Jakarta (19/8). Memperingati hari kemerdekaan harus diwujudkan dengan karya kontribusi nyata. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dewan Penasehat DPD LDII Jakarta Utara sekaligus inspektur upacara, Sulistiono, saat peringatan HUT ke-81 RI di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Akbar.
Warga LDII Jakarta Utara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan upacara bendera. Kegiatan tersebut digelar di Pondok Pesantren Al-Akbar, PC LDII Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (17/8/2026) pagi.
Sulistiono mengingatkan peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Menurutnya, kemerdekaan perlu diisi melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat, “Setelah kita memperingati kemerdekaan, yang penting adalah bagaimana kita mengisinya dengan kegiatan yang bermanfaat. Misalnya menjaga kebersihan lingkungan, membangun keluarga yang baik, dan membina generasi muda agar berprestasi dan memiliki akhlak yang baik,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan di tengah perbedaan. Menurut Sulistiono, perbedaan latar belakang dan pandangan merupakan bagian dari kehidupan bermasyarakat sehingga perlu disikapi dengan saling menghormati.
“Perbedaan jangan sampai membuat kita terpecah. Justru dengan saling menghargai, kita bisa bekerja sama dan menjaga kerukunan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, LDII juga menyampaikan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan masyarakat dan berbagai pihak dalam kegiatan sosial maupun pembinaan warga. Salah satunya melalui kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan, pendidikan, kepemudaan, dan kerukunan masyarakat.
Sulistiono menilai pembinaan generasi muda menjadi salah satu bagian penting dalam mengisi kemerdekaan. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk mengikuti perkembangan teknologi, tetapi tetap memiliki etika dan tanggung jawab dalam menggunakannya, “Kita berharap generasi muda tidak hanya cerdas dan mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga memiliki akhlak, etika, dan rasa cinta kepada bangsa,” ujarnya.

Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan atraksi seni bela diri Persinas ASAD. Sejumlah pesilat muda menampilkan kemampuan mereka di hadapan peserta upacara. Salah satunya Vicky Armadani Saputra (19), yang pernah meraih juara III Festival Pencak Silat pada 2021 dalam kejuaraan tingkat Kota Jakarta Utara.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng dan ramah tamah. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi warga, tokoh masyarakat, aparat, dan organisasi kemasyarakatan untuk bersilaturahmi serta memperkuat kebersamaan.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua RT dan RW, PKK, Dasawisma, Jumantik, LMK, PPSU, Babinsa, Bhabinkamtibmas, FKDM, pengurus Gereja Kristus Tabernakel, santri Ponpes Al-Akbar, Pramuka, Persinas ASAD, Senkom, serta pengurus dan Dewan Penasehat DPD LDII Jakarta Utara.











