Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Malas Nanti

2026/07/20
in Nasehat
0
Ilustrasi: AI Generated, LINES.

Ilustrasi: AI Generated, LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh Faidzunal A. Abdillah, Pemerhati sosial dan lingkungan – Warga LDII tinggal di Serpong, Tangerang Selatan.

Malas adalah penyakit yang tidak terlihat, tetapi dampaknya mampu melumpuhkan langkah seorang hamba menuju Allah. Ia tidak membuat seseorang berhenti bernapas, tetapi membuat hati berhenti bertumbuh. Perlahan-lahan ia mencuri semangat, mengikis amal, dan memadamkan cahaya keimanan. Itulah gambaran perasaanku saat ini.

Bayangkan, sebenarnya aku bisa membaca Al-Quran. Waktu ada, jiwa sehat, situasi dan kondisi mendukung, tetapi kemudian berkata, “Nanti saja.” Tanpa alasan. Lalu hari berganti hari, mushaf tetap tertutup, sementara hati semakin gersang. Dan tidak membaca Kitab Allah. Sayang sungguh disayang.

Sebenarnya aku bisa mengerjakan shalat sunnah, tetapi selalu terlewat. Habis sholat wajib langsung pergi. Terlihat buru-buru, padahal cuma bergaya atau pura-pura. Mengerjakan yang tertinggal atau memenuhi agenda ke depan. Kesibukan dunia terasa begitu mendesak, sedangkan panggilan menuju keridaan Allah dianggap masih bisa ditunda. Menyesal juga pada akhirnya.

Seharusnya aku bisa menghadiri majelis ilmu dan mengaji, tetapi kaki justru melangkah menjauh. Tubuh pilih rebah – selonjoran. Atau kesibukan lain. Ada seribu alasan untuk tidak datang, padahal satu langkah menuju majelis ilmu dicintai Allah. Dan ada kesedihan di sana.

Sering juga menerima ajakan sedekah. Dan sebenarnya bisa bersedekah, tetapi berlagak lupa. Pura-pura, bahkan berusaha lupa. Padahal harta terus bertambah atau berkurang, sementara kesempatan beramal tidak selalu kembali. Peluang tidak datang dua kali. Sungguh menyesal kemudian. Belakangan.

Rasanya aku bisa mengajak kepada kebaikan, tetapi malu. Sudah malu, jadi tak mau lagi. Takut dianggap sok saleh, takut dinilai menggurui, hingga akhirnya kebenaran dibiarkan berlalu tanpa suara. Tiada bekas dan tanda kebaikan. Bahkan memungkinkan untuk bisa memberikan nasihat, tetapi memilih menolak. Padahal boleh jadi satu kalimat yang tulus menjadi sebab hidayah bagi seseorang, bahkan menjadi amal yang terus mengalir hingga hari kiamat.

Dari hati yang paling dalam, sejujurnya aku bisa berdzikir, dan bercita-cita dzikir yang panjang di malam hari. Terbayang indahnya. Sayang selalu terlewatkan karena capek, siang berat, malam ketiduran. Jari sibuk menggulir layar, pikiran sibuk mengejar dunia, sementara lisan enggan menyebut nama Rabb yang telah memberikan segalanya. Terus sejatinya apa maunya, hei raga yang fana!

Padahal Allah telah mengingatkan bahwa orang-orang beriman sejatinya tidak menunda ketaatan. Selalu memberikan respon dan tindakan di kesempatan pertama. Tetapi kenapa menundanya?

فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ

“Maka berlomba-lombalah kalian dalam mengerjakan kebaikan.” (QS. Al-Baqarah: 148)

Allah juga berfirman:

وَسَارِعُوا إِلَىٰ مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

“Dan bersegeralah kamu menuju ampunan dari Tuhanmu dan menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi, yang disediakan bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Ali ‘Imran: 133)

Rasulullah ﷺ pun mengingatkan agar tidak menunda amal.

بَادِرُوا بِالْأَعْمَالِ فِتَنًا كَقِطَعِ اللَّيْلِ الْمُظْلِمِ

“Bersegeralah kalian melakukan amal-amal saleh sebelum datang berbagai fitnah yang bagaikan potongan-potongan malam yang gelap…” (HR. Muslim)

Bahkan kemalasan termasuk sesuatu yang selalu dimohonkan perlindungan darinya oleh Rasulullah ﷺ. Beliau berdoa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kemalasan bukan sekadar kehilangan waktu, kehilangan amal shalih, tetapi kehilangan kesempatan untuk mendekat kepada Allah. Hari yang berlalu tanpa tilawah adalah kesempatan yang hilang. Shalat sunnah yang ditinggalkan adalah pintu cinta Allah yang tertutup. Sedekah yang ditunda mungkin tidak pernah lagi sempat diberikan. Nasihat yang diurungkan bisa jadi membuat seseorang tetap berada dalam kesalahan.

Jangan menunggu semangat datang untuk beribadah. Justru beribadahlah, maka semangat akan mengikuti. Karena iman itu bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan serta kelalaian.

Hari ini mungkin kita masih mampu membaca Al-Qur’an. Besok belum tentu mata masih melihat huruf-hurufnya. Hari ini kita masih mampu bersujud. Besok belum tentu lutut masih kuat menopang tubuh. Hari ini kita masih mampu bersedekah. Besok belum tentu harta ataupun kesempatan masih ada.

Maka lawanlah malas dengan satu langkah kecil. Bukalah mushaf walau hanya satu halaman. Kerjakan dua rakaat walau singkat. Bersedekahlah walau sedikit. Berdzikirlah walau beberapa kali. Nasihatilah dengan lembut walau satu kalimat. Sebab Allah tidak menilai besarnya amal semata, tetapi keikhlasan dan kesinambungannya. Amal yang kecil namun dilakukan terus-menerus lebih dicintai daripada amal yang besar tetapi hanya sesekali.

Jangan biarkan kata “nanti” menjadi penghalang menuju surga. Karena sering kali, “nanti” adalah bisikan yang perlahan berubah menjadi “tidak pernah.” Semoga curahan hati ini menjadi pengingat bahwa musuh terbesar dalam perjalanan menuju Allah sering kali bukan ketidaktahuan, melainkan kebiasaan menunda ketaatan. Dari diri sendiri. Alias malas. Cirinya suka berkata nanti.

Tags: malasNanti

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Supardo on Wamenhaj Kunjungi LDII Tarakan, Ajak Generasi Muda Sehat Fisik dan Intelektual
  • Edy purwanto on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Sigit Budi Nugroho on LDII dan BJB Syariah Jajaki Kolaborasi Ekonomi Umat Berbasis Digital
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mengenal Cyber Crime, Jenisnya dan Cara Mengatasinya

Mengenal Cyber Crime, Jenisnya dan Cara Mengatasinya

May 23, 2023
Bank Sampah Graha Pena Silaturahim dengan LDII Sumsel Diskusikan Program Kebersihan Lingkungan

Bank Sampah Graha Pena Silaturahim dengan LDII Sumsel Diskusikan Program Kebersihan Lingkungan

July 16, 2026
LDII Kampung Udapi Hilir Distrik Aimas Silaturahim dengan Tokoh Masyarakat dan Aparat

LDII Kampung Udapi Hilir Distrik Aimas Silaturahim dengan Tokoh Masyarakat dan Aparat

November 19, 2024
Silaturahim dengan Staf Ahli BNPT, LDII Tegaskan Komitmen Perkuat Inklusivitas dan Kontribusi Kebangsaan

Silaturahim dengan Staf Ahli BNPT, LDII Tegaskan Komitmen Perkuat Inklusivitas dan Kontribusi Kebangsaan

July 16, 2026
Perkuat Komunikasi Kelembagaan, LDII Purwakarta Sambangi Kesbangpol

Perkuat Komunikasi Kelembagaan, LDII Purwakarta Sambangi Kesbangpol

0
Kadinsos Jabar Apresiasi Inisiatif LDII Edukasi Masyarakat Dukung Anak Berkebutuhan Khusus

Kadinsos Jabar Apresiasi Inisiatif LDII Edukasi Masyarakat Dukung Anak Berkebutuhan Khusus

0
Pengelolaan Sampah Pondok Pesantren LDII Tuai Apresiasi DLH Cimahi

Pengelolaan Sampah Pondok Pesantren LDII Tuai Apresiasi DLH Cimahi

0
LDII Semarakkan Hari Jadi Purwakarta dengan Fun Football 2026

LDII Semarakkan Hari Jadi Purwakarta dengan Fun Football 2026

0
Perkuat Komunikasi Kelembagaan, LDII Purwakarta Sambangi Kesbangpol

Perkuat Komunikasi Kelembagaan, LDII Purwakarta Sambangi Kesbangpol

July 20, 2026
Kadinsos Jabar Apresiasi Inisiatif LDII Edukasi Masyarakat Dukung Anak Berkebutuhan Khusus

Kadinsos Jabar Apresiasi Inisiatif LDII Edukasi Masyarakat Dukung Anak Berkebutuhan Khusus

July 20, 2026
Pengelolaan Sampah Pondok Pesantren LDII Tuai Apresiasi DLH Cimahi

Pengelolaan Sampah Pondok Pesantren LDII Tuai Apresiasi DLH Cimahi

July 20, 2026
LDII Semarakkan Hari Jadi Purwakarta dengan Fun Football 2026

LDII Semarakkan Hari Jadi Purwakarta dengan Fun Football 2026

July 20, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Perkuat Komunikasi Kelembagaan, LDII Purwakarta Sambangi Kesbangpol July 20, 2026
  • Kadinsos Jabar Apresiasi Inisiatif LDII Edukasi Masyarakat Dukung Anak Berkebutuhan Khusus July 20, 2026
  • Pengelolaan Sampah Pondok Pesantren LDII Tuai Apresiasi DLH Cimahi July 20, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.