Bandung (24/8). Sako SPN Jakarta Selatan menggelar Urban Scouting bertema “BERLIAN” di Cozyland Cikole, Lembang, Jawa Barat. Kegiatan selama dua hari tersebut, diikuti 100 peserta dari kalangan anak-anak hingga remaja.
Ketua Pelaksana Urban Scouting Pramuka Jakarta Selatan, Rydho Alamsyah, menyampaikan kegiatan yang digelar sejak Sabtu (15/8/2026) itu, digelar di luar Jakarta untuk memberi pengalaman kepramukaan yang berbeda bagi peserta.
Rangkaian acara dimulai dari pengisian Syarat Kecakapan Umum (SKU), outbound, olahraga, hingga upacara pelantikan. Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diajak mengembangkan kemandirian, kerja sama, dan tanggung jawab lewat pengalaman langsung di alam terbuka.
Wakil Ketua Sako SPN Jakarta Selatan, Muhammad Yusuf Muda Azka Siregar menjelaskan, Urban Scouting merupakan inisiatif Sako SPN Jakarta Selatan membagikan momen kegiatan seperti Jambore Pramuka kepada peserta didik, yang belum berkesempatan mengikuti Jambore Nasional.
“Pembeda kegiatan ini yakni kami berfokus pada 29 karakter luhur. Kami ingin menciptakan generasi penerus yang memiliki karakter luhur seperti gotong royong, kepemimpinan, dan tanggung jawab,” ujar Muda.
Ia juga menambahkan, nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi pegangan bagi peserta didik dalam mempersiapkan diri menjadi generasi emas kedepannya.
Senada dengan Muhammad Yusuf, Majelis Pembimbing (Mabi) Sako SPN Jakarta Selatan, Ismanto, menegaskan pembentukan karakter merupakan bagian penting dalam pembinaan kepramukaan. Ia mengaitkan hal tersebut dengan Dasa Dharma Pramuka ke-10, yaitu ‘Suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatan’.
“Generasi emas itu terbentuk dari lingkup yang terkecil dahulu, yaitu di satuan pendidikan. Di Pramuka sangat ditekankan agar anak-anak menjadi unggul di eranya, unggul dalam budi pekertinya,” jelas Ismanto.
Ia menambahkan, nilai-nilai kepramukaan tersebut diharapkan menjadi dasar bagi peserta didik untuk tumbuh sebagai generasi yang berkarakter dan berbudi pekerti baik.
Kegiatan Urban Scouting Pramuka Jakarta Selatan berlangsung selama dua hari dan ditutup dengan upacara pelantikan. Melalui rangkaian kegiatan itu, panitia berharap peserta didik tidak hanya mendapat pengalaman baru, tetapi juga terbina karakternya melalui kerja sama, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap lingkungan. [DS/ANR]











