Jombang (27/10). Pondok Pesantren (Ponpes) Gadingmangu menggelar peringatan Hari Santri Nasional 2026 selama tujuh hari berturut-turut. Kegiatan berlangsung sejak 16 hingga 22 Oktober 2026, yang diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif, mulai dari perlombaan keagamaan, dan pentas panggung santri.
Rangkaian acara itu ditutup dengan upacara bendera. “Acara ini kami kemas sebagai hiburan di sela-sela rutinitas mondok agar para santri semakin kerasan. Sekaligus pemantik semangat bagi santri lain, evaluasi hasil belajar, dan melaksanakan arahan pemerintah sesuai Keputusan Presiden No. 22 Tahun 2015 dan Surat Edaran Kemenag Nomor 6 Tahun 2026,” kata Ketua Panitia HSN 2026 Ponpes Gadingmangu, Nurul Firdaus.
Rangkaian kegiatan ini diawali dengan kompetisi keagamaan yang bertujuan mengasah kemampuan komprehensif para santri. Beberapa cabang lomba yang dipertandingkan antara lain lomba kaligrafi, adzan, qira’ah, cerdas cermat, hingga pencarian bakat Da’i dan Da’iyah.
Suasana pesantren semakin meriah dengan digelarnya panggung santri, sebagai ajang unjuk prestasi dan unjuk kreativitas santri di luar kegiatan belajar mengajar.

Momentum perayaan HSN di Ponpes Gadingmangu juga turut dihadiri pejabat dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), serta jajaran aparatur Desa Gadingmangu.
Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD-Pontren) Kemenag Jombang, Muhammad Agussalim, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Ponpes Gadingmangu dalam menyemarakkan HSN 2026.
Dalam tausyiahnya, ia mengingatkan bahwa HSN lahir dari tonggak sejarah Resolusi Jihad KH Hasyim Asyari. “Semangat ini supaya diwarisi santri dengan menjaga persatuan dan kesatuan, menjamin keselamatan sesama, berusaha memberi manfaat kepada sesama, dan tidak pelit mendoakan yang baik. Jika itu dilaksanakan, saya yakin Anda adalah pemimpin pada masa Indonesia Emas yang akan datang,” tegas Agussalim.
Puncak peringatan HSN itu, ditutup dengan penyerahan piala dan penghargaan kepada para santri berprestasi, yang diharapkan menjadi pendorong semangat santri untuk terus berkarya di masa depan.











