Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Pancoran

2011/11/21
in Nasehat
0
Naehat Pancoran
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Saya juga bingung, kenapa saya menghadap ke Utara ya? Padahal, katanya kan, saya dibangun dalam rangka memperingati pembebasan Irian Barat. Irian Barat kan di Timur. Saya dibuat seakan-akan mau menggapai sesuatu, sesuatu yang saya juga gak paham betul apa itu. Ah, gak papa, banyak juga kok orang yang gak paham betul apa yang dia mau kejar, jadi saya gak malu-malu amat.
Sudah puluhan tahun saya di sini, di Pancoran, dengan posisi yang beginiiii aja dari dulu. Dulu dan sekarang keadaannya lumayan beda. Yang jelas sekarang lebih panas! Panas dalam makna sebenarnya dan lebih sebenarnya. Beberapa bulan lalu, gubernur sini pernah nyindir-nyindir pengguna rok mini yang ada indikasi meningkatkan kriminalitas, you know lah what kind of criminal it is. Ini yang saya maksud panas dalam makna yang lebih sebenarnya.
Gak mau kalah, beberapa hari kemudian, semacam komunitas kecil pecinta rok mini yang tiba-tiba terbentuk (jangan heran, di kota saya ini banyak yang bisa tiba-tiba terbentuk, dibentuk pagi, dibubarin sore) bikin aksi di Bundaran HI, intinya mereka bilang, “Jangan salahin yang pake rok mini dong, salahin yang melototin.” Nah loh!
Satu cerita lagi. Di kota saya ini, ada koran merah yang ngomongin, kalau gak copet dipukulin massa ya perempuan diperkosa di tengah jalan. Gak jauh-jauh dari itu deh. Judulnya bombastis dan selalu “lebih banyak” dari isinya. Suatu waktu Pemrednya ditanya, kok ngajarin masyarakat hal-hal yang gak berbobot sih? Pemaparan macam begitu kan malah memancing kriminalitas! Si pemred jawab, mana buktinya koran saya meningkatkan kriminalitas? Apa pernah ada yang neliti? Mana, saya mau lihat -FYI, berita kriminal dan seks selalu punya tempat di masyarakat, market talks.
Memang ya, sebagian orang itu butuh bukti nyata kelihatan dulu, yang itu harus logis, baru mereka mau percaya.
Saya makin percaya bahwa orang pintar itu bisa membela apa saja.
Saya bingung deh, ini yang salah jadinya siapa sih? Si yang pake rok mini dan si koran merah, apa si yang melototin dan yang baca koran merah, apa salah semua? Cara mikirnya berdasarkan apa sih? Kita mau ambil sudut pandang mana? Sudut pandang hukum (sakit-sakitan) Belanda? Atau sudut pandang apa? Kalau kata Syekh Khalid Yasin, “If you don’t have a people that is governed by Sharia, then you have a lawless people.”
Do you agree with him? Do WE agree with him?
Ahh, gak usah dipikirin kelewat kemampuan, nanti stres malah gak bisa berkarya loh. Kalau pegel mikir, coba ikuti gerakan saya. Tangan kanan dijulurkan sejauh-jauhnya ke depan, kaki kiri di depan. Tariiiik!
Kalau ada yang berhak untuk stress, itu saya. Dari atas sini, segala sesuatu jadi terlihat sangat jelas. Bisa melihat dengan sangat jelas itu ada tantangannya sendiri loh… =)
Gini deh, mulai aja dari sesuatu yang bisa kita mulai. Sekarang kan zamannya dakwah bil hal. Bukan cuma lip service. Nanti kita bisa lihat, karakter siapa atau karakter apa yang lebih kuat, lebih jelas, lebih berwibawa, lebih toleran, dan lebih dirindukan keidealannya oleh masyarakat.

Saya juga bingung, kenapa saya menghadap ke Utara ya? Padahal, katanya kan, saya dibangun dalam rangka memperingati pembebasan Irian Barat. Irian Barat kan di Timur. Saya dibuat seakan-akan mau menggapai sesuatu, sesuatu yang saya juga gak paham betul apa itu. Ah, gak papa, banyak juga kok orang yang gak paham betul apa yang dia mau kejar, jadi saya gak malu-malu amat.

Sudah puluhan tahun saya di sini, di Pancoran, dengan posisi yang beginiiii aja dari dulu. Dulu dan sekarang keadaannya lumayan beda. Yang jelas sekarang lebih panas! Panas dalam makna sebenarnya dan lebih sebenarnya. Beberapa bulan lalu, gubernur sini pernah nyindir-nyindir pengguna rok mini yang ada indikasi meningkatkan kriminalitas, you know lah what kind of criminal it is. Ini yang saya maksud panas dalam makna yang lebih sebenarnya.

Gak mau kalah, beberapa hari kemudian, semacam komunitas kecil pecinta rok mini yang tiba-tiba terbentuk (jangan heran, di kota saya ini banyak yang bisa tiba-tiba terbentuk, dibentuk pagi, dibubarin sore) bikin aksi di Bundaran HI, intinya mereka bilang, “Jangan salahin yang pake rok mini dong, salahin yang melototin.” Nah loh!

Satu cerita lagi. Di kota saya ini, ada koran merah yang ngomongin, kalau gak copet dipukulin massa ya perempuan diperkosa di tengah jalan. Gak jauh-jauh dari itu deh. Judulnya bombastis dan selalu “lebih banyak” dari isinya. Suatu waktu Pemrednya ditanya, kok ngajarin masyarakat hal-hal yang gak berbobot sih? Pemaparan macam begitu kan malah memancing kriminalitas! Si pemred jawab, mana buktinya koran saya meningkatkan kriminalitas? Apa pernah ada yang neliti? Mana, saya mau lihat -FYI, berita kriminal dan seks selalu punya tempat di masyarakat, market talks.

Memang ya, sebagian orang itu butuh bukti nyata kelihatan dulu, yang itu harus logis, baru mereka mau percaya.

Saya makin percaya bahwa orang pintar itu bisa membela apa saja.

Saya bingung deh, ini yang salah jadinya siapa sih? Si yang pake rok mini dan si koran merah, apa si yang melototin dan yang baca koran merah, apa salah semua? Cara mikirnya berdasarkan apa sih? Kita mau ambil sudut pandang mana? Sudut pandang hukum (sakit-sakitan) Belanda? Atau sudut pandang apa? Kalau kata Syekh Khalid Yasin, “If you don’t have a people that is governed by Sharia, then you have a lawless people.”

Do you agree with him? Do WE agree with him?

Ahh, gak usah dipikirin kelewat kemampuan, nanti stres malah gak bisa berkarya loh. Kalau pegel mikir, coba ikuti gerakan saya. Tangan kanan dijulurkan sejauh-jauhnya ke depan, kaki kiri di depan. Tariiiik!

Kalau ada yang berhak untuk stress, itu saya. Dari atas sini, segala sesuatu jadi terlihat sangat jelas. Bisa melihat dengan sangat jelas itu ada tantangannya sendiri loh… =)

Gini deh, mulai aja dari sesuatu yang bisa kita mulai. Sekarang kan zamannya dakwah bil hal. Bukan cuma lip service. Nanti kita bisa lihat, karakter siapa atau karakter apa yang lebih kuat, lebih jelas, lebih berwibawa, lebih toleran, dan lebih dirindukan keidealannya oleh masyarakat.

Oleh : Muhammda Iqbal

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Ipa Slamet on Pemkab Subang Apresiasi Pembinaan Karakter Pemuda LDII
  • Tia Gustiara on LDII Jabar Kolaborasi dengan PT Pos Indonesia Siapkan 100 Agen Pos Baru
  • Angka DH on LDII Kabupaten Bandung Salurkan Bantuan untuk Pembangunan Masjid Al Muhajirin
  • Angka DH on LDII Jabar Kolaborasi dengan PT Pos Indonesia Siapkan 100 Agen Pos Baru
  • Bapak Zaini on LDII Ciparay Gelar Perkemahan CAI, Perkuat Pembinaan Karakter Generasi Muda
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Kabupaten Bandung Perkuat Ukhuwah melalui Tabligh Akbar di Baleendah

LDII Kabupaten Bandung Perkuat Ukhuwah melalui Tabligh Akbar di Baleendah

September 9, 2026
Buka Musda III LDII Mesuji, Bupati Elfianah Ajak Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

Buka Musda III LDII Mesuji, Bupati Elfianah Ajak Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

September 9, 2026
Cetak Generasi Melek Digital, LDII Muntilan Kunjungi DPP LDII

Cetak Generasi Melek Digital, LDII Muntilan Kunjungi DPP LDII

September 8, 2026
Sukseskan Muktamar Ke-35 NU, LDII Jombang Siagakan Tenaga Medis di Tambakberas

Sukseskan Muktamar Ke-35 NU, LDII Jombang Siagakan Tenaga Medis di Tambakberas

September 7, 2026
Peringati Hari Radio Nasional, LDII Dorong RRI Perkuat Penyebaran Informasi Faktual

Peringati Hari Radio Nasional, LDII Dorong RRI Perkuat Penyebaran Informasi Faktual

0
Peserta Pelatihan Jurnalistik LDII Bengkulu Praktik Liputan Bersama LINES DPP LDII

Peserta Pelatihan Jurnalistik LDII Bengkulu Praktik Liputan Bersama LINES DPP LDII

0
LDII Bersama Ponpes Budi Utomo Surakarta Gelar Salat Istisqo dan Doa Bersama

LDII Bersama Ponpes Budi Utomo Surakarta Gelar Salat Istisqo dan Doa Bersama

0
FKUB Tangerang Kunjungi LDII untuk Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman

FKUB Tangerang Kunjungi LDII untuk Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman

0
Peringati Hari Radio Nasional, LDII Dorong RRI Perkuat Penyebaran Informasi Faktual

Peringati Hari Radio Nasional, LDII Dorong RRI Perkuat Penyebaran Informasi Faktual

September 12, 2026
Peserta Pelatihan Jurnalistik LDII Bengkulu Praktik Liputan Bersama LINES DPP LDII

Peserta Pelatihan Jurnalistik LDII Bengkulu Praktik Liputan Bersama LINES DPP LDII

September 12, 2026
LDII Bersama Ponpes Budi Utomo Surakarta Gelar Salat Istisqo dan Doa Bersama

LDII Bersama Ponpes Budi Utomo Surakarta Gelar Salat Istisqo dan Doa Bersama

September 12, 2026
FKUB Tangerang Kunjungi LDII untuk Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman

FKUB Tangerang Kunjungi LDII untuk Perkuat Persatuan di Tengah Keberagaman

September 11, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Peringati Hari Radio Nasional, LDII Dorong RRI Perkuat Penyebaran Informasi Faktual September 12, 2026
  • Peserta Pelatihan Jurnalistik LDII Bengkulu Praktik Liputan Bersama LINES DPP LDII September 12, 2026
  • LDII Bersama Ponpes Budi Utomo Surakarta Gelar Salat Istisqo dan Doa Bersama September 12, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.