Cirebon (21/9). DPP LDII menghadiri undangan hari ulang tahun (Harlah) Pondok Pesantren (Ponpes) KH Aqil Siradj (KHAS) Kempek dan Khatmil Juz ‘Amma. Kegiatan yang berlangsung di Ponpes KHAS Kempek, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat dihelat pada Minggu (20/9/2026).
“Silaturrahim ini menegaskan pentingnya merajut persaudaraan dan persatuan bangsa,” ujar Sekretaris DPP LDII, Hasim Nasution. Ia juga menyampaikan bahwa ukhuwah atau persaudaraan harus dibangun tanpa memandang latar belakang maupun tingkatan sosial, terlebih di dalam bingkai negara yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
“Ukhwah itu memang harus dibangun tanpa mengenal latar belakang. Ukhuwah juga harus ditanamkan untuk seluruh lapisan masyarakat, terutama negara kita berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, yang menempatkan kebhinnekaan bangsa sebagai modal sosial dalam membangun bangsa dan negara,” ungkap Hasim Nasution.
Ia menilai bahwa kehidupan ukhuwah di Indonesia sangat besar manfaatnya bagi keutuhan bangsa. Menurutnya, Nahdlatul Ulama (NU) sebagai salah satu ormas terbesar di Indonesia, beserta para kiainya telah memberikan teladan nyata yang patut dicontoh dalam merawat persatuan.
Sementara itu, salah satu Pimpinan Pondok Pesantren KHAS Kempek, KH Said Aqil Siradj, turut menyambut hangat kehadiran para tamu dan menekankan, pesantren menyimpan banyak nilai keistimewaan yang harus terus dilestarikan. Salah satunya adalah ukhuwah yang kental antar santri tanpa sekat suku maupun daerah.
“Sebenarnya banyak sekali hal-hal keistimewaan santri dan pesantren yang harus dilestarikan, antara lain ukhuwah yang sangat kental. Sesama santri itu tanpa ada sekat, semuanya menjadi satu, satu keluarga besar. Dari luar Jawa, baik dari dalam Jawa sendiri, Jawa, Sunda, kalau ada satu pesantren sekarang sudah satu keluarga, hilang sekat-sekat, hilang sekat suku sekat,” ujar KH Said Aqil Siradj.
Ia juga menegaskan umat Islam saat ini sangat perlu memperkuat ukhuwah demi membangun kekuatan yang solid, “Saat ini ukhuwah sangat dibutuhkan. Bila umat Islam bersatu walaupun beda mazhab, beda aliran, maka lahirlah kekuatan yang luar biasa,” pungkasnya.










