Gunungkidul (23/8). PC LDII Nglipar menggelar kegiatan “Kerja Bersama Bakti untuk Negeri” untuk memperingati HUT RI. Kegiatan dilaksanakan di kompleks Masjid Al-Muttaqin, Nglipar, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Minggu (2/8/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 50 orang warga. Ketua DPD LDII Kabupaten Gunungkidul, Wahono Budi Rustanto mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari kontribusi warga LDII dalam mengisi peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurut dia, nilai kemerdekaan perlu diteruskan melalui kepedulian kepada lingkungan dan masyarakat, “Kami ingin peringatan kemerdekaan diisi dengan kegiatan yang bisa langsung dirasakan manfaatnya. Kerja bakti menjadi salah satu bentuk pengabdian yang dekat dengan kehidupan masyarakat,” kata Wahono.
Wahono mengatakan kegiatan di Nglipar juga menjadi bagian dari rangkaian Road to Musyawarah Daerah LDII Gunungkidul yang dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026. Menurut dia, rangkaian menuju Musda tidak hanya berfokus pada persiapan organisasi.
“Road to Musda kami arahkan agar memiliki kegiatan yang menyentuh masyarakat. Pengurus dan warga LDII perlu menunjukkan kontribusi melalui kegiatan sosial dan lingkungan di berbagai kapanewon,” ujarnya.
Menurut Wahono, pembangunan toilet di kompleks Masjid Al-Muttaqin memiliki manfaat bagi warga yang beraktivitas di sekitar lokasi. Fasilitas sanitasi tersebut diharapkan dapat mendukung kebersihan dan kenyamanan masyarakat.
“Fasilitas umum harus dirawat bersama. Pembangunan toilet ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Kami berharap fasilitas tersebut dapat digunakan dengan baik dan dijaga secara bersama-sama,” kata Wahono.
Wahono juga mengatakan kegiatan tersebut selaras dengan salah satu dari delapan bidang pengabdian LDII untuk bangsa pada sektor ketahanan pangan dan lingkungan hidup. Ia mengajak warga menjadikan kebersihan sebagai kebiasaan, bukan hanya kegiatan saat momentum tertentu.
“Menjaga lingkungan membutuhkan kebiasaan dan keterlibatan bersama. Warga perlu mulai dari lingkungan terdekat, seperti tempat ibadah, jalan kampung, saluran air, dan fasilitas umum,” ujarnya.
Wahono mengapresiasi keterlibatan Senkom Mitra Polri dalam kegiatan tersebut. Menurut dia, kerja sama antarorganisasi dapat memperluas jangkauan kegiatan sosial dan memperkuat hubungan dengan masyarakat.
“Kolaborasi seperti ini perlu terus dilakukan. LDII tidak bekerja sendiri. Kami terbuka untuk bersinergi dengan pemerintah, organisasi kemasyarakatan, komunitas, dan masyarakat dalam kegiatan yang memberikan manfaat,” katanya.
Wahono berharap kegiatan “Kerja Bersama Bakti untuk Negeri” dapat menjadi kebiasaan yang terus berjalan di berbagai wilayah Gunungkidul. Ia juga mendorong generasi muda LDII terlibat dalam kegiatan lingkungan dan sosial.
“Anak muda harus terlibat langsung. Mereka bisa belajar tentang tanggung jawab, kepedulian, dan gotong royong melalui kegiatan seperti ini,” pungkas Wahono.











