Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Kisah

Ijuk dan Wanita

2010/11/03
in Kisah
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Widya mengatakan tegas pada saya, “ini bukan hidup yang saya inginkan. Saya gak nyangka hidup saya akan seperti ini”
Lalu matanya berkaca-kaca tapi senyumnya masih menghiasi  penuturannya. “saya ingin seperti teteh, bisa kerja lagi seperti dulu.  Sebelum nikah, saya sempet kerja di bank, di laboratorium pabrik. Saya perlu status saya bekerja, teh… selama ini saya memang kerja, bantu nyuci di rumah orang, nyetrika di rumah orang, mijitin orang, dll. Tapi saya ingin kerja yang sebenarnya….”

“kamu betah di sini?”

“Gak teh, saya gak betah, saya jauh dari keluarga besar… tapi kalo saya pulang kampung, saya pasti gak bisa ngaji lagi”, akhirnya pertahanan Widya jebol dan dia menangis sesegukan.

Saya prihatin, dan sejujurnya… saya tidak bisa membayangkan jika saya hidup seperti Widya. Dengan 3 anak yang masih harus dibesarkannya, Widya bertahan dalam “belas kasihan” orang lain demi mempertahankan apa yang diyakininya.

Bukan pada tempatnya bila kita menghujat Widya sebagai wanita yang tidak bersyukur akan apa yang diperolehnya selama ini.  “Belas Kasihan” yang saya kemukakan bisa jadi akan berubah terminology-nya dengan kata pertolongan, kekompakan, ketulusan dan amal sholih bagi sebagian kita yang selama ini menanggung hidup Widya beserta anak-anaknya.  Saya yakin 100%, Insya Allah, Widya tidak bermaksud ngaleulengit apa yang diberikan Allah lewat orang-orang di sekelilingnya.  Tidak mudah memperoleh tempat tinggal dan bernaung sebagai Janda mati tanpa pekerjaan dan hidup di lingkungan mesjid dengan beragam permasalahannya.

Tapi statement “saya ingin punya status bekerja” menggelitik saya untuk berpikir jauh tentang apa yang dirasakan dan dipikirkannya.  Ini bukan masalah arogansi, ini bukan masalah status social, ini bukan masalah perlu penghasilan lebih besar karena toh bila pada akhirnya Widya harus bekerja 9 to 5 kelak, tidak ada jaminan penghasilannya akan lebih baik dari income yang diperolehnya selama ini.

Ini cuma masalah diri. Widya seorang “Diri” yang memerlukan pengakuan dari Dirinya sendiri tentang keberadaannya.  Tentang keyakinannya pada kemampuannya untuk tetap tegar menghadapi hidupnya… tidak seperti wanita kebanyakan di lingkungan kita, Widya melepaskan pikiran untuk mencari solusi permasalahan hidupnya dengan mencari suami baru dan menggantungkan hidupnya pada seorang laki-laki.  Dan saya yakin, bukan semata-mata “kesetiaannya” pada almarhum suaminya sehingga dia masih menjanda hingga kini… tapi ketegarannya lebih membuat Widya focus mengatasi persoalan hidup yang sangat berat seperti itu.

Widya hanya memerlukan sebuah kesempatan baru untuk lebih meyakinkan dirinya sendiri dan memotivasi anak-anaknya untuk tetap pancang menghadapi hidup.  Widya perlu sebuah pekerjaan, untuk membuat kepalanya tegak, untuk menaikkan harga dirinya sehingga kelak, pada saatnya nanti, Widya bisa diperkenalkan sebagai sosok “tanpa belas kasihan” orang lain pada calon-calon menantunya.

Widya memerlukan sebuah pekerjaan untuk mengatakan pada dirinya sendiri bahwa dia ada…..

Dan saya terus berpikir …. Ada berapa Widya lagi di lingkungan kita?

Percayalah, harga diri seorang wanita tidak hanya diibaratkan arogansinya dalam menghadapai kesetaraan gender seperti yang selama ini dikuatirkan oleh kita.  Harga diri seorang wanita adalah cermin kemampuan, keanggunan dan kekuatan seorang wanita untuk menghadapi persoalan hidupnya, keluarganya, anak-anaknya dan tentu saja juga keyakinan dan agamanya.  Tidak akan pernah seseorang melangkah dengan pasti bila dia tidak yakin berapa harga yang dimilikinya…juga bila kita sedang mempertahankan keimanan kita…..

*Widya berjanji, dia akan tetap membersihkan dan membenahi mesjid walaupun bila dia berkesempatan untuk pergi bekerja seperti yang diinginkannya*

Oleh: Ranie Dewiyanti

 

Widya mengatakan tegas pada saya, “ini bukan hidup yang saya inginkan. Saya gak nyangka hidup saya akan seperti ini”
Lalu matanya berkaca-kaca tapi senyumnya masih menghiasi  penuturannya. “saya ingin seperti teteh, bisa kerja lagi seperti dulu.  Sebelum nikah, saya sempet kerja di bank, di laboratorium pabrik. Saya perlu status saya bekerja, teh… selama ini saya memang kerja, bantu nyuci di rumah orang, nyetrika di rumah orang, mijitin orang, dll. Tapi saya ingin kerja yang sebenarnya….”

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Harfan Suyoko on LDII Bener Meriah Silaturahim dengan Wakil Bupati Bahas Pemberdayaan Umat
  • Fauzi Achmadi on Buka Musda VI LDII Kota Metro, Wali Kota Penguatan Ormas dalam Pembangunan
  • Supardo on Buka Musda VI LDII Kota Metro, Wali Kota Penguatan Ormas dalam Pembangunan
  • Supardo on LDII Hadiri Rapat Kerja Daerah MUI Jakarta Pusat Dorong Perkuat Nilai Moderasi Agama
  • Muhamad Ipa Slamet on Ketua DPP LDII: TNI Dan Ormas Harus Saling Memperkuat Jaga Kedaulatan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Papua Barat Daya Mohon Hujan Berkah Lewat Salat Istisqa

LDII Papua Barat Daya Mohon Hujan Berkah Lewat Salat Istisqa

October 13, 2026
LDII Sumbawa Barat Lanjutkan Sinergi Penyuluhan Hukum dengan Kajari Baru

LDII Sumbawa Barat Lanjutkan Sinergi Penyuluhan Hukum dengan Kajari Baru

October 13, 2026
LDII Boyolali Ikuti Sosialisasi Komitmen Ormas Jaga Stabilitas Sosial dan Keutuhan NKRI

LDII Boyolali Ikuti Sosialisasi Komitmen Ormas Jaga Stabilitas Sosial dan Keutuhan NKRI

October 14, 2026
Kwarcab Pemalang Melantik Sako SPN Periode 2026–2031

Kwarcab Pemalang Melantik Sako SPN Periode 2026–2031

October 14, 2026
Ketua Umum LDII: Ormas Harus Berdampak untuk Kemaslahatan Umat

Ketua Umum LDII: Ormas Harus Berdampak untuk Kemaslahatan Umat

0
LDII Dorong Diversifikasi dan Konservasi Lahan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

LDII Dorong Diversifikasi dan Konservasi Lahan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

0
Perkuat Kerukunan Lintas Agama, Pemuda LDII Lumajang Ikuti Kemah Moderasi Beragama

Perkuat Kerukunan Lintas Agama, Pemuda LDII Lumajang Ikuti Kemah Moderasi Beragama

0
LDII Sulbar Perkuat Sinergi Tokoh Agama dan Pemerintah

LDII Sulbar Perkuat Sinergi Tokoh Agama dan Pemerintah

0
Ketua Umum LDII: Ormas Harus Berdampak untuk Kemaslahatan Umat

Ketua Umum LDII: Ormas Harus Berdampak untuk Kemaslahatan Umat

October 17, 2026
LDII Dorong Diversifikasi dan Konservasi Lahan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

LDII Dorong Diversifikasi dan Konservasi Lahan untuk Perkuat Ketahanan Pangan

October 17, 2026
Perkuat Kerukunan Lintas Agama, Pemuda LDII Lumajang Ikuti Kemah Moderasi Beragama

Perkuat Kerukunan Lintas Agama, Pemuda LDII Lumajang Ikuti Kemah Moderasi Beragama

October 17, 2026
LDII Sulbar Perkuat Sinergi Tokoh Agama dan Pemerintah

LDII Sulbar Perkuat Sinergi Tokoh Agama dan Pemerintah

October 17, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Ketua Umum LDII: Ormas Harus Berdampak untuk Kemaslahatan Umat October 17, 2026
  • LDII Dorong Diversifikasi dan Konservasi Lahan untuk Perkuat Ketahanan Pangan October 17, 2026
  • Perkuat Kerukunan Lintas Agama, Pemuda LDII Lumajang Ikuti Kemah Moderasi Beragama October 17, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

TELEGRAM

Untuk mengirim berita dari daerah Anda, silakan install aplikasi TELEGRAM lalu klik tautan berikut:

https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.