Ambon (14/9). Pengurus dan LDII Provinsi Maluku bersama warga masyarakat bergotong royong membantu warga yang mengalami musibah kebakaran di Desa Batu Merah, Kota Ambon. Kegiatan pada Minggu (6/9/2026) itu meliputi membersihkan puing dan material sisa kebakaran.
Kegiatan tersebut juga dihadiri unsur Senkom Mitra Polri Provinsi Maluku, Paguyuban Sedyo Utomo Jawa Tengah, dan para relawan. Wakil Ketua LDII Maluku, Anto Leko, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial yang diwujudkan melalui aksi langsung di tengah masyarakat. Menurutnya, bantuan tenaga diharapkan dapat meringankan beban warga sekaligus memberi dukungan agar mereka segera bangkit dari musibah.
“Kami ingin membantu meringankan beban warga sekaligus memberikan semangat agar mereka dapat segera bangkit dan kembali beraktivitas. Hal ini bentuk wujud kepedulian bersama untuk membantu warga yang tertimpa musibah untuk pemulihan pascakebakaran.,” ujar Anto Leko.
Para relawan bersama warga mengangkat dan membersihkan berbagai material sisa kebakaran untuk mempercepat penataan lingkungan. Selain membuat kawasan terdampak lebih bersih dan tertata, kegiatan tersebut diharapkan membantu warga memulihkan aktivitas mereka.
Ketua Senkom Mitra Polri Provinsi Maluku, Abdul Samad, menilai kolaborasi antarelemen masyarakat menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascakebakaran. Ia berharap kerja sama serupa dapat terus dilakukan ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat.
“Pembersihan puing merupakan langkah awal untuk membantu mengembalikan kondisi lingkungan. Kami berharap sinergi seperti ini terus terjalin ketika masyarakat membutuhkan,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Paguyuban Sedyo Utomo Jawa Tengah, Iman Santoso, mengatakan keterlibatan pihaknya mencerminkan solidaritas masyarakat lintas daerah. Menurutnya, semangat persaudaraan dapat menjadi kekuatan untuk membantu warga yang sedang menghadapi musibah.
“Kami datang membawa semangat persaudaraan. Perbedaan daerah bukan penghalang untuk bergotong-royong dan membantu saudara yang sedang mengalami musibah,” kata Iman Santoso.











