Bantul (24/8). DPD LDII Kabupaten Bantul menggelar senam massal dan bazar di kompleks sekolah Insan Utama, Sanden, Bantul, Sabtu, (8/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Pramusda IX LDII Bantul sekaligus menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Ketua Panitia Sulastri Saptaningsih mengatakan kegiatan tersebut dirancang berbeda dari agenda pengajian rutin ibu-ibu LDII. Menurut dia, momentum Agustus dan persiapan menuju Musda IX menjadi kesempatan untuk menghadirkan kegiatan yang memadukan kesehatan, interaksi sosial, dan kegiatan ekonomi.
“Biasanya kami menggelar pengajian ibu-ibu setiap bulan. Kali ini kami membuat kegiatan yang lebih variatif dengan senam dan bazar. Kami ingin warga tetap sehat sekaligus bisa berkumpul dan berinteraksi,” kata Sulastri.
Kegiatan dibuka Wakil Bupati Bantul Aris Suharyanta dan dihadiri jajaran pengurus DPD LDII Bantul, Forkopimkap Sanden, serta tokoh masyarakat. Aris mengapresiasi kegiatan tersebut, karena menggabungkan aspek kesehatan dan pemberdayaan ekonomi.
“Senam merupakan kegiatan sederhana yang dapat menjaga kesehatan masyarakat. Tubuh yang sehat dibutuhkan untuk menjalankan berbagai aktivitas. Saya mengapresiasi LDII yang menghadirkan kegiatan seperti ini di tengah masyarakat,” kata Aris.
Aris juga menyoroti keterlibatan generasi muda dalam bazar. Menurut dia, kegiatan usaha sederhana dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk belajar mengenai kewirausahaan dan pemasaran.
Ia mendorong generasi muda memanfaatkan perkembangan media sosial, sebagai sarana promosi dan pengembangan usaha, “Anak muda perlu mulai belajar berusaha sejak dini. Kemampuan bisnis dapat dibangun melalui pengalaman. Media sosial juga dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk dan memperluas pasar,” ujarnya.
Aris mengatakan sinergi antara LDII dan Pemerintah Kabupaten Bantul perlu terus dikembangkan melalui berbagai bidang. Ia berharap pelaksanaan Musda IX LDII Bantul pada November 2026 dapat berjalan lancar dan menghasilkan kepengurusan yang mampu melanjutkan kerja sama dengan pemerintah.
“Kami berharap Musda berjalan lancar dan menghasilkan program yang semakin baik. Pemerintah Kabupaten Bantul terbuka untuk terus bersinergi dengan LDII dalam kegiatan yang mendukung masyarakat dan pembangunan daerah,” katanya.
Ketua DPD LDII Kabupaten Bantul Nanang Dwi Antoro mengatakan senam dan bazar merupakan bagian dari pelaksanaan sejumlah bidang pengabdian LDII. Menurut dia, kegiatan tersebut menggabungkan aspek kesehatan, ekonomi, dan kebangsaan dalam satu agenda.
“Kegiatan hari ini memiliki beberapa tujuan. Ada aspek kebangsaan karena kami menyambut HUT ke-81 RI. Ada aspek kesehatan melalui senam massal. Ada pula aspek ekonomi melalui bazar yang melibatkan warga dan generasi muda,” kata Nanang.
Nanang mengatakan kegiatan tersebut juga menjadi rangkaian menuju Musda IX LDII Bantul yang dijadwalkan pada November 2026. Sejumlah kegiatan Pra Musda telah dilakukan di beberapa kapanewon sebagai bagian dari konsolidasi organisasi.
“Musda menjadi momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi selama lima tahun terakhir. Kami melihat program yang sudah berjalan, program yang masih perlu diperbaiki, lalu menyusun arah kerja organisasi untuk periode berikutnya,” ujarnya.
Nanang menambahkan pembinaan generasi muda menjadi salah satu perhatian LDII Bantul dalam menghadapi Indonesia Emas 2045. Menurut dia, pembinaan perlu dilakukan secara bertahap melalui pendidikan, kewirausahaan, kesehatan, dan kegiatan sosial.
“Generasi muda tidak bisa dipersiapkan secara mendadak. Pembinaan harus dilakukan sejak sekarang melalui berbagai kegiatan. Kami ingin anak muda LDII memiliki kemampuan, karakter, kemandirian, dan kesiapan untuk berkontribusi di masyarakat,” kata Nanang.











