Sleman (18/6). DPD LDII Kabupaten Sleman menggandeng peternak lokal dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban pada Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kolaborasi tersebut membuat proses penyembelihan dan distribusi daging kurban berjalan lebih cepat.
Pelaksanaan kurban dipusatkan di Masjid Al Manshurin, Karang Pakis, Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Cangkringan, Sleman, Rabu (27/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, DPD LDII Sleman menyembelih ratusan ekor sapi dan puluhan kambing. Seluruh daging kurban didistribusikan kepada masyarakat di sekitar lokasi serta para shahibul kurban.
Ketua pelaksana sekaligus penyembelih kurban, Sukemi, mengatakan keberhasilan pelaksanaan kurban tahun ini tidak terlepas dari sinergi antara warga LDII dan pengelola Karang Pakis Sembada Farm. Menurutnya, keterlibatan peternak lokal yang memiliki pengalaman dalam penanganan hewan kurban membantu seluruh rangkaian kegiatan berlangsung secara efektif.
“Pelaksanaan kurban tahun ini berjalan lancar berkat kerja sama yang baik antara panitia, warga, dan peternak lokal. Mulai dari proses penanganan hewan, penyembelihan, hingga pembagian daging dapat dilakukan dengan cepat dan tertib. Kolaborasi seperti ini memberi manfaat bagi semua pihak,” ujar Sukemi.
Proses penyembelihan dan pengolahan daging juga melibatkan sumber daya manusia dari warga LDII dan masyarakat sekitar. Pembagian tugas yang terorganisasi membuat pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu singkat tanpa mengurangi aspek kebersihan, keamanan pangan, dan ketepatan sasaran penerima daging kurban.
Ketua DPD LDII Kabupaten Sleman, Suwarjo, menilai kerja sama dengan peternak lokal merupakan bagian dari upaya memperkuat kontribusi sosial sekaligus memberdayakan potensi ekonomi masyarakat. Menurutnya, ibadah kurban tidak hanya memiliki dimensi spiritual, tetapi juga dapat mendorong tumbuhnya kolaborasi dan saling mendukung antarunsur masyarakat.
“Kurban mengajarkan kepedulian dan kebersamaan. Melalui kerja sama dengan peternak lokal, manfaatnya menjadi lebih luas karena tidak hanya dirasakan penerima daging kurban, tetapi juga menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Kami ingin pelaksanaan kurban menjadi momentum untuk memperkuat hubungan sosial dan meningkatkan nilai gotong royong,” kata Suwarjo.
Pengelola Karang Pakis Sembada Farm, Kiswanta, menyambut baik kolaborasi yang terjalin dengan DPD LDII Sleman. Ia menyediakan hewan kurban berkualitas serta tenaga terampil untuk mendukung proses penyembelihan dan pengolahan daging. Menurutnya, sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan pelaku usaha lokal dapat menciptakan dampak positif yang lebih besar bagi masyarakat.
“Kami merasa senang dapat terlibat dalam kegiatan ini. Pelaksanaan kurban menjadi ruang kolaborasi yang baik antara masyarakat dan pelaku usaha lokal. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus dikembangkan sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat luas,” ujar Kiswanta.









