Jakarta (29/10). Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan, KH Zulfikar Hajar, silaturahim dengan para pengurus harian DPP LDII. Ia mengunjungi Kantor DPP LDII di Jakarta, pada Selasa (27/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, KH Zulkifli Hajar menekankan, pentingnya menjaga ukhuwah Islamiah dan menghindari perpecahan di tengah umat. Ia menilai, perbedaan di antara organisasi dan kelompok Islam tidak seharusnya menjadi alasan untuk memutus persaudaraan.
“Saya sangat simpati dengan LDII dan selama ini selalu bergaul dengan orang-orang LDII. Kami cukup akrab dan bahkan saling berkunjung,” ujarnya.
Menurutnya, seluruh Ormas Islam perlu bersama-sama menjaga persatuan agar umat tidak mudah terpecah akibat perbedaan. Ia mengingatkan, pentingnya mengedepankan persaudaraan sesama umat Islam. “Wa‘tasimu bihablillahi jamī‘aw wa la tafarraqu artinya, bersatulah kamu dalam agama Allah, jangan kamu berpecah belah,” ungkapnya.
Pimpinan Ponpes Tahfizul Quran Jabal Noor, Deli Serdang itu menegaskan, perbedaan yang tidak bertentangan dengan Al-Quran dan hadis semestinya dapat disikapi dengan saling menghargai. “Kalau hanya sekadar perbedaan-perbedaan yang tidak melanggar aturan Al-Quran dan hadis, sudah, itu ayo kita terima dan kita jalan bareng. Itulah ummatan wahidatan maka ayo bersatu, dan saya melihat LDII bersatu dan menyatukan,” ujar KH Zulfikar yang didamping Qori’ Nasional M. Syafi’i.

Sementara itu, Sekretaris Umum DPP LDII Tri Gunawan Hadi menyambut kedatangan KH Zulkifli Hajar. Ia menyebut, kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan yang telah terjalin sebelumnya. “Kami sangat terharu, sangat bahagia dan bersyukur sekali pada hari ini bisa ketemu kembali dengan guru kami. Insyaallah sudah 14 tahun yang lalu KH Zulkifli Hajar pernah hadir di sini,” ungkapnya.
Tri Gunawan mengatakan, hubungan tersebut menjadi contoh pentingnya membangun persaudaraan Islam di tengah keberagaman. Ia menegaskan komitmen LDII untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, dan ukhuwah bersama umat Islam. “Kami terus bisa mewujudkan ukhuwah Islamiah, ukhuwah basyariah, dan ukhuwah wathaniah. Insyaallah kami bisa menjaga itu dan menjadi komitmen LDII untuk bersama-sama umat Islam menjaga persatuan, menjaga kerukunan, dan menjaga ukhuwah dengan baik,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi sikap KH Zulfikar Hajar yang dinilainya tegas dalam menjaga prinsip agama, sekaligus mengedepankan ukhuwah. Menurutnya, pandangan tersebut tidak hanya penting bagi LDII, tetapi juga bagi seluruh umat Islam. “Dukungan sebenarnya kami merasa bukan cuma buat LDII, tapi dukungan untuk seluruh umat Islam untuk menjaga persatuan. Itu yang membuat kami betul-betul merasa terharu,” tutupnya.
Ia menambahkan, nasihat dan pandangan para ulama, termasuk KH Zulfikar Hajar, menjadi bagian penting bagi LDII dalam membangun organisasi sekaligus memperkuat kontribusi bagi umat Islam.









