Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Mengakui Pulang

2026/08/10
in Nasehat
0
Ilustrasi: AI Generated, LINES.

Ilustrasi: AI Generated, LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh Faidzunal A. Abdillah, Pemerhati sosial dan lingkungan – Warga LDII tinggal di Serpong, Tangerang Selatan.

Ada satu jenis ironi paling tua dalam sejarah manusia. Yaitu terkait pencarian dan pengakuan terhadap Allah. Banyak mulut mengakui Allah, tetapi hati tetap berpaling dan bahkan menggantung kepada selain-Nya.

Barangkali inilah salah satu wajah terdalam yang dibongkar oleh Surah Al-Mu’minun ayat 84–89. Allah ﷻ memerintahkan Nabi Muhammad ﷺ untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan sederhana, tetapi mengguncang fondasi jiwa manusia:

“Milik siapakah bumi dan siapa yang ada di dalamnya?”
“Siapakah Rabb langit yang tujuh dan Rabb ‘Arsy yang agung?”
“Di tangan siapakah kekuasaan segala sesuatu?”

Dan menariknya, kaum musyrik Quraisy tidak membantah. Mereka tidak berkata: “Berhala kami.” Mereka tidak berkata: “Tuhan-tuhan kami.” Mereka menjawab dengan jujur: “Milik Allah.” “Ya, Allah.” “Dan Allah.”

Di sinilah Al-Qur’an memperlihatkan sesuatu yang mengejutkan: ternyata masalah terbesar manusia bukan selalu ketidaktahuan tentang Allah. Kadang manusia tahu, mengerti, bahkan mengakui. Tetapi pengakuan belum tentu melahirkan ketundukan. Mereka mengenal Allah sebagai Rabb, tetapi tidak menjadikan-Nya satu-satunya tujuan ibadah. Mereka tahu Allah Maha Kuasa, tetapi hati mereka masih takut kepada makhluk. Mereka sadar seluruh alam ada dalam genggaman-Nya, tetapi jiwa mereka masih bersandar kepada selain-Nya.

Karena itu Allah menegur mereka dengan kalimat yang terasa seperti mengetuk nurani: “Afalā tattaqūn?” “Maka mengapa kalian tidak bertakwa?”

Seakan Allah berkata: “Kalau kalian sudah tahu semua berasal dari-Ku, lalu mengapa hati kalian masih berpaling?” Namun di sinilah rahasia yang lebih dalam itu bermula. Sebab ternyata memahami kebenaran tidak otomatis membuat seseorang mampu tunduk kepada kebenaran. Ada sesuatu yang lebih misterius daripada sekadar pengetahuan yaitu: hidayah.

Karena itu Allah berfirman dalam Surah Al-Qasas ayat 56: “Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak dapat memberi hidayah kepada orang yang engkau cintai, tetapi Allah memberi hidayah kepada siapa yang Dia kehendaki.”

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَٰكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَنْ يَشَاءُ

Ayat ini turun terkait Abu Thalib, paman Nabi ﷺ. Beliau mencintai Nabi ﷺ, melindungi beliau, mengetahui kejujuran beliau, bahkan memahami kemuliaan risalah yang dibawa beliau. Tetapi pada akhir hayatnya, ia tidak diberi taufik untuk mengucapkan kalimat tauhid.

Betapa menggetarkannya kenyataan ini. Ternyata seseorang bisa: dekat dengan kebenaran, memahami cahaya, bahkan membela pembawanya, tetapi belum tentu diberi kemampuan oleh Allah untuk benar-benar masuk ke dalam cahaya itu. Karena itulah para ulama membedakan antara: hidayah penjelasan, dan hidayah taufik.

Nabi ﷺ mampu menunjukkan jalan. Al-Qur’an mampu menerangkan kebenaran. Para ulama mampu menjelaskan dalil. Tetapi yang membukakan hati hanyalah Allah semata. Maka kadang masalah manusia bukan kurang bukti, melainkan hati yang belum siap tunduk. Ada yang tahu Allah Maha Besar, tetapi dunia lebih besar dalam dadanya. Ada yang tahu Allah Maha Mencukupi, tetapi jiwanya lebih tenang oleh uang daripada oleh doa. Ada yang hafal tauhid, tetapi lebih takut kehilangan jabatan daripada kehilangan Allah.

Mungkin syirik modern tidak selalu berupa patung dan berhala batu. Kadang ia hadir lebih halus: dalam ketergantungan yang berlebihan kepada manusia, dalam ambisi yang diam-diam menjadi sesembahan batin, dalam pujian yang lebih dicari daripada ridha-Nya, dalam rasa takut kepada dunia yang mengalahkan rasa takut kepada Allah.

Padahal tauhid bukan sekadar mengetahui siapa pencipta langit dan bumi. Tauhid adalah ketika hati pulang hanya kepada Allah. Tauhid adalah saat takut paling dalam hanya kepada-Nya, saat berharap paling besar hanya kepada-Nya, saat sandaran terakhir hanya kepada-Nya, saat dunia runtuh sekalipun, hati tetap berkata: “Aku masih punya Allah.”

Para mufassir besar seperti Ibnu Katsir, Ath-Thabari, dan Al-Qurthubi menjelaskan bahwa ayat-ayat ini adalah hujjah terhadap kaum musyrik: pengakuan tentang keberadaan Allah saja tidak cukup menyelamatkan manusia selama ia belum mengikhlaskan penghambaan hanya kepada-Nya. Namun ayat-ayat ini juga membuat hati orang beriman gemetar. Sebab ternyata hidayah bukan semata kecerdasan, bukan sekadar banyak ilmu, bukan pula kedekatan fisik dengan orang saleh. Hidayah adalah rahmat Allah.

Ia adalah saat Allah membuka hati seseorang untuk mencintai kebenaran, lalu memberinya kekuatan untuk hidup di dalam kebenaran itu. Karena itulah orang-orang saleh sangat takut terhadap hati mereka sendiri. Mereka tidak bersandar kepada amal, ilmu, atau kedekatan dengan agama. Mereka sibuk memohon: “Ya Allah, jangan palingkan hati kami setelah Engkau beri petunjuk.” Sebab mereka tahu: ada orang yang mengenal kebenaran tetapi tidak diberi kekuatan untuk memeluknya, dan ada orang sederhana yang mungkin ilmunya sedikit, tetapi dibukakan Allah jalan pulang kepada-Nya.

Dan mungkin perjalanan spiritual manusia yang paling panjang bukanlah perjalanan mencari Tuhan — sebab banyak orang sebenarnya sudah mengetahui-Nya — melainkan perjalanan memulangkan seluruh rasa takut, cinta, harap, dan sandaran, hanya kepada Allah.

Tags: Mengakui Pulangnasehat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Ipa Slamet on Pemkab Subang Apresiasi Pembinaan Karakter Pemuda LDII
  • Tia Gustiara on LDII Jabar Kolaborasi dengan PT Pos Indonesia Siapkan 100 Agen Pos Baru
  • Angka DH on LDII Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid Al Muhajirin
  • Angka DH on LDII Jabar Kolaborasi dengan PT Pos Indonesia Siapkan 100 Agen Pos Baru
  • Bapak Zaini on LDII Ciparay Gelar Perkemahan CAI, Perkuat Pembinaan Karakter Generasi Muda
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Bupati Mimika Resmikan Masjid Miftahul Huda Naungan LDII

Bupati Mimika Resmikan Masjid Miftahul Huda Naungan LDII

August 28, 2026
LDII Hadiri Undangan Pemprov Jatim untuk Persiapan Peringatan Maulid Nabi

LDII Hadiri Undangan Pemprov Jatim untuk Persiapan Peringatan Maulid Nabi

August 27, 2026
LDII Silaturahim dengan Diskominfotik Provinsi Bengkulu Diskusikan Rencana Pelatihan Jurnalistik

LDII Silaturahim dengan Diskominfotik Provinsi Bengkulu Diskusikan Rencana Pelatihan Jurnalistik

August 28, 2026
LDII Papua Selatan Ajak Perkuat Solidaritas Kemanusiaan

LDII Papua Selatan Ajak Perkuat Solidaritas Kemanusiaan

August 27, 2026
Pondok Pesantren Minhajusshobirin Gelar Upacara Peringati HUT ke-81 RI

Pondok Pesantren Minhajusshobirin Gelar Upacara Peringati HUT ke-81 RI

0
LDII Kota Bima Ajak Santri Ponpes Al Aziz Isi Kemerdekaan dengan Amal, Ilmu, dan Karya

LDII Kota Bima Ajak Santri Ponpes Al Aziz Isi Kemerdekaan dengan Amal, Ilmu, dan Karya

0
LDII Lamasi Tanamkan Nasionalisme Lewat Upacara HUT ke-81 RI

LDII Lamasi Tanamkan Nasionalisme Lewat Upacara HUT ke-81 RI

0
Ikuti Upacara HUT RI di Kantor Gubernur Banten, LDII Komitmen Isi Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas 2045

Ikuti Upacara HUT RI di Kantor Gubernur Banten, LDII Komitmen Isi Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas 2045

0
Pondok Pesantren Minhajusshobirin Gelar Upacara Peringati HUT ke-81 RI

Pondok Pesantren Minhajusshobirin Gelar Upacara Peringati HUT ke-81 RI

September 6, 2026
LDII Kota Bima Ajak Santri Ponpes Al Aziz Isi Kemerdekaan dengan Amal, Ilmu, dan Karya

LDII Kota Bima Ajak Santri Ponpes Al Aziz Isi Kemerdekaan dengan Amal, Ilmu, dan Karya

September 6, 2026
LDII Lamasi Tanamkan Nasionalisme Lewat Upacara HUT ke-81 RI

LDII Lamasi Tanamkan Nasionalisme Lewat Upacara HUT ke-81 RI

September 6, 2026
Ikuti Upacara HUT RI di Kantor Gubernur Banten, LDII Komitmen Isi Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas 2045

Ikuti Upacara HUT RI di Kantor Gubernur Banten, LDII Komitmen Isi Kemerdekaan Menuju Indonesia Emas 2045

September 6, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Pondok Pesantren Minhajusshobirin Gelar Upacara Peringati HUT ke-81 RI September 6, 2026
  • LDII Kota Bima Ajak Santri Ponpes Al Aziz Isi Kemerdekaan dengan Amal, Ilmu, dan Karya September 6, 2026
  • LDII Lamasi Tanamkan Nasionalisme Lewat Upacara HUT ke-81 RI September 6, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.