Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Memaknai Zaniim Dari Cerita Walid Ibn Mughirah

2020/08/02
in Nasehat
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Lines (02/08) – Salah satu syair (gandangan) dari para pendahulu – salafus shalih – tentang Quran terangkum dalam selarik bait yang begitu indah. Sering dilantunkan dengan merdu oleh para alim faqih, hingga hati bergetar. Dan saya pun mencoba meresapinya dengan pelan, namun tertatih.

Kurang lebih begini artinya; “Sebaik-baik teman duduk adalah Quran, yang tidak pernah membosankan ceritanya – Ketika mengulang-ulangnya, maka akan bertambah keindahannya.” Inilah benchmark – tolok ukur yang dituju.

Entah bagaimana pengalaman Anda, namun perjalanan kehidupan saya bertutur bahwa ada kesulitan besar untuk bisa mengikuti ajakan ajaran indah di atas. Ketika Quran dibaca dengan lagu tidak indah misalnya, langsung gelisah, seolah mengurangi keindahannya. Kesannya, nggak bagus. Baru kalau dibaca oleh qori atau yang berlagu syahdu, terasa bertambah lagi indahnya.

Padahal, keindahan Quran tidak tergantung dengan cengkok lagunya. Tetapi memang tata bahasa dan isinya yang sungguh indah. Belum sampai ke sana memang dan belum ketemu setelan kuping ini untuk menangkap frekuensi keindahannya kapan saja.

Jujur, bukan Quran yang menjadi teman duduk terbaik selama ini. Karena ia bukan pilihan utama. Bahkan dapat waktu yang gak banyak juga, kalau gak sisa. Masih didominasi hal lain, terutama gadget dan kotak bergambar. Ditambah pengetahuan bahasa arab yang terbatas, literasi yang sedikit, juga hafalan yang minim, lengkap sudah kendala untuk bisa serasi dengan syair di atas.

Apalagi menemukan keindahan yang sebenarnya. Dan ada satu alasan yang sering dipakai berlindung dalam kasus ini; kita memang bukan orang Arab. Jadi harap maklum.

Mungkin kita bisa berkaca dari kisah Walid bin Al-Mughirah, penyair sezaman dengan Nabi Muhammad SAW yang mengakui keindahan dan kebenaran Quran karena Walid mengerti, paham dan menemukan bahwa Quran bukan karya manusia.

Namun, karena Allah tidak berkenan memberi hidayah, justru menjadi musuh islam. Misal, ketika turun Q.S. Al-Qalam: 10-15; “Dan janganlah engkau patuhi setiap orang yang suka bersumpah dan suka menghina; suka mencela, yang kian ke mari menyebarkan fitnah, yang merintangi segala yang baik, yang melampaui batas dan banyak dosa yang bertabiat kasar, selain itu juga zanim, karena dia kaya dan banyak anak.”

Walid faham, menerima keindahan dan membenarkan ayat-ayat ini. Muhammad tidak pernah berdusta dan yang disampaikan benar adanya. Dari 10 sifat ini Walid mengakuinya, tapi ada satu sifat yang dia tidak mengerti bahkan baru tahu dari quran yaitu Az-zanim. Salah satu makna az-zaniim yaitu orang-orang yang bergabung dengan suatu kaum, sedang dia tidak memiliki ikatan keturunan dengan mereka.

Ada makna lain yaitu orang yang terkenal dan populer di kalangan masyarakat karena keburukan dan kejahatannya yang banyak. Walid pun naik pitam, bukan ke Muhammad tetapi ke keluarganya. Dengan menghunus pedang, dia mendatangi ibunya, “Muhammad menyifatiku dengan sepuluh sifat. Hanya sembilan sifat yang saya temukan dalam diriku. Yang satunya “zanim”, tidak aku ketahui maksudnya. Mohon jelaskan maknanya, atau pedang ini akan menebas lehermu.”

Ibunya pun menjelaskan; “Bapakmu kaya raya, namun lemah syahwat (impoten). Takut hartanya tidak ada yang warisi, saya pun terpaksa minta digauli oleh seorang penggembala. Engkau anak si penggembala itu.” Pengakuan ibunya yang jujur, membuka tabir jati diri Walid yang sebenarnya sebagai anak zina hingga turunnya ayat ini.

Walid tahu indahnya Quran, mengerti maknanya, tahu kebenarannya, tetapi tidak diberi kemampuan untuk melaksanakan isinya. Kita sebaliknya, sudah dimaknai saja masih belum faham, belum menemukan keindahan dan merasakannya, tetapi kita bisa menerimanya dan melaksanakan sepenuhnya. Luar biasa. Subhanallah! Kewalahan syukur.

Harapannya, maksud gandangan di atas menjadi pekerjaan rumah kita selanjutnya guna menyempurnakan nikmat dan memperbanyak pahala. Kenapa tidak? Jangan sampai nikmat itu dicabut karenanya. Mari menuju generasi qurani; yang bersahabat dan selalu berteman dengan Quran.

Faizunal A. Abdillah
Pemerhati lingkungan – Warga LDII Kabupaten Tangerang.

Tags: BacaanldiiQoriQuranQuraniSyahduSyairWalidBinMughirahZaniim

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Supardo on Wamenhaj Kunjungi LDII Tarakan, Ajak Generasi Muda Sehat Fisik dan Intelektual
  • Edy purwanto on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Sigit Budi Nugroho on LDII dan BJB Syariah Jajaki Kolaborasi Ekonomi Umat Berbasis Digital
  • Trending
  • Comments
  • Latest

Kitab apa yang menjadi rujukan LDII untuk mempelajari Al-Qur’an?

September 19, 2008
Baitusshodiq

Tanamkan 29 Karakter Luhur, PPM Baitusshodiq Helat Kemping CAI

October 14, 2024
Sako Pramuka SPN Ikuti Kemah Bakti Harmoni Beragama IV Kemenag Jabar

Sako Pramuka SPN Ikuti Kemah Bakti Harmoni Beragama IV Kemenag Jabar

November 26, 2025
Gerakan 1 Juta Pohon Jadi Motivasi LDII Mitigasi Perubahan Iklim

Gerakan 1 Juta Pohon Jadi Motivasi LDII Mitigasi Perubahan Iklim

January 16, 2025
Generasi Muda LDII Pemalang Ikuti Program Mengajar Internasional di Thailand

Generasi Muda LDII Pemalang Ikuti Program Mengajar Internasional di Thailand

0
Bupati Wonogiri Ajak LDII Perkuat Pembinaan Pemuda untuk Cegah Judi Online

Bupati Wonogiri Ajak LDII Perkuat Pembinaan Pemuda untuk Cegah Judi Online

0
LDII Sukoharjo Bina Generasi Usia Dini dengan Evaluasi Caberawit

LDII Sukoharjo Bina Generasi Usia Dini dengan Evaluasi Caberawit

0
Bumi Terancam Godzilla El Nino, DPP LDII Minta Sejarah Kurang Pangan Tidak Terulang

Bumi Terancam Godzilla El Nino, DPP LDII Minta Sejarah Kurang Pangan Tidak Terulang

0
Generasi Muda LDII Pemalang Ikuti Program Mengajar Internasional di Thailand

Generasi Muda LDII Pemalang Ikuti Program Mengajar Internasional di Thailand

July 29, 2026
Bupati Wonogiri Ajak LDII Perkuat Pembinaan Pemuda untuk Cegah Judi Online

Bupati Wonogiri Ajak LDII Perkuat Pembinaan Pemuda untuk Cegah Judi Online

July 29, 2026
LDII Sukoharjo Bina Generasi Usia Dini dengan Evaluasi Caberawit

LDII Sukoharjo Bina Generasi Usia Dini dengan Evaluasi Caberawit

July 29, 2026
Bumi Terancam Godzilla El Nino, DPP LDII Minta Sejarah Kurang Pangan Tidak Terulang

Bumi Terancam Godzilla El Nino, DPP LDII Minta Sejarah Kurang Pangan Tidak Terulang

July 28, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Generasi Muda LDII Pemalang Ikuti Program Mengajar Internasional di Thailand July 29, 2026
  • Bupati Wonogiri Ajak LDII Perkuat Pembinaan Pemuda untuk Cegah Judi Online July 29, 2026
  • LDII Sukoharjo Bina Generasi Usia Dini dengan Evaluasi Caberawit July 29, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.