Kendari (20/9). DPD LDII Kota Kendari menggelar Salat Istisqa sebagai ikhtiar menghadapi kekeringan dan krisis air yang terjadi di sejumlah wilayah. Melalui salat tersebut, warga LDII memanjatkan doa agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Ketua DPD LDII Kota Kendari, Anwar Sadat, mengatakan Salat Istisqa tidak hanya menjadi ikhtiar memohon hujan, tetapi juga momentum untuk meningkatkan ketakwaan dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan.
“Melalui Salat Istisqa ini, kita tidak hanya memohon turunnya hujan, tetapi juga meningkatkan taubat, istighfar, kepedulian terhadap lingkungan, dan memperbanyak amal kebaikan,” ujar Anwar.
Menurutnya, kekeringan berdampak pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Kesulitan memperoleh air juga dirasakan para petani yang membutuhkan pasokan air untuk lahan pertanian.
Anwar menambahkan, kondisi kemarau turut meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan sekaligus menjaga lingkungan selama kondisi kering berlangsung.

Sebagai bentuk kepedulian, warga LDII Kota Kendari turut bermunajat agar hujan yang turun nantinya memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat. Doa tersebut juga ditujukan untuk menjaga kesuburan lahan pertanian dan kelestarian lingkungan.
“Kami berharap Allah SWT mengabulkan doa kita, menurunkan hujan yang bermanfaat dan penuh keberkahan, serta memberikan kecukupan air bagi seluruh masyarakat, khususnya para petani dan warga yang saat ini mengalami kesulitan air,” katanya.
Anwar mengajak warga LDII untuk tidak berhenti pada doa, tetapi terus melakukan ikhtiar dalam menghadapi kondisi kekeringan. Menurutnya, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama agar keberlangsungan kehidupan masyarakat tetap terpelihara.
“Saya mengajak seluruh warga untuk terus berdoa, berikhtiar, dan menjaga lingkungan kita bersama,” pungkasnya.










