Gunungkidul (18/6). DPD LDII Kabupaten Gunungkidul turut ambil bagian dalam aksi bersih-bersih lingkungan dan kerja bakti di kawasan Pantai Sundak, Gunungkidul, Jumat (5/6/2026). Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten Gunungkidul tersebut menjadi rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.
Kegiatan tersebut menjadi upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan. Ketua DPD LDII Kabupaten Gunungkidul Wahono Budi Rustanto hadir bersama puluhan warga LDII dalam kegiatan yang mengusung tema “Saatnya Kita Bekerja untuk Iklim dan mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)”.
Kegiatan juga dihadiri Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, Komandan Kodim 0730/Gunungkidul Letkol Inf. Alfian Yudha Praniawan, Kapolres Gunungkidul AKBP Damus Asa, pimpinan organisasi perangkat daerah, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum.
Aksi bersih-bersih dilakukan secara gotong royong di sejumlah titik di kawasan Pantai Sundak. Para peserta memungut sampah, membersihkan area pesisir, dan mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia harus menjadi momentum untuk membangun budaya hidup bersih dan peduli lingkungan secara berkelanjutan. Menurutnya, Gerakan Indonesia ASRI yang diinisiasi pemerintah perlu diterjemahkan dalam tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten oleh masyarakat.
“Menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah memerlukan dukungan seluruh komponen masyarakat agar upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan efektif. Langkah sederhana seperti mengurangi sampah plastik, mengelola sampah dari sumbernya, dan menjaga kebersihan lingkungan perlu terus dibiasakan,” ujar Endah.
Wahono Budi Rustanto menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, gerakan menjaga lingkungan sejalan dengan salah satu program pengabdian LDII untuk bangsa pada bidang lingkungan hidup. Ia menilai kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi yang berkewajiban menjaga keseimbangan alam.
“Menjaga dan melestarikan lingkungan menjadi bagian dari dakwah yang terus kami sampaikan kepada warga agar tumbuh kesadaran untuk merawat alam dan memanfaatkannya secara bijaksana,” kata Wahono.
Wahono mengingatkan berbagai persoalan lingkungan akan semakin kompleks pada masa mendatang, termasuk di wilayah Gunungkidul yang memiliki karakteristik geografis dan sumber daya alam yang khas. Menurutnya, dampak perubahan iklim sudah mulai dirasakan melalui peningkatan suhu udara, perubahan pola musim, serta cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi.
“Perubahan iklim bukan lagi ancaman di masa depan, tetapi sudah kita rasakan saat ini. Karena itu, pemanfaatan sumber daya alam harus mempertimbangkan keberlanjutan. Manusia sangat bergantung pada lingkungan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, sehingga menjaga lingkungan pada hakikatnya adalah menjaga keberlangsungan hidup manusia sendiri,” ujarnya.









