Purwakarta (14/10). Remaja putri LDII Kabupaten Purwakarta mengikuti seminar bertema “MODEST ERA: Be Trendy, Stay Syar’i” di Majelis Ta’lim Nasrulloh, Cikampek, Jawa Barat. Kegiatan ini diisi dengan kajian keagamaan dan peragaan busana muslimah, untuk memperkenalkan gaya berbusana modern yang tetap sesuai syariat Islam.
Wakil Ketua DPD LDII Kabupaten Purwakarta, J. Harpendi, mengatakan pembinaan perempuan dan remaja putri merupakan bagian penting dalam pemberdayaan generasi muda. Menurutnya, pembinaan perlu mencakup penguatan pemahaman agama, pembekalan keterampilan, dan pengembangan kemandirian.
“Harapannya, perempuan dan remaja putri LDII dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, salehah, serta memiliki kesiapan dalam menjalani kehidupan,” ujar J. Harpendi pada Minggu (4/10/2026).
Ia menjelaskan, pembinaan perempuan melalui Bagian Pemberdayaan Perempuan dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK) antara lain dilakukan melalui pengajian keputrian dan wanita. Materinya mencakup pendalaman ilmu agama, seperti fikih, serta pembekalan kehidupan berumah tangga. Pemberdayaan juga diarahkan pada peningkatan kemandirian melalui kegiatan dan pelatihan keterampilan.
Dalam kegiatan tersebut, anggota Bidang Pemberdayaan Wanita dan Kesejahteraan Keluarga (PPKK), Listiyani, membawakan materi bertajuk “Muslimah Visioner: Cantik Akhlaknya, Terjaga Batasannya, Hebat Masa Depannya”. Ia mengajak peserta membangun akhlak, menjaga batasan diri, dan mempersiapkan masa depan sesuai tuntunan Islam.
Ia menjelaskan, upaya menjaga diri dapat dilakukan dengan menjaga pandangan, menutup aurat, menghindari khalwat atau berdua-duaan dengan yang bukan mahram, serta menjaga batasan dalam interaksi dan komunikasi sehari-hari.
Listiyani juga mengingatkan pentingnya menjaga kedekatan dengan Allah melalui ibadah, seperti salat dan membaca Al-Qur’an. Ia mengibaratkan ibadah sebagai “charger hati” yang membantu muslimah menjaga ketenangan dan menguatkan diri dalam menjalani kehidupan.
Selain itu, ia menekankan pentingnya berbakti dan menaati orang tua selama tidak bertentangan dengan aturan agama. Menurutnya, menjaga diri sejak sekarang merupakan bagian dari persiapan membangun keluarga dan mendidik generasi mendatang. “Kenapa harus capek-capek jaga diri sekarang? Karena kamu sedang menyiapkan keluarga,” ujar Listiyani.
Materi thaharah atau kesucian turut disampaikan oleh Ust. Indaryono. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan *fashion show busana muslimah modern yang tetap memperhatikan prinsip syar’i. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pembekalan tentang praktik keagamaan dan penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.











