Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Wawasan Tahukah Anda

Bagaimana Proses Otopsi dilakukan??

2012/05/14
in Tahukah Anda
0
proses otopsi dilakukan
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Kebanyakan orang mengetahui otopsi dari acara TV di mana terlihat detektif forensik menggunakan alat mutakhir. Inilah yang sebenarnya terjadi saat otopsi.
Otopsi merupakan pemeriksaan mayat guna menentukan penyebab kematian, efek atau indikasi penyakit atau untuk mengidentifikasi orang mati. Patolog forensik melakukan otopsi dengan bantuan teknisi otopsi (kadang disebut “Diener,” bahasa Jerman “pembantu”) dan fotografer otopsi. Jenis otopsi paling akrab di televisi dan film adalah untuk mengetahui kematian karena kekerasan, kematian mencurigakan atau tiba-tiba.

Namun, otopsi juga dilakukan untuk penelitian penyakit dan pelatihan medis. Sebelum melakukan otopsi, peneliti mengumpulkan semua informasi subyek dan peristiwa yang menyebabkan kematian subyek, konsultasi catatan medis, dokter dan anggota keluarga serta memeriksa lokasi kematian.

PEMERIKSAAN EKSTERNAL
Otopsi dimulai dengan pemeriksaan tubuh. Hal ini membantu menentukan identitas, mencari bukti atau dugaan penyebab kematian. Para ahli patologi menimbang dan mengukur tubuh, mencatat pakaian subyek, barang-barang berharga dan karakteristik seperti warna mata, warna dan panjang rambut, etnis, jenis kelamin dan usia. Sepanjang otopsi, patolog mencatat segala sesuatu dalam diagram tubuh dan rekaman verbal.

PEMERIKSAAN INTERNAL
Jika pemeriksaan internal lengkap dilakukan, patolog akan mengambil dan membedah dada, perut dan panggul, dan (jika perlu) otak. Jarang ditemukan pemeriksaan di internal wajah, lengan, tangan atau kaki. Pembedahan ini tak akan mengeluarkan banyak darah karena jantung tak berdetak, hanya darah yang terpengaruh gravitasi.

Patolog memulai otopsi dengan membuat sayatan berbentuk Y di dada dan perut. Menurut Dr Ed Uthman, patolog Texas penulis panduan skenario otopsi mengatakan aspek ini sering salah diinterpretasikan dalam film.

”Kesalahan paling umum adalah membuat sayatan yang salah,” katanya. “Pada wanita, sayatan seharusnya melingkar di bawah payudara, tapi dalam film disayat lurus melewati atas payudara. Selain itu, pada kedua jenis kelamin, sayatan Y terlalu pendek,” tambahnya.

Patolog biasanya akan mempertahankan bagian-bagian organ yang dianggap tak biasa atau abnormal.

REKONSTRUKSI TUBUH
Setelah pemeriksaan, organ dikembalikan ke tubuh atau dikremasi, sesuai hukum dan keinginan keluarga. Tulang dada dan rusuk biasanya juga dimasukkan kembali. Sebelum dijahit, tubuh dilapisi kapas atau bahan serupa. Jika organ akan dikembalikan ke tubuh, organ ini pertama ditempatkan dalam kantong untuk mencegah kebocoran.

Kemudian, tubuh dijahit tertutup, dicuci dan disiapkan untuk pemakaman. Tubuh yang telah mengalami otopsi harus dimasukkan ke peti mati dan dalam kasus otopsi otak bantal peti mati akan menyembunyikan potongan tengkorak.

Referensi: www.inilah.com/read/detail/1001662/apa-sih-yang-dilakukan-saat-otopsi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • MasMT on LDII Adakan Diklat Dakwah Tingkatkan Kompetensi Khotib
  • AG1E on LDII Adakan Diklat Dakwah Tingkatkan Kompetensi Khotib
  • Nanang Naswito on Kunjungi Demplot Padi di Lahan Gambut, Ketua LDII Kalbar Dorong Penambahan Luasan Tanam
  • Nanang Naswito on LDII Berau Gelar Ngaji Khusus Wanita, Ingatkan Pentingnya Meningkatkan Ilmu Agama
  • Fadhil on Sinergi Ormas Islam Menguat, Ketua LDII Bone Masuk Kepengurusan MUI 2025–2030
  • Trending
  • Comments
  • Latest
PelatihanJurnalistikLampung

Pentingnya Fiqih Jurnalistik Bagi Jurnalis

October 10, 2019
Saatnya Bumi Menanti Pahlawan Hijau Melawan Perubahan Iklim

Saatnya Bumi Menanti Pahlawan Hijau Melawan Perubahan Iklim

November 12, 2025
Menjadi Syarat Mudik, Warga Kelurahan Pengasinan Antusias Vaksinasi Booster

Menjadi Syarat Mudik, Warga Kelurahan Pengasinan Antusias Vaksinasi Booster

April 5, 2022
Rasulullah Membatasi Parfum untuk Wanita, Mengapa?

Rasulullah Membatasi Parfum untuk Wanita, Mengapa?

February 12, 2025
Wanhat DPP LDII Ingatkan Puasa Tidak Hanya Sekadar Menahan Haus dan Lapar

Wanhat DPP LDII Ingatkan Puasa Tidak Hanya Sekadar Menahan Haus dan Lapar

0

Utang Boleh, Tapi Jangan Jadi Hobi

0
Bantu Pengendara Segera Berbuka Puasa, LDII Sumsel Bagikan 1.500 Takjil di Monpera

Bantu Pengendara Segera Berbuka Puasa, LDII Sumsel Bagikan 1.500 Takjil di Monpera

0
LDII Bali Audiensi dengan Bakesbangpol, Jalin Penguatan Sinergi Pembinaan Generasi Muda

LDII Bali Audiensi dengan Bakesbangpol, Jalin Penguatan Sinergi Pembinaan Generasi Muda

0
Wanhat DPP LDII Ingatkan Puasa Tidak Hanya Sekadar Menahan Haus dan Lapar

Wanhat DPP LDII Ingatkan Puasa Tidak Hanya Sekadar Menahan Haus dan Lapar

March 8, 2026

Utang Boleh, Tapi Jangan Jadi Hobi

March 8, 2026
Bantu Pengendara Segera Berbuka Puasa, LDII Sumsel Bagikan 1.500 Takjil di Monpera

Bantu Pengendara Segera Berbuka Puasa, LDII Sumsel Bagikan 1.500 Takjil di Monpera

March 8, 2026
LDII Bali Audiensi dengan Bakesbangpol, Jalin Penguatan Sinergi Pembinaan Generasi Muda

LDII Bali Audiensi dengan Bakesbangpol, Jalin Penguatan Sinergi Pembinaan Generasi Muda

March 8, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Wanhat DPP LDII Ingatkan Puasa Tidak Hanya Sekadar Menahan Haus dan Lapar March 8, 2026
  • Utang Boleh, Tapi Jangan Jadi Hobi March 8, 2026
  • Bantu Pengendara Segera Berbuka Puasa, LDII Sumsel Bagikan 1.500 Takjil di Monpera March 8, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.