Kediri (6/8). Untuk mempererat silaturahim sekaligus memperkuat sinergisitas antara kepolisian dan tokoh agama, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto berkunjung ke Pondok Pesantren Wali Barokah, Kota Kediri, Jawa Timur. Dalam lawatan pada Rabu (5/8/2026), AKBP Kresno disambut para pengurus dan guru pondok pesantren tersebut.
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda silaturahim pejabat baru Kapolres Kediri Kota untuk memperkenalkan diri kepada para tokoh masyarakat untuk membangun komunikasi dan memantapkan kolaborasi. Kunjungan ke para ulama tersebut, juga untuk menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Kediri.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres didampingi Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota. Rombongan disambut di Wisma Tenteram oleh Ketua Yayasan Wali Barokah KH Achmad Fawwaz Abdul Aziz, Ketua Ponpes Wali Barokah KH Sunarto, jajaran pengurus pondok, Bhabinkamtibmas Kelurahan Burengan dan Banjaran.
Ketua Yayasan Wali Barokah, KH Achmad Fawwaz Abdul Aziz, mengapresiasi kehadiran Kapolres Kediri Kota beserta jajaran di lingkungan pesantren. Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan tata kelola pendidikan dan operasional di pesantren yang dipimpinnya.
“Pondok Pesantren Wali Barokah menerapkan sistem pendidikan tanpa memungut biaya kepada para santri. Seluruh operasional pondok didukung oleh gotong-royong para alumni dan pelaku usaha yang tergabung dalam jaringan Yayasan,” papar KH Fawwaz.
Ia berharap hubungan harmonis dengan Polres Kediri Kota yang selama ini telah terjalin dengan baik dapat terus dipelihara, sehingga mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Sementara itu, Ketua Ponpes Wali Barokah, KH Sunarto, turut bersyukur dan mengapresiasi kunjungan silaturahmi tersebut. Menurutnya, kerja sama yang terbangun antara pesantren dan Polres Kediri Kota selama ini sangat positif, mulai dari pembinaan kedisiplinan santri, dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga mampu meraih prestasi pesantren berstandar kesehatan dan lingkungan terbaik di tingkat Jawa Timur.
“Silaturahmi ini menjadi langkah positif untuk mempererat hubungan ulama dan umara. Harapannya, dengan kehadiran Kapolres baru di Kota Kediri, kita bisa saling membantu demi mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan umat,” tutur KH Sunarto.
Dalam sambutannya, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang baik dari para pengurus Pondok Pesantren Wali Barokah. AKBP Kresno turut memuji kontribusi dan berbagai prestasi yang berhasil diraih Ponpes Wali Barokah Kediri, baik di bidang keagamaan, kesehatan, maupun sosial kemasyarakatan.

“Ponpes Wali Barokah ini luar biasa, prestasinya banyak, baik di bidang keagamaan maupun kesehatan yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Ini menjadi contoh positif bagi pondok pesantren lainnya,” kata AKBP Kresno.
AKBP Kresno Wisnu menegaskan Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga kondusivitas wilayah. Sinergi dengan ulama dan tokoh agama merupakan modal utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
“Menjaga Kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama. Sinergi antara Polri dan ulama sangat penting dalam menjaga kesejukan kehidupan bermasyarakat. Masukan serta doa dari para tokoh agama menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan silaturahmi ditutup dengan penyerahan cinderamata dan buku, doa bersama yang dipimpin Majelis Taujih Wal Irsyad KH Sabela Rosada, foto bersama, serta peninjauan fasilitas di lingkungan Pondok Pesantren Wali Barokah yaitu Al Qomar Bakery dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Rooftop.













