Kediri (20/8). Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah, Kota Kediri, menggelar serangkaian perlombaan tradisional. Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (18/8/2026), diikuti para santri dan warga sekitar.
“Atas nama Pemerintah Kota Kediri, kami memuji inisiatif Ponpes Wali Barokah dalam menghidupkan semangat kemerdekaan melalui kegiatan yang positif, humanis, dan melibatkan pemuda lokal,” jelas Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri, Bambang Priambodo.
Ia mengapresiasi keterlibatan santri mengikuti serangkaian perlombaan dan permainan ketangkasan. Ia mengingatkan untuk selalu menjaga stamina, menjunjung sportivitas, raih hadiah, dan ia juga mendokan semoga kegiatan tersebut membawa berkah.
“Kami juga berterimakasih kepada Ponpes Wali Barokah atas partisipasi aktif ratusan santri dalam aksi pengibaran bendera raksasa di Gunung Klotok beberapa waktu sebelumnya. Kontribusi tersebut merupakan wujud nyata semangat kebangsaan tanpa memandang latar belakang,” jelasnya.
Bambang berharap rangkaian kegiatan bertajuk humanis ini tidak sekadar menjadi agenda tahunan semata, melainkan terus dipertahankan sebagai sarana pembinaan generasi muda yang berkarakter, berbudaya, dan mencintai tanah air.

“Semoga kegiatan ini membawa efek positif untuk internal Pondok Pesantren maupun untuk Kota Kediri, sebab tidak semua pesantren mampu menyemarakkan HUT-81 RI dengan kegiatan-kegiatan semacam ini, maka ini perlu dipertahankan,” tutupnya.
Perihal lomba, Sekretaris Ponpes Wali Barokah, Daud Soleh mengatakan, permainan tradisional dipilih, karena dapat meningkatkan interaksi antarsantri, “Santri harus menyesuaikan diri dengan kawan-kawannya, untuk meningkatkan kemampuan daya saing tim,” paparnya.
Menurutnya, dengan sistem permainan tersebut, para santri dapat meningkatkan kekompakan bahkan kerukunan, karena setiap individu berupaya menyelaraskan diri dengan kebutuhan dan tujuan tim.











