Surakarta (24/6). Ratusan warga dari berbagai kalangan memadati Masjid Nurul Jannah, Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Surakarta, Jumat (19/6/2026) pagi, untuk mengikuti Gerakan Subuh Sehat Berjamaah. Program yang diinisiasi LDII bersama berbagai elemen masyarakat tersebut memadukan kegiatan keagamaan, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat melalui peran masjid.
Kegiatan dihadiri Wali Kota Surakarta Respati Ardianto, jajaran Pemerintah Kota Surakarta, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi kemasyarakatan. Turut hadir Camat Jebres Daryono, Lurah Pucangsawit Iwan Murtanto, Ketua DPD LDII Kota Surakarta Muhammad Zain, Wakil Ketua DPD LDII Surakarta Eko Prasetyo, serta Ketua PC LDII Jebres Lukman Sukamto.
Rangkaian kegiatan diawali dengan salat Subuh berjamaah yang dipimpin Eko Prasetyo, dilanjutkan zikir dan dialog kebangsaan. Kebersamaan lintas elemen masyarakat tersebut menggambarkan upaya bersama dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis melalui penguatan nilai spiritual dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Wali Kota Surakarta Respati Ardianto mengatakan masjid perlu kembali menjalankan perannya sebagai pusat aktivitas masyarakat yang mampu menjawab berbagai kebutuhan warga. Menurutnya, fungsi masjid tidak terbatas sebagai tempat ibadah, tetapi juga dapat berkembang menjadi ruang pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pembinaan generasi muda.
“Masjid harus menjadi pusat solusi bagi masyarakat. Dari masjid dapat lahir berbagai gagasan, program pemberdayaan usaha mikro, informasi lapangan pekerjaan, hingga kegiatan yang mendorong tumbuhnya kepedulian sosial. Ketika fungsi sosial masjid berjalan baik, ketahanan masyarakat di tingkat lingkungan juga akan semakin kuat,” ujar Respati.
Ia juga menaruh perhatian terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital. Menurutnya, pendekatan kepada remaja perlu dilakukan dengan cara yang lebih komunikatif dan humanis. Remaja harus diberi ruang untuk berpendapat, berkarya, dan dilibatkan dalam berbagai kegiatan positif di lingkungan masyarakat.
“Anak-anak dan remaja perlu dirangkul dan diajak mendekat ke masjid. Dengarkan aspirasi mereka dan ciptakan suasana yang membuat mereka nyaman untuk berkembang. Masa depan kota ini sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya saat ini,” katanya.
Ketua DPD LDII Kota Surakarta Muhammad Zain mengapresiasi pelaksanaan Gerakan Subuh Sehat Berjamaah yang mampu menghadirkan kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan komitmen LDII dalam membangun masyarakat yang religius, sehat, dan memiliki kepedulian sosial.
“LDII memandang masjid tidak hanya sebagai tempat melaksanakan ibadah ritual, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat dan pemberdayaan masyarakat. Dari masjid, berbagai program sosial, pendidikan, dan pembinaan karakter dapat dijalankan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas,” ujar Muhammad Zain.
Ia menambahkan, pembinaan generasi muda menjadi salah satu fokus utama LDII. Karena itu, masjid perlu dihidupkan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan anak-anak dan remaja, sehingga mereka memiliki ruang untuk belajar, berinteraksi, dan mengembangkan karakter yang baik.
“Generasi muda membutuhkan lingkungan yang positif dan penuh keteladanan. Melalui kegiatan di masjid, kami berharap lahir generasi yang religius, memiliki kepedulian sosial, berakhlak baik, dan mampu berkontribusi bagi bangsa dan negara,” katanya.









