Bulungan (12/8). Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelorakan semangat kemerdekaan melalui “Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih”. Acara itu dihadiri Gubernur Kalimantan Utara Zainal Paliwang, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, TNI-Polri, pelajar, ormas, dan masyarakat. Hadir pula Ketua DPW LDII Kaltara, Jaet Ahmad Fatoni didampingi pengurus lainnya.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Gubernur pada Senin, (10/8/2026) itu juga menjadi simbol persatuan bangsa. Zainal menegaskan, cinta tanah air dengan menunjukkan jati diri bangsa. “Tujuan kita jelas, menyemaikan dan menumbuhkan rasa cinta tanah air serta menggelorakan merah putih sebagai simbol persatuan. Khususnya di wilayah perbatasan, harus paling depan menunjukkan jati diri Indonesia,” ujarnya.
Secara simbolik, Zainal menyerahkan bendera Merah Putih kepada perwakilan masyarakat, instansi, dan organisasi kemasyarakatan. Pada kesempatan itu, Kaban Kesbangpol Prov. Kaltara sekaligus ketua panitia Jonilius melaporkan, penyaluran bendera sebanyak 3.764 lembar Bendera Merah Putih kepada masyarakat di lima Kabupaten/Kota se-Kaltara.

Ketua DPW LDII Kaltara Jaet Ahmad Fatoni juga menyampaikan dukungan LDII terhadap gerakan nasional ini dan menginstruksikan kepada seluruh warga LDII dan warga masyarakat yang ada di Kalimantan Utara.
“Kami di LDII Kaltara siap mengibarkan bendera Merah Putih di majelis taklim, pondok pesantren, dan rumah warga. Sekaligus menggelar bhakti sosial dan lomba edukasi kebangsaan untuk memeriahkan HUT RI ke-81,” ungkapnya.
Dengan semangat “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, Pemprov Kaltara mengajak seluruh masyarakat mengibarkan bendera selama bulan Agustus sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan.











