Bekasi (24/8). DPD LDII Kota Bekasi menggelar konsolidasi dan pelatihan public speaking bagi pengurus Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Bekasi Barat. Kegiatan yang digelar pada Minggu (22/8/2026) tersebut diikuti 78 peserta.
Ketua DPD LDII Kota Bekasi, Ary Wijanarko mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memperkuat kapasitas pengurus dalam menjalankan program organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi LDII di tengah masyarakat. Menurutnya, konsolidasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan DPW untuk memperkuat peran pengurus PC dan PAC, khususnya dalam menjalankan program dan membangun komunikasi dengan pemerintah serta masyarakat.
“Kami berharap semua pengurus Bekasi Barat dapat mengimplementasikan hasil pelatihan pada hari ini,” ujarnya.
Ia melanjutkan kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu hal penting bagi pengurus karena banyak tugas PC dan PAC berkaitan dengan pihak eksternal. Pengurus perlu mampu menyampaikan program dan kontribusi LDII secara profesional, baik kepada pemerintah, pemangku kepentingan, maupun masyarakat.
“Dalam berkomunikasi secara eksternal ada teknik-teknik yang harus dilakukan. Organisasi LDII adalah organisasi yang besar, profesional, dan religius, maka para pengurus harus dibekali ilmu berkomunikasi yang tepat,” katanya.
Pelatihan public speaking diarahkan agar pengurus mampu menyampaikan program dan kegiatan LDII secara efektif. Dengan kemampuan tersebut, pengurus diharapkan dapat memperkenalkan kontribusi organisasi sekaligus turut memberikan solusi terhadap persoalan yang muncul di lingkungan masing-masing.
Selain kemampuan komunikasi, konsolidasi juga membahas pemahaman terhadap mekanisme organisasi. Para pengurus PC dan PAC diingatkan untuk menjalankan tugas sesuai arahan dan koordinasi dengan Dewan Penasehat di tingkat DPD, PC, maupun PAC. Pemahaman tersebut diharapkan dapat mendukung penyusunan program serta pelaksanaan tugas organisasi secara lebih terarah.
Ketua pelaksana kegiatan, Nur Wahyu, mengatakan hasil konsolidasi dan pelatihan akan ditindaklanjuti melalui monitoring dan evaluasi secara berkala. Pengurus harian akan memantau pelaksanaan program di masing-masing wilayah.
“Setiap bulan akan selalu diadakan musyawarah dan pertemuan untuk mengevaluasi bagaimana implementasi dan pelaksanaan tugas-tugas PC dan PAC berjalan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pertemuan rutin juga akan menjadi ruang bagi jajaran pengurus untuk membahas perkembangan pelaksanaan tugas serta memastikan program berjalan secara optimal. Ary menilai penguatan kapasitas pengurus semakin penting di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang. Pengurus PC dan PAC, yang banyak menjalankan tugas di ranah eksternal, perlu memahami perkembangan lingkungan serta mampu menyesuaikan pola komunikasi dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui konsolidasi dan pelatihan yang berkelanjutan, DPD LDII Kota Bekasi berharap dapat meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengurus agar dapat menjalankan amanah organisasi dengan lebih baik. Penguatan tersebut diharapkan turut meningkatkan kualitas dakwah dan pelayanan LDII kepada masyarakat di tingkat akar rumput.











