Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Kemenag Apresiasi LDII Peduli Lingkungan dan Ketimpangan Sosial

2026/04/08
in Nasional
0
Direktur Penerangan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Muchlis M. Hanafi berbicara di Munas X LDII 2026. Foto: LINES.

Direktur Penerangan Islam Kementerian Agama (Kemenag), Muchlis M. Hanafi berbicara di Munas X LDII 2026. Foto: LINES.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (8/4). Direktur Penerangan Islam Kemenag, Muchlis M. Hanafi mengatakan, membahas ekoteologi berarti mengembalikan lagi pengelolaan alam kepada Alquran dan Hadis. Selain itu juga untuk menghadapi ketimpangan sosial di masyarakat.

Hal itu ia sampaikan pada perhelatan Munas X LDII pada Rabu (8/4) di Grand Ballroom Minhaajurrosyidin, Jakarta. Ia menjelaskan, ekoteologi adalah salah satu dari asta protas Kemenag yang juga menjadi turunan dari asta cita Presiden, yakni harmoni dengan alam, manusia, budaya.

Melalui ekoteologi, para lembaga dan tokoh agama berbicara mengenai ekologi. “Selama hidup di dunia dan melihat dampak kerusakan seperti global warming dan climate change, maka kita perlu bicara,” ujar Muchlis. Karena itu menurutnya, bukan saatnya lagi mempersoalkan khilafiyah, sementara justru masih banyak masalah bangsa, keumatan, ketahanan energi, yang harus diselesaikan bersama.

Ancaman krisis lingkungan kini mengancam warga dunia bukan hanya pakar lingkungan. Faktor kerusakan lingkungan menyebabkan iklim yang masif berubah, banjir bandang, dan bencana lainnya.

“Jika dikaitkan dengan ketahanan pangan yang menjadi program prioritas LDII, seperti budidaya sorgum, itu luar biasa,” kata Muchlis. Kita harus bersiap dengan swasembada pangan karena lahan telah berkurang jauh, katanya. Ia menilai, program kerja LDII sudah sesuai dengan prioritas pemerintah terutama bidang keagamaan. “LDII lebih berfokus kontribusi pada layanan keagamaan yang berdampak,” kata dia.

Selama ini, Kemenag telah berkolaborasi dengan Kementan untuk saling bersinergi membahas lingkungan memakai bahasa agama. “Ketika disampaikan dengan bahasa agama, para tokoh agama, santri akan lebih mudah menyerap informasi,” ujar Muchlis.

Mengutip data PBB mengenai indeks Food Loss and Waste, menyebut bahwa setiap tahun sisa pangan yang terbuang sebanyak 1,3 M ton limbah. “Sisa yang terbuang hampir lima puluh persen berasal dari dapur dan meja makan kita,” kata Muchlis.

Bahkan selama Ramadan, kata Muchlis menambahkan, pangan yang terbuang justru meningkat. Karena itu, ia mengapresiasi sistem pembuangan sisa makanan yang dilakukan LDII di pondok pesantren dan sekolah. Muchlis juga menyebut, fakta lainnya ada sebanyak 673 juta orang yang menderita kelaparan padahal sumber daya alam melimpah. “Hal ini yang miris, karena kemiskinan bukan karena kekurangan sumber daya alam tapi keserakahan manusia,” kata dia.

Ia menegaskan, karena itu penting untuk menjaga kelestarian lingkungan, mengelola bumi sesuai peruntukannya dengan pendekatan agama. Karena itu di Munas X LDII 2026 ini Muchlis mendukung dan mengapresiasi acara tersebut. “Semoga lahir program unggulan yang berdampak pada masyarakat,” kata Muchlis.

Tags: KemenagKetimpangan SosialldiiMunas X LDIIPeduli Lingkungan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • MasMT on LDII Adakan Diklat Dakwah Tingkatkan Kompetensi Khotib
  • AG1E on LDII Adakan Diklat Dakwah Tingkatkan Kompetensi Khotib
  • Nanang Naswito on Kunjungi Demplot Padi di Lahan Gambut, Ketua LDII Kalbar Dorong Penambahan Luasan Tanam
  • Nanang Naswito on LDII Berau Gelar Ngaji Khusus Wanita, Ingatkan Pentingnya Meningkatkan Ilmu Agama
  • Fadhil on Sinergi Ormas Islam Menguat, Ketua LDII Bone Masuk Kepengurusan MUI 2025–2030
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mensyukuri Nikmat Allah dengan Hati, Lisan, dan Perbuatan

Mensyukuri Nikmat Allah dengan Hati, Lisan, dan Perbuatan

February 21, 2026
Persinas ASAD Kota Cilegon dan Kabupaten Serang Gelar Refreshing Bersama

Persinas ASAD Kota Cilegon dan Kabupaten Serang Gelar Refreshing Bersama

July 2, 2025
Berbagi Kebahagiaan, LDII Kota Cilegon Berikan Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

Berbagi Kebahagiaan, LDII Kota Cilegon Berikan Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

March 17, 2025
Gubernur Lemhannas Dorong Generasi Muda LDII Siap Hadapi Ketidakpastian Global

Gubernur Lemhannas Dorong Generasi Muda LDII Siap Hadapi Ketidakpastian Global

April 9, 2026
Puncak Kezaliman

Puncak Kezaliman

0
Bapanas: Kedaulatan dan Kemandirian Pangan sebagai Pondasi Ketahanan Pangan

Bapanas: Kedaulatan dan Kemandirian Pangan sebagai Pondasi Ketahanan Pangan

0
Gubernur Lemhannas Dorong Generasi Muda LDII Siap Hadapi Ketidakpastian Global

Gubernur Lemhannas Dorong Generasi Muda LDII Siap Hadapi Ketidakpastian Global

0
KH Said Aqil Siradj: Setiap Ormas Punya Tanggung Jawab Dakwah Bijak

KH Said Aqil Siradj: Setiap Ormas Punya Tanggung Jawab Dakwah Bijak

0
Puncak Kezaliman

Puncak Kezaliman

April 14, 2026
Bapanas: Kedaulatan dan Kemandirian Pangan sebagai Pondasi Ketahanan Pangan

Bapanas: Kedaulatan dan Kemandirian Pangan sebagai Pondasi Ketahanan Pangan

April 9, 2026
Gubernur Lemhannas Dorong Generasi Muda LDII Siap Hadapi Ketidakpastian Global

Gubernur Lemhannas Dorong Generasi Muda LDII Siap Hadapi Ketidakpastian Global

April 9, 2026
KH Said Aqil Siradj: Setiap Ormas Punya Tanggung Jawab Dakwah Bijak

KH Said Aqil Siradj: Setiap Ormas Punya Tanggung Jawab Dakwah Bijak

April 9, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Puncak Kezaliman April 14, 2026
  • Bapanas: Kedaulatan dan Kemandirian Pangan sebagai Pondasi Ketahanan Pangan April 9, 2026
  • Gubernur Lemhannas Dorong Generasi Muda LDII Siap Hadapi Ketidakpastian Global April 9, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.