Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

LDII Dorong Optimalisasi Satgas Kekerasan Anak Pada Satuan Pendidikan

2025/05/25
in Nasional
0
Koordinator Bidang Hukum dan HAM DPP LDII Ibnu Anwarudin memberikan materi hukum di Pelatihan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan. Foto: LINES.

Koordinator Bidang Hukum dan HAM DPP LDII Ibnu Anwarudin memberikan materi hukum di Pelatihan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Kediri (25/5). Indonesia memiliki berbagai regulasi yang komprehensif terkait perlindungan anak. Meskipun demikian, kasus kekerasan dan perundungan terhadap anak masih kerap terjadi di berbagai daerah. Fenomena ini memunculkan pertanyaan serius: Apakah sosialisasi hukum dan mekanisme perlindungan anak sudah berjalan secara optimal?

Ketua DPP LDII Ibnu Anwarudin, menegaskan bahwa dari sisi regulasi, Indonesia tidak kekurangan perangkat hukum. “Ada Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Sistem Peradilan Anak, Peraturan Pemerintah tentang Perlindungan Khusus Anak, serta berbagai peraturan menteri dari Kemendikbud dan Kementerian Agama yang secara khusus mengatur pencegahan kekerasan di satuan pendidikan,” ujarnya dalam Pelatihan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK), Sabtu (24/5) di Pondok Pesantren Wali Barokah, Kediri.

Namun, Ibnu mengakui bahwa implementasi regulasi tersebut tidaklah sederhana. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan hukum sangat bergantung pada peran aktif seluruh elemen masyarakat. “Stakeholders seperti tenaga pendidik, orang tua, dinas terkait, bahkan Kementerian Sosial harus saling berkolaborasi. Tidak bisa hanya dibebankan pada sekolah,” jelasnya.

Salah satu kendala terbesar, lanjut Ibnu, adalah kebingungan korban dan saksi dalam melaporkan kasus kekerasan. Rasa takut terhadap dampak setelah melapor sering kali membuat kasus tidak terungkap. Oleh karena itu, pembentukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) pada satuan pendidikan menjadi langkah strategis yang sangat penting.

“Tim ini tidak hanya memberikan edukasi tentang sanksi hukum bagi pelaku kekerasan, tetapi juga menyediakan mekanisme pelaporan yang jelas dan mudah diakses. Satuan pendidikan wajib memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan kekerasan agar anak-anak merasa aman dan berani untuk melapor,” tambah Koordinator Bidang Hukum dan HAM DPP LDII ini.

Ia juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi kekerasan. Guru, konselor BK, dan pengawas sekolah harus dibekali kemampuan untuk mengenali tanda-tanda kekerasan atau perundungan sejak awal. Pendekatan psikologis dan sosiologis perlu dikedepankan sebelum membawa kasus ke ranah hukum.

Terakhir, Ibnu menyampaikan pesan penting bagi anak-anak agar tidak takut melapor. “Anak-anak harus diberikan rasa aman. Identitas mereka harus dilindungi, dan mereka harus yakin bahwa melapor bukanlah bentuk pengkhianatan, melainkan cara untuk menyelamatkan diri.”

Dengan kolaborasi nyata antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan kekerasan terhadap anak dapat dicegah sejak dini dan ditangani dengan lebih efektif. Sudah saatnya kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, mendukung, dan ramah anak, karena perlindungan anak adalah tanggung jawab bersama.

Tags: DPP LDIIKediriPelatihan Pencegahan dan Penanganan KekerasanpendidikanPonpes Wali Barokah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • MasMT on LDII Adakan Diklat Dakwah Tingkatkan Kompetensi Khotib
  • AG1E on LDII Adakan Diklat Dakwah Tingkatkan Kompetensi Khotib
  • Nanang Naswito on Kunjungi Demplot Padi di Lahan Gambut, Ketua LDII Kalbar Dorong Penambahan Luasan Tanam
  • Nanang Naswito on LDII Berau Gelar Ngaji Khusus Wanita, Ingatkan Pentingnya Meningkatkan Ilmu Agama
  • Fadhil on Sinergi Ormas Islam Menguat, Ketua LDII Bone Masuk Kepengurusan MUI 2025–2030
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PelatihanJurnalistikLampung

Pentingnya Fiqih Jurnalistik Bagi Jurnalis

October 10, 2019
Saatnya Bumi Menanti Pahlawan Hijau Melawan Perubahan Iklim

Saatnya Bumi Menanti Pahlawan Hijau Melawan Perubahan Iklim

November 12, 2025
Menjadi Syarat Mudik, Warga Kelurahan Pengasinan Antusias Vaksinasi Booster

Menjadi Syarat Mudik, Warga Kelurahan Pengasinan Antusias Vaksinasi Booster

April 5, 2022
Rasulullah Membatasi Parfum untuk Wanita, Mengapa?

Rasulullah Membatasi Parfum untuk Wanita, Mengapa?

February 12, 2025
Wanhat DPP LDII Ingatkan Puasa Tidak Hanya Sekadar Menahan Haus dan Lapar

Wanhat DPP LDII Ingatkan Puasa Tidak Hanya Sekadar Menahan Haus dan Lapar

0

Utang Boleh, Tapi Jangan Jadi Hobi

0
Bantu Pengendara Segera Berbuka Puasa, LDII Sumsel Bagikan 1.500 Takjil di Monpera

Bantu Pengendara Segera Berbuka Puasa, LDII Sumsel Bagikan 1.500 Takjil di Monpera

0
LDII Bali Audiensi dengan Bakesbangpol, Jalin Penguatan Sinergi Pembinaan Generasi Muda

LDII Bali Audiensi dengan Bakesbangpol, Jalin Penguatan Sinergi Pembinaan Generasi Muda

0
Wanhat DPP LDII Ingatkan Puasa Tidak Hanya Sekadar Menahan Haus dan Lapar

Wanhat DPP LDII Ingatkan Puasa Tidak Hanya Sekadar Menahan Haus dan Lapar

March 8, 2026

Utang Boleh, Tapi Jangan Jadi Hobi

March 8, 2026
Bantu Pengendara Segera Berbuka Puasa, LDII Sumsel Bagikan 1.500 Takjil di Monpera

Bantu Pengendara Segera Berbuka Puasa, LDII Sumsel Bagikan 1.500 Takjil di Monpera

March 8, 2026
LDII Bali Audiensi dengan Bakesbangpol, Jalin Penguatan Sinergi Pembinaan Generasi Muda

LDII Bali Audiensi dengan Bakesbangpol, Jalin Penguatan Sinergi Pembinaan Generasi Muda

March 8, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Wanhat DPP LDII Ingatkan Puasa Tidak Hanya Sekadar Menahan Haus dan Lapar March 8, 2026
  • Utang Boleh, Tapi Jangan Jadi Hobi March 8, 2026
  • Bantu Pengendara Segera Berbuka Puasa, LDII Sumsel Bagikan 1.500 Takjil di Monpera March 8, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.