Jakarta (16/8). Kerja bakti nasional bertajuk “Kerja Bersama, Bakti untuk Negeri”, yang dihelat DPP LDII untuk merayakan HUT Kemerdekaan RI telah berjalan selama empat tahun berturut-turut. Kegiatan ini merupakan pelestarian praktik gotong-royong yang merupakan tradisi bangsa Indonesia, sekaligus memperkuat nasionalisme di kalangan generasi muda.
Seremoni kegiatan tahun ini diluncurkan di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Sunter Jaya, Jakarta Utara, Sabtu (15/8), “Kegiatan ini melibatkan masyarakat, pemerintah setempat, TNI, Polri, serta warga LDII dalam aksi membersihkan dan menata fasilitas publik,” ujar Sekretaris Umum DPP LDII, Tri Gunawan Hadi.
Ia menyebut kegiatan simbolis tersebut, kemudian dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, oleh warga LDII bekerja sama dengan pemerintah dan warga setempat, “Untuk di Sunter, seremoni ini juga diikuti kegiatan pengecatan fasilitas umum, penataan area publik, pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) bertenaga surya, serta penanaman tanaman obat keluarga (TOGA) dan tanaman produktif,” paparnya.
Menurutnya, kerja bakti merupakan cerminan gotong-royong, sekaligus menjadi sarana mempererat persatuan dan kerukunan masyarakat. Nilai-nilai tersebut harus digemakan warga LDII hingga tingkat daerah dan lingkungan tempat tinggal warga LDII di seluruh Indonesia. Selain pemasangan lampu PJU bertenaga surya, kegiatan tersebut juga dipadu dengan gerakan Go Green LDII berupa penanaman tanaman obat keluarga (TOGa) dan tanaman produktif lainnya.
“Filosofinya adalah bahwa bumi ini adalah milik kita, maka kita harus jaga. Sekecil apa pun yang bisa kita lakukan, maka ayo kita lakukan. Dengan menanam TOGA dan juga tanaman-tanaman produktif lainnya, kita harapkan bisa ikut memberikan suasana asri dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Tri Gunawan.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Lurah Sunter Jaya, Lutfi Rachman. Ia menilai keterlibatan LDII bersama warga lainnya, memberikan perubahan yang dapat dilihat secara langsung pada lingkungan RPTRA. Pemerintah setempat juga berkomitmen melakukan pemeliharaan terhadap fasilitas yang telah dibenahi, “Setelah kegiatan ini, tentunya maintenance dan perawatan berkala, akan terus dilakukan. Selain ruang publik ramah anak dan bank sampah yang sudah ada, Kita juga akan membuat kolam gizi” katanya.
Ia juga menambahkan, pemerintah akan melanjutkan perawatan dan penghijauan di kawasan tersebut. Penanaman TOGA yang dilakukan LDII juga dinilai sejalan dengan fungsi RPTRA sebagai ruang publik yang menyediakan tanaman produktif bagi masyarakat.
Sementara itu, Danramil Tanjung Priok, Aprianto Mebdry juga mengapresiasi aksi sosial yang dilakukan LDII. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan dampak langsung terhadap kondisi lingkungan dan fasilitas publik, “Kami melihat secara keseluruhan kegiatan ini sangat memberikan manfaat, terutama di lingkungan sekitar masyarakat Sunter Jaya, terutama di RPTRA. Kondisi di sini kurang bersih, tapi dengan adanya kegiatan ini menjadi jauh lebih berubah, jauh lebih baik,”ujar Aprianto.
Ia juga menilai kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, pemerintah, TNI, dan Polri penting untuk memperkuat kepedulian sosial. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara lebih rutin, tidak hanya bertepatan dengan momentum tertentu, “Harapannya apabila mungkin TNI melaksanakan kegiatan sosial, kita sangat tertarik untuk mengundang LDII. Karena memang kegiatan yang dilakukan LDII ini sangat luar biasa, sangat baik, dan pekerjaannya pun memberikan hasil yang baik buat masyarakat.” ucapnya.
DPP LDII memandang kegiatan kerja bakti nasional membawa pesan kebangsaan, berupa interaksi dan kerja bersama antarelemen masyarakat dapat menjadi sarana memperkuat persatuan, toleransi, solidaritas, dan kerukunan. Melalui “Kerja Bersama, Bakti untuk Negeri” itu, LDII berharap budaya gotong-royong dapat kembali menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan tidak berhenti pada momentum peringatan Hari Kemerdekaan.











