Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Jatuh Bangun Eka Yulianto Menjadi Jagoan Silat Dunia

2026/04/08
in Nasional
0
Mantan Atlet Nasional Cabor Pencak Silat Eka Yulianto. Foto: LINES.

Mantan Atlet Nasional Cabor Pencak Silat Eka Yulianto. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Kegagalan bukan akhir, tapi awal dari perjalanan juara. Eka Yulianto sang juara dunia pencak silat membuktikan, mental tangguh dan doa lebih menentukan daripada medali semata.

Sorak tepuk tangan memenuhi ruangan saat Eka Yulianto berdiri di atas panggung Generus Festival (Genfest) dalam rangkaian Munas X Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) 2026. Namun, di balik sosok atlet nasional yang kini dielu-elukan, tersimpan kisah panjang yang tidak selalu gemilang—bahkan dimulai dari kegagalan.

Ia tidak langsung bicara tentang kemenangan. Justru, Eka membuka kisahnya dari mimpi yang kandas. “Saya dulu ingin jadi pemain bola,” ujarnya pelan.

Nama-nama seleksi seperti Suratin dan Persikasi pernah ia datangi dengan penuh harap. Namun hasilnya sama: gagal. Berkali-kali. Bukan karena ia merasa kurang mampu, tetapi ada hal-hal di luar kendalinya. Di titik itu, banyak orang mungkin berhenti. Tapi tidak bagi Eka.

Kegagalan itu justru menjadi pintu yang tak pernah ia rencanakan.

Lulus SMA pada 2004, dengan restu orang tua, ia meninggalkan kampung halamannya di Bekasi menuju Kediri, Jawa Timur. Di sana, ia mondok di pesantren, sekaligus mulai menekuni dunia pencak silat. Di perguruan Persinas ASAD, ia bertemu pelatih yang kelak mengubah hidupnya: Antong Samijo.

Latihan demi latihan dijalani dalam sunyi. Tidak ada sorotan, tidak ada tepuk tangan. Hanya keringat, disiplin, dan keyakinan.

Hingga akhirnya, pada 2007, titik terang itu muncul.

Juara 1 Piala Gubernur Jawa Barat. Gelar atlet terbaik. Lalu pintu-pintu lain terbuka: Pelatda Jawa Barat, Sirkuit Nasional, Kejuaraan Nasional IPSI. Dari satu podium ke podium lain, namanya mulai dikenal.

Namun, jalan menuju puncak ternyata tidak selalu menanjak.

Cedera datang. Bahkan patah tulang pernah menghampirinya. Di titik itu, keraguan sempat muncul—sesuatu yang jarang terlihat dari seorang juara. “Saya sempat ragu,” akunya.

Tapi lagi-lagi, ia memilih melangkah. Dalam kondisi yang belum pulih sepenuhnya, ia tetap bertanding. Bukan tanpa rasa sakit, bukan tanpa takut. Hanya satu yang ia pegang saat itu: doa. “Saya cuma bisa bilang, ‘Ya Allah bantu saya’,” tuturnya.

Perlahan, hasil mulai menjawab perjuangan itu. Ia menembus level internasional—kejuaraan Asia, turnamen di Belgia, hingga kompetisi dunia. Nama Indonesia dibawanya melintasi batas negara, mengharumkan perguruan silat tanah air.

Prestasi itu tidak hanya menghadirkan medali, tetapi juga membuka jalan hidup lain. Beasiswa pendidikan di Universitas Negeri Jakarta, lanjut S2 di Universitas Pendidikan Indonesia, hingga akhirnya mengabdi sebagai aparatur sipil negara di Kementerian Pemuda dan Olahraga.

Namun menariknya, di tengah semua pencapaian itu, Eka tidak menutup kisahnya dengan euforia kemenangan.

Ia justru kembali ke awal—pada proses yang sering kali tidak terlihat. “Kalau ditanya kunci, ya bukan cuma latihan. Tapi mental dan doa,” ujarnya.

Di hadapan para generasi muda yang memenuhi ruangan, ia tidak menjanjikan kesuksesan instan. Tidak juga menawarkan jalan pintas. Pesannya justru sederhana, hampir terdengar biasa. “Mulai saja dulu. Juara atau tidak, itu urusan nanti.”

Kalimat itu mungkin tidak terdengar dramatis. Tapi justru di situlah letak kekuatannya.

Karena dari perjalanan seorang Eka Yulianto, publik belajar bahwa mental juara tidak lahir di podium—melainkan ditempa dari kegagalan, kesabaran, dan waktu yang panjang.

Dan pada akhirnya, kemenangan terbesar bukanlah saat berdiri di atas podium, melainkan saat seseorang memilih untuk tetap melangkah, bahkan ketika jalannya belum terlihat. (Nisa)

Tags: DuniaEka YuliantoJagoan Silat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • MasMT on LDII Adakan Diklat Dakwah Tingkatkan Kompetensi Khotib
  • AG1E on LDII Adakan Diklat Dakwah Tingkatkan Kompetensi Khotib
  • Nanang Naswito on Kunjungi Demplot Padi di Lahan Gambut, Ketua LDII Kalbar Dorong Penambahan Luasan Tanam
  • Nanang Naswito on LDII Berau Gelar Ngaji Khusus Wanita, Ingatkan Pentingnya Meningkatkan Ilmu Agama
  • Fadhil on Sinergi Ormas Islam Menguat, Ketua LDII Bone Masuk Kepengurusan MUI 2025–2030
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pemkab Kukar Helat Safari Subuh, Kunjungi LDII Tenggarong

Pemkab Kukar Helat Safari Subuh, Kunjungi LDII Tenggarong

April 14, 2026
Gubernur Lemhannas Dorong Generasi Muda LDII Siap Hadapi Ketidakpastian Global

Gubernur Lemhannas Dorong Generasi Muda LDII Siap Hadapi Ketidakpastian Global

April 9, 2026
Akhir Zaman Semakin Dekat, Bagaimana Menyikapinya?

Akhir Zaman Semakin Dekat, Bagaimana Menyikapinya?

January 1, 2025
Sekitar Kita

Sekitar Kita

December 9, 2024
Cetak Jurnalis Muda, LDII Pesawaran Helat Pelatihan Jurnalistik

Cetak Jurnalis Muda, LDII Pesawaran Helat Pelatihan Jurnalistik

0
Ribuan Warga LDII Paser Hadiri Pengajian Umum dan Halal Bihalal Syawal

Ribuan Warga LDII Paser Hadiri Pengajian Umum dan Halal Bihalal Syawal

0
LDII dan PKUB Kemenag RI Siap Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama dengan Dakwah Ekoteologi

LDII dan PKUB Kemenag RI Siap Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama dengan Dakwah Ekoteologi

0
Ponpes Wali Barokah Kediri Siap Jadikan Budaya Islam Nusantara sebagai Kekuatan Perdamaian Dunia

Ponpes Wali Barokah Kediri Siap Jadikan Budaya Islam Nusantara sebagai Kekuatan Perdamaian Dunia

0
Cetak Jurnalis Muda, LDII Pesawaran Helat Pelatihan Jurnalistik

Cetak Jurnalis Muda, LDII Pesawaran Helat Pelatihan Jurnalistik

April 17, 2026
Ribuan Warga LDII Paser Hadiri Pengajian Umum dan Halal Bihalal Syawal

Ribuan Warga LDII Paser Hadiri Pengajian Umum dan Halal Bihalal Syawal

April 17, 2026
LDII dan PKUB Kemenag RI Siap Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama dengan Dakwah Ekoteologi

LDII dan PKUB Kemenag RI Siap Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama dengan Dakwah Ekoteologi

April 16, 2026
Ponpes Wali Barokah Kediri Siap Jadikan Budaya Islam Nusantara sebagai Kekuatan Perdamaian Dunia

Ponpes Wali Barokah Kediri Siap Jadikan Budaya Islam Nusantara sebagai Kekuatan Perdamaian Dunia

April 16, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Cetak Jurnalis Muda, LDII Pesawaran Helat Pelatihan Jurnalistik April 17, 2026
  • Ribuan Warga LDII Paser Hadiri Pengajian Umum dan Halal Bihalal Syawal April 17, 2026
  • LDII dan PKUB Kemenag RI Siap Kolaborasi Jaga Kerukunan Umat Beragama dengan Dakwah Ekoteologi April 16, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.