Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Wawasan Iptek

Prof. Robert M. Delinom: Jakarta dan Pantura Bisa Tenggelam, Tapi Tidak Segera

2021/10/06
in Iptek
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta, (6/10). Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia mengadakan seminar daring ‘Prof Talk’ berjudul “Benarkah Jakarta dan Pantura akan Tenggelam?” yang mengundang Prof. Dr. Robert M. Delinom, M.Sc., sebagai pembicara.

Pada kesempatan itu, Prof. Robert mengungkapkan bahwa faktor penyebab tenggelamnya Jakarta dan Pantura adalah amblesan tanah, kenaikan muka air laut, pasang surut dan kondisi geologis.

Amblesan tanah (land subsidence) yang terjadi di Jakarta memiliki 4 faktor utama yaitu, kompaksi batuan yang masih sangat poten, pengambilan air tanah berlebih, pembebanan bangunan (bangunan-bangunan masif yang dibangun di daerah utara), dan aktivitas tektonik.

“Akan tetapi, sesuai dengan kondisi geologis Jakarta, tidak seluruh tempat di daerah ini memiliki penurunan tanah yang homogen. Terkadang yang di-blow up hanyalah daerah-daerah yang penurunannya besar. Menurut hasil pengamatan kami di Surabaya, yang berperan penting dalam penurunan tanah adalah batuan lempung. Batuan lempung banyak ditemui di daerah-daerah utara yang batuannya masih sangat muda. Lempung ini dapat masuk ke akuifer,” terang staf peneliti LIPI itu.

Berdasarkan data penurunan tanah di Semarang, dapat diambil gambaran bahwa penurunan tanah akan intensif terjadi di daerah-daerah yang berbatuan lempung. Contohnya di daerah pantai utara (Pantura) Jawa, dibangun dengan batuan-batuan yang masih sangat muda. Penggunaan batu lempung tersebut ada yang dominan di beberapa tempat dan ada yang tidak dominan, tergantung bagaimana batuan tersebut diendapkan.

“Jakarta memiliki endapan yang terjadi secara geologi, yakni endapan rawa, endapan aluvial laut, endapan pematang pantai, dan kipas gunung api yang menyebabkan terbentuknya batu pasir konglomerat. Batuan-batuan inilah yang istilahnya menolong Jakarta,” jelasnya.

Prof. Robert juga menunjukkan beberapa bukti daerah yang diketahui mengalami penurunan intensif di Jakarta, yakni pada tahun 2014 tinggi muka air laut dan sungai Ciliwung masih sama, tapi pada tahun 2011 perbedaan antara keduanya sudah mencapai 2,2 meter. Bukti lainnya pada menara Museum Bahari sejak tahun 2008 mengalami kemiringan akibat penurunan tanah 0,8 cm setiap tahunnya.

Ia berkata, “Sebenarnya yang dimaksudkan adalah Jakarta terendam bukan tenggelam. Karena kalau menggunakan kata tenggelam maka yang ada di bayangan kita seperti kondisi Atlantis yang hilang sampai berada di dasar laut.” Menurutnya, daerah-daerah yang mencapai amblesan sampai dengan 25 cm/tahun yang harus diperhatikan.

“Hal paling penting adalah masalah penurunan tanah di Jakarta,” kata Prof. Robert. Yang berbahaya di Jakarta adalah daerah yang laju penurunannya sangat tinggi dan memiliki batuan lempung dominan. Adapun tanah yang batuannya bukan lempung tapi tetap punya laju penurunan tinggi itu dikarenakan pengambilan air tanah yang berlebihan.

“Kalau dibuatkan skenarionya, mungkin yang tenggelam pun hanya sekian daerah saja seperti sekitar Sunda Kelapa, Pantai Indah Kapuk, dan Marunda. Ini juga sebenarnya bisa diantisipasi dengan teknologi yang ada dan usaha yang dilakukan,” ujarnya.

Prof. Robert menyimpulkan bahwa Jakarta dan Pantura bisa jadi tenggelam, tapi tidak pada kurun waktu yang segera. Endapan lempung itu ada batasnya dan akan berhenti pada suatu saat, jadi tidak perlu khawatir tenggelam.

Ia menganjurkan solusi jangka pendek yang dapat dilakukan dengan terus mensosialisasikan kepada masyarakat pemahaman masalah ini. Adapun solusi jangka panjang yaitu upaya terintegrasi secara tuntas, penyelesaian masalah dengan kombinasi konsep mitigasi dan adaptasi yang tidak tumpang tindih, zero run off and no land subsidence city serta perubahan pola pikir masyarakat (urban mindset).

“Mitigasi itu mencakup pembangunan ‘pertahanan’ di garis pantai, sungai dan bantarannya, membuat ‘tempat parkir’ air, serta mengantisipasi penyebab penurunan tanah. Adapun adaptasi maksudnya membangun rumah dan kawasan sekitarnya yang ‘ramah’ terhadap ancaman ini serta mempersiapkan diri dan keluarga jika ancaman ini datang,” katanya.

Pasokan air di Jakarta tidak berasal dari puncak, ia menegaskan, tapi berasal dari daerah Jakarta sendiri mulai Depok ke utara. “Makanya Jakarta sering kekurangan air karena mengira air berasal dari puncak padahal tidak. Makanya saat pengambilan air tanah banyak, muka air tanah cepat turun,” kata Prof. Robert. (Nisa/LINES)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Ipa Slamet on Pemkab Subang Apresiasi Pembinaan Karakter Pemuda LDII
  • Tia Gustiara on LDII Jabar Kolaborasi dengan PT Pos Indonesia Siapkan 100 Agen Pos Baru
  • Angka DH on LDII Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid Al Muhajirin
  • Angka DH on LDII Jabar Kolaborasi dengan PT Pos Indonesia Siapkan 100 Agen Pos Baru
  • Bapak Zaini on LDII Ciparay Gelar Perkemahan CAI, Perkuat Pembinaan Karakter Generasi Muda
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Tulang Bawang Gelar Buka Puasa Bersama MUI, FKUB dan Forkopimda

LDII Tulang Bawang Gelar Buka Puasa Bersama MUI, FKUB dan Forkopimda

March 27, 2025
Menyelami Hakikat Kurban

Menyelami Hakikat Kurban

May 25, 2026
LDII Surabaya Bekali Ibu dengan Food Parenting untuk Bangun Generasi Sehat

LDII Surabaya Bekali Ibu dengan Food Parenting untuk Bangun Generasi Sehat

August 3, 2026
Kunjungi DPP LDII, Ketum MUI Maluku Utara Dorong LDII Perkuat Dakwah, Pendidikan, dan Ekonomi

Kunjungi DPP LDII, Ketum MUI Maluku Utara Dorong LDII Perkuat Dakwah, Pendidikan, dan Ekonomi

July 28, 2026
Cinta, Cinta

Cinta, Cinta

0
Ribuan Warga LDII dan Masyarakat Sukoharjo Meriahkan Jalan Sehat Kebangsaan

Ribuan Warga LDII dan Masyarakat Sukoharjo Meriahkan Jalan Sehat Kebangsaan

0
Pelatihan Jurnalistik LINES DPP LDII Bekali Peserta Kelola Event dan Fotografi Jurnalistik

Pelatihan Jurnalistik LINES DPP LDII Bekali Peserta Kelola Event dan Fotografi Jurnalistik

0
Semarakkan HUT ke-81 RI, LDII Nuha dan Warga Gotong-Royong Bersihkan Lingkungan

Semarakkan HUT ke-81 RI, LDII Nuha dan Warga Gotong-Royong Bersihkan Lingkungan

0
Cinta, Cinta

Cinta, Cinta

August 31, 2026
Ribuan Warga LDII dan Masyarakat Sukoharjo Meriahkan Jalan Sehat Kebangsaan

Ribuan Warga LDII dan Masyarakat Sukoharjo Meriahkan Jalan Sehat Kebangsaan

August 31, 2026
Pelatihan Jurnalistik LINES DPP LDII Bekali Peserta Kelola Event dan Fotografi Jurnalistik

Pelatihan Jurnalistik LINES DPP LDII Bekali Peserta Kelola Event dan Fotografi Jurnalistik

August 31, 2026
Semarakkan HUT ke-81 RI, LDII Nuha dan Warga Gotong-Royong Bersihkan Lingkungan

Semarakkan HUT ke-81 RI, LDII Nuha dan Warga Gotong-Royong Bersihkan Lingkungan

August 31, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Cinta, Cinta August 31, 2026
  • Ribuan Warga LDII dan Masyarakat Sukoharjo Meriahkan Jalan Sehat Kebangsaan August 31, 2026
  • Pelatihan Jurnalistik LINES DPP LDII Bekali Peserta Kelola Event dan Fotografi Jurnalistik August 31, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.