Makassar (17/8). DPD LDII Kota Makassar bersama warga Kelurahan Mannuruki menggelar kerja bakti membersihkan lingkungan dan saluran drainase. Kegiatan yang berlangsung di RW 04 Kelurahan Mannuruki, Kota Makassar tersebut menjadi bagian dari gerakan kerja bakti nasional LDII bertajuk “Kerja Bersama Bakti untuk Negeri”, Minggu (16/8/2026).
Ketua DPD LDII Kota Makassar, Muamar Asykur, mengatakan kerja bakti merupakan kegiatan rutin warga LDII dari tingkat pusat hingga lingkungan kelurahan dan desa. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk kontribusi organisasi kemasyarakatan sekaligus dukungan terhadap program pemerintah.
“Kami dari DPD LDII Kota Makassar bersama seluruh warga yang ada di Kelurahan Mannuruki melaksanakan kegiatan yang merupakan kegiatan rutin LDII mulai dari tingkat DPP sampai PAC,” ujar Muamar.
Ia mengatakan, kerja bakti kali ini juga diarahkan untuk mendukung program Jelajah Sampah 2026 oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar yang mendorong kesadaran masyarakat terhadap kebersihan dan pengelolaan sampah. “Persoalan sampah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah,” tandasnya.
Selain membersihkan lingkungan, Muamar mendorong masyarakat mulai memahami pemilahan dan pemanfaatan sampah sejak dari rumah. Sampah organik, kata dia, dapat diolah menjadi kompos maupun eco-enzyme, sedangkan sampah nonorganik masih dapat dimanfaatkan menjadi barang yang memiliki nilai guna.
“Ini sebenarnya bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat supaya sampah itu tidak sekadar barang yang dibuang, tetapi masih bisa dapat dimanfaatkan,” ujarnya.
Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari semangat gotong-royong yang perlu terus dirawat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk sumbangsih warga LDII dalam mendukung kebijakan pemerintah dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Pada kesempatan itu, Lurah Mannuruki, Edwin Pahresa, mengapresiasi keterlibatan LDII bersama masyarakat dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kerja bakti menunjukkan kontribusi nyata berbagai elemen masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kami memberikan setinggi-tingginya hormat kepada LDII Kota Makassar dan Kecamatan Tamalate karena telah berkontribusi nyata di masyarakat Kelurahan Mannuruki,” ujar Edwin.
Edwin mengingatkan masyarakat, khususnya warga RW 04, untuk memperhatikan pengelolaan sampah berdasarkan jenisnya, mulai dari sampah organik, anorganik hingga residu. Menurutnya, kebersihan lingkungan tidak dapat dibebankan kepada pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat.
“Sampah ini adalah tanggung jawab kita bersama, dan kebersihan adalah sebagian daripada iman,” imbuhnya.

Sejak pukul 06.00 WITA, warga LDII bersama masyarakat setempat bergotong-royong mengangkat sampah dan kotoran yang menumpuk di lingkungan sekitar serta saluran drainase atau got. Kegiatan turut dihadiri ketua RT dan RW setempat serta jajaran pengurus DPD LDII Kota Makassar.
Melalui kolaborasi bersama warga Mannuruki, LDII berharap gerakan menjaga kebersihan tidak berhenti pada kegiatan kerja bakti. Kesadaran memilah dan mengelola sampah sejak dari rumah diharapkan menjadi kebiasaan berkelanjutan demi mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.











