Pasangkayu (6/11). DPD LDII Kabupaten Pasangkayu bersama Penggerak Pembina Generus (PPG) menggelar Festival Anak Saleh (FAS) 2026 di tiga kecamatan sekaligus. Kegiatan berlangsung di Sarudu, Dapurang, dan Rio Pakava, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat pada Minggu (1/11/2026).
FAS tersebut merupakan upaya mengembangkan potensi sekaligus memperkuat karakter generasi penerus sejak dini, “Acara ini untuk membina generais muda LDII, agar mereka memiliki pemahaman agama yang kuat dan memiliki karakter positif,” ujar Ketua DPD LDII Kabupaten Pasangkayu, Lukman Efendi.
Menurut Lukman, pembentukan karakter membutuhkan proses pembiasaan dan keteladanan yang berkelanjutan. Karena itu, nilai-nilai luhur perlu ditanamkan melalui lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat, “Saya berharap generasi penerus LDII mampu mempraktikkan 29 Karakter Luhur dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Mengusung tema “Mewujudkan Generasi yang Profesional, Religius, Berkarakter, dan Berbudi Luhur”, festival ini diikuti ratusan anak tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Dasar (SD). Beragam perlombaan digelar, mulai dari azan, doa harian, Asmaul Husna, dai cilik, simulasi 29 Karakter Luhur, mewarnai, hingga menulis kaligrafi Arab.

Sementara itu, Ketua PPG Kabupaten Pasangkayu, Rudi Wahyu Novianto, mengatakan FAS menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan kemampuan sekaligus meningkatkan kepercayaan diri. Berbagai perlombaan yang diselenggarakan diharapkan dapat memotivasi peserta untuk terus belajar dan mengasah potensi.
“Festival ini menjadi sarana untuk mewujudkan generasi yang profesional, religius, berkarakter, dan berbudi luhur. Semoga melalui kegiatan ini, anak-anak semakin termotivasi mengembangkan kemampuan, meningkatkan pemahaman agama, serta menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Rudi.
Selain mengasah kemampuan keagamaan dan kreativitas, perlombaan juga melatih sportivitas, kedisiplinan, kerja sama, serta sikap saling menghargai antarpeserta. Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar menyiapkan generasi yang memiliki kecakapan, pemahaman agama, dan akhlak mulia untuk menghadapi tantangan masa depan.











