Lamasi (20/9). Menghadapi kondisi kekeringan yang mulai dirasakan masyarakat, PC LDII Lamasi bersama pemerintah kecamatan, KUA, dan sejumlah ormas Islam menggelar Salat Istisqa sebagai ikhtiar memohon pertolongan Allah SWT. Salat tersebut berlangsung di Lapangan Alun-Alun Raden Mas Diarso Sugondo, Lamasi, Sulawesi Selatan, Sabtu (12/9/2026).
Pemerintah Kecamatan Lamasi mengingatkan masyarakat agar doa diiringi langkah nyata dalam menghadapi keterbatasan air. Masyarakat diminta menghemat penggunaan air dan berbagi dengan warga yang membutuhkan.
“Selain berdoa, tentu kita juga melakukan upaya bersama. Dalam kondisi sekarang ini, kita sebagai pemerintah menganjurkan untuk tetap menghemat air dan berbagi air kepada masyarakat,” ujar Camat Lamasi, Awaluddin Syahbutu.
Ia juga mengajak masyarakat memperbanyak doa dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Harapannya, hujan segera turun sehingga kebutuhan air masyarakat dapat kembali terpenuhi.
“Kita sama-sama memohon kepada Allah dan meminta ampunan kepada Allah agar harapan kita bersama, hujan bisa turun dengan cepat,” katanya.
Kegiatan tersebut diikuti warga Kecamatan Lamasi dan menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salat Istisqa juga menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk menghadapi dampak kekeringan yang tengah terjadi.
Sementara itu, Ketua PC LDII Lamasi, Turhamun, mengatakan Salat Istisqa digelar melalui kolaborasi berbagai unsur masyarakat. Pemerintah Kecamatan Lamasi, KUA, PC LDII, dan sejumlah ormas Islam bersama-sama mengikuti kegiatan tersebut.
“Tujuannya meminta pertolongan kepada Allah agar menurunkan hujan yang barokah, hujan yang bermanfaat, dan hujan yang bisa memberi kemaslahatan kepada umat yang ada di Lamasi,” ujarnya.
Menurut Turhamun, kondisi kekeringan juga perlu dihadapi dengan meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran. Lingkungan yang kering dapat meningkatkan potensi terjadinya kebakaran apabila tidak disertai langkah antisipasi.
“Dalam kondisi kekeringan seperti ini tentunya harus berhemat dan waspada, apalagi kekeringan ini bisa memicu adanya kebakaran yang bisa terjadi di mana-mana,” tambahnya.
Melalui Salat Istisqa tersebut, masyarakat Lamasi berharap hujan segera turun dan membawa manfaat bagi kehidupan warga. Pada saat yang sama, imbauan untuk menghemat air dan meningkatkan kewaspadaan diharapkan dapat menjadi langkah bersama selama kondisi kekeringan berlangsung.










