Surabaya (2/6). DPD LDII Kota Surabaya bersama Anggota Komisi IX DPR RI Indah Kurnia menggelar sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Sosialisasi tersebut dihelat di Gedung Serba Guna Sabilurrosyidin, Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, terhadap pentingnya menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Terkait membangun kesadaran warga, DPD LDII Kota Surabaya menggandeng Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Jawa Timur dan Kota Surabaya. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas edukasi kesehatan, sekaligus mendekatkan akses informasi layanan kesehatan kepada masyarakat.
Anggota Komisi IX DPR RI Indah Kurnia menilai organisasi kemasyarakatan seperti LDII memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan edukasi kesehatan hingga ke tingkat keluarga. Menurutnya, keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan, “Kalau keluarga terbiasa hidup sehat, dampaknya bisa meluas ke lingkungan sekitar,” ujarnya.
Indah juga menyoroti pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan. Berdasarkan pengalamannya saat mengikuti berbagai kegiatan pelayanan kesehatan di sejumlah daerah, tekanan darah tinggi dan kadar gula darah menjadi temuan yang paling sering dijumpai.
Kondisi tersebut kerap tidak disadari masyarakat, karena pada tahap awal sering kali tidak menimbulkan gejala. Oleh karena itu, pemeriksaan kesehatan secara rutin menjadi langkah penting untuk mencegah risiko penyakit yang lebih serius, “Setelah tahu kondisinya, masyarakat bisa mulai memperbaiki pola hidup, baik dari makanan maupun aktivitas sehari-hari,” katanya.
Sementara itu, Ketua DPD LDII Surabaya, Akhmad Setiadi, mengatakan tantangan kesehatan masyarakat saat ini tidak hanya berasal dari faktor lingkungan, tetapi juga dipengaruhi oleh kebiasaan sehari-hari. Menurutnya, pola hidup kurang aktif dan konsumsi makanan yang tidak seimbang, menjadi salah satu penyebab meningkatnya berbagai penyakit, “Sering kali orang baru menyadari pentingnya kesehatan setelah sakit. Padahal, pencegahan bisa dilakukan sejak awal,” ujarnya.
Setiadi menjelaskan, Germas mendorong masyarakat untuk menerapkan langkah-langkah sederhana namun berdampak besar bagi kesehatan. Di antaranya adalah rutin melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, dan menghindari kebiasaan merokok.

Ia mengimbau masyarakat untuk aktif bergerak setidaknya 30 menit setiap hari, baik melalui olahraga ringan seperti berjalan kaki maupun aktivitas fisik lainnya. Selain itu, masyarakat juga dianjurkan memperbanyak konsumsi buah dan sayur serta membatasi asupan gula, garam, dan lemak.
Selain mendapatkan materi sosialisasi, peserta kegiatan juga memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang didukung oleh puskesmas di wilayah Gayungan, Kebonsari, dan Siwalankerto. Layanan tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya sebagai langkah awal pencegahan penyakit.








