Dharmasraya (14/10). DPD LDII Kabupaten Dharmasraya menghadiri “Dialog Lintas Agama dengan tema Sinergi Tokoh Lintas Agama dalam Penguatan Early Warning System (EWS) Si-Rukun”. Acara itu diselenggarakan di kantor Kemenag Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar), pada Jumat (25/9/2026).
“Komunikasi lintas agama dan antarelemen masyarakat harus terus diperkuat. Hal ini penting untuk menjaga kerukunan, dan mengantisipasi persoalan yang berkembang di masyarakat,” ujar Ketua DPD LDII Dharmasrayat, Wahid Abrori.
Ia menjelaskan, kerukunan tidak dapat hanya dibangun melalui pertemuan formal, “Tetapi juga dapat melalui komunikasi yang terbuka, sikap saling memahami, dan kepedulian terhadap dinamika yang terjadi di masyarakat,” kata Wahid.
Wahid mengatakan, pada pertemuan tersebut, dibahas penguatan EWS untuk mengenali lebih dini potensi persoalan, “EWS Si-Rukun dihadirkan sebagai sistem deteksi dini yang mampu mengindentifikasi potensi kerawanan sosial keagamaan, sebelum berkembang menjadi konflik terbuka,” katanya.
Pada pertemuan tersebut, Kepala Kesbangpol Dharmasraya, Bobby Perdana Riza mendorong FKUB untuk memperkuat perannya dalam menjaga kerukunan di tengah masyarakat, “Melalui komunikasi yang baik,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesra, Kabupaten Dharmasraya, Natra Hendri mengatakan, masyarakat memiliki keragaman latar belakang etnis dan agama, “Maka, harus dijaga dengan memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan berbagai pihak,” pungkasnya. (Adin)











