Manokwari (23/5). DPW LDII Papua Barat tetap melaksanakan rukyatul hilal penentuan awal 1 Zulhijah 1447 Hijriah meski kondisi cuaca di lokasi pengamatan tidak mendukung. Pengamatan hilal dilakukan di Pantai Masni SP 7, Manokwari, pada Minggu (17/5/2026).
Sekretaris DPW LDII Papua Barat, Agus Irawan mengatakan rukyatul hilal merupakan agenda yang dilaksanakan setiap bulan berdasarkan arahan DPP LDII. “Rukyatul hilal ini menjadi kegiatan yang dilaksanakan sesuai instruksi DPP LDII untuk membantu pemantauan posisi hilal. Cuaca di lokasi pengamatan kurang mendukung karena awan tebal menutupi cakrawala, sehingga hilal tidak dapat terlihat” ujar Agus Irawan.
Namun selama proses pengamatan berlangsung, tim menghadapi kendala cuaca berupa langit mendung dan awan tebal yang menutupi cakrawala. Kondisi tersebut menyebabkan posisi matahari dan bulan tidak dapat terlihat secara langsung.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua DPW LDII Papua Barat, Suroto, didampingi Dewan Penasehat Muhammad Ridho. Sebanyak delapan personel diterjunkan untuk melakukan pemantauan hilal sebagai bagian dari partisipasi LDII dalam pengamatan awal bulan hijriah.
Agus Irawan mengatakan, meski hilal tidak berhasil terpantau, kegiatan rukyatul hilal tetap berlangsung lancar dan khidmat. “Kami menilai kegiatan tersebut sebagai bentuk kontribusi organisasi dalam syiar Islam sekaligus pengembangan pengamatan astronomi di wilayah Papua Barat,” pungkas Agus Irawan.
Melalui kegiatan rutin tersebut, LDII Papua Barat berharap dapat terus berpartisipasi dalam mendukung penentuan kalender hijriah dan memperkuat pemahaman umat terhadap ilmu falak serta rukyatul hilal.









