. Mereka turun, melupakan pesan Rasulullah, dan membiarkan puncak bukit kosong melompong karena ingin ikut berebut harta yang ditinggalkan pasukan kafir. Khalid bin Walid melihat kejadian itu. Dengan cepat, dia menyusun lagi kekuatan dan memerintahkan pasukannya memukul balik Muslim dari balik bukit yang kosong tersebut.

 

ziarah uhud

SYUHADA UHUD: Para jamaah haji mendaki Bukit Ar-Rumat, tempat pasukan pemanah bersembunyi, saat berziarah di kawasan Syuhada Uhud.

Runtuhlah pasukan Nabi. Sebanyak 70 sahabat, termasuk paman Nabi, Hamzah bin Abdul Mutholib, gugur. Jantung Hamzah bahkan dibelah oleh istri Abu Sufyan, Hindun, dan dikunyah mentah-mentah. Nabi terluka parah di pipi, bibir, dan kaki. Oleh para sahabat, Nabi dibawa lari mendaki bukit dan bersembunyi di sebuah gua kecil di bekas aliran banjir.
Pasukan Abu Sufyan sempat ingin mengejar naik ke bukit, namun dihalangi oleh Umar bin Khattab. Mereka mengurunkan niat dan memilih kembali ke Makah seraya mengumumkan kemenangan.

Perang Uhud sangat penting bagi kaum muslim. Perang ini menegaskan pesan akan pentingnya ketaatan terhadap Allah dan Nabi. Berziarah ke Syuhada Uhud juga mengingatkan kaum muslim akan getirnya sejarah perjuangan saat Nabi dan para sahabat mati-matian membangun pondasi Islam.

“Saya senang bisa ziarah ke sini. Bisa melihat dari dekat makam para sahabat yang gugur dalam Perang Uhud. Tapi saya tidak menyangka kalau makamnya cuma kayak gitu,” kata Ny Tasrifatun, warga Semarang Tengah, yang datang bersama rombongan Kloter Solo 31.

Makam 70 sahabat ini memang hanya berupa tanah lapang, tanpa ada batu nisan atau penanda apa pun. Kompleks makam dipagar bumi setinggi sekitar tiga meter. Di depan makam, dipasang enam papan pengumuman dalam enam bahasa –termasuk Bahasa Indonesia– yang isinya sama; berziarahlah karena berziarah akan mengingatkan kita pada kematian, dan ingat pada kematian akan mengingatkan kita akan pentingnya beribadah.

Tak boleh berdoa di depan makam. Tapi, tetap saja banyak yang secara sembunyi-sembunyi melakukannya, terutama jamaah asal India dan Indonesia. (Dep. KIM DPP LDII, dari Madinah)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Ipa Slamet on Pemkab Subang Apresiasi Pembinaan Karakter Pemuda LDII
  • Tia Gustiara on LDII Jabar Kolaborasi dengan PT Pos Indonesia Siapkan 100 Agen Pos Baru
  • Angka DH on LDII Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid Al Muhajirin
  • Angka DH on LDII Jabar Kolaborasi dengan PT Pos Indonesia Siapkan 100 Agen Pos Baru
  • Bapak Zaini on LDII Ciparay Gelar Perkemahan CAI, Perkuat Pembinaan Karakter Generasi Muda
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Tulang Bawang Gelar Buka Puasa Bersama MUI, FKUB dan Forkopimda

LDII Tulang Bawang Gelar Buka Puasa Bersama MUI, FKUB dan Forkopimda

March 27, 2025
Merawat Keberlangsungan NKRI: Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka

Merawat Keberlangsungan NKRI: Refleksi 81 Tahun Indonesia Merdeka

August 12, 2026
Mulut

Mulut

January 28, 2025
Ketua DPD LDII Depok Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter

Ketua DPD LDII Depok Tekankan Pentingnya Pembentukan Karakter

August 17, 2026
Muswil VIII Putuskan M. Ramadhani Nakhodai LDII NTB

Muswil VIII Putuskan M. Ramadhani Nakhodai LDII NTB

0
LDII Gunungkidul Sambut Pergantian Kajari, Dorong Sinergi Berlanjut

LDII Gunungkidul Sambut Pergantian Kajari, Dorong Sinergi Berlanjut

0
Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM

Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM

0
LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

0
Muswil VIII Putuskan M. Ramadhani Nakhodai LDII NTB

Muswil VIII Putuskan M. Ramadhani Nakhodai LDII NTB

August 26, 2026
LDII Gunungkidul Sambut Pergantian Kajari, Dorong Sinergi Berlanjut

LDII Gunungkidul Sambut Pergantian Kajari, Dorong Sinergi Berlanjut

August 25, 2026
Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM

Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM

August 25, 2026
LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

LDII NTB Helat Media Gathering Jelang Muswil VIII, Paparkan Program Prioritas ke Awak Media

August 24, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Muswil VIII Putuskan M. Ramadhani Nakhodai LDII NTB August 26, 2026
  • LDII Gunungkidul Sambut Pergantian Kajari, Dorong Sinergi Berlanjut August 25, 2026
  • Pemprov NTB: Muswil VIII LDII Perkuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah di Bidang SDM August 25, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.