Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Artikel Opini

Ibu Aktor Penting dalam Pembiasaan Karakter Luhur

2025/12/31
in Opini
2
Ilustrasi: Pinterest.

Ilustrasi: Pinterest.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh Thonang Effendi*

Fondasi karakter luhur dibangun dari kebiasaan yang anak lihat, rasakan, dan tiru di rumah, terutama keteladanan yang dipraktikkan oleh ibu. Pengasuhan sehari-hari dengan kesabaran, penerimaan, arahan, latihan, motivasi, dan kepercayaan yang dilakukan secara konsisten, pelan namun pasti membangun fondasi karakter luhur dalam diri masing-masing anak.

Membayangkan sosok ibu, terpampang jelas dalam ingatan, klebatan-klebatan peristiwa di masa kecil saat diasuh oleh ibu. Juga peristiwa sehari-hari di rumah, bagaimana seorang istri—ibu dari anak-anak —mengasuh dan menjaga para buah hatinya.

Para wanita umumnya memang bukan ibu yang sempurna, melainkan seorang ibu biasa yang memiliki kekurangan, kadang bersikap dan berkata yang belum sepenuhnya sesuai dengan *parenting skills*. Lebih dari itu, keberadaan anak-anak justru membuat seorang ibu terus belajar untuk memberikan yang terbaik bagi anak-anaknya.

Momen Hari Ibu, 22 Desember tahun ini, menjadi momentum bagi seorang istri—ibu dari anak-anak —untuk merefleksikan diri, “Sudahkah mampu menjadi seorang ibu yang baik?” Sebuah pertanyaan sederhana yang membutuhkan waktu tidak sebentar untuk menjawabnya. Pertanyaan serupa juga sempat diajukan oleh seorang suami kepada sang istri, “Apa yang membuat Mama bahagia melihat anak-anak bertumbuh?”

Diam sejenak, keheningan pun menyeruak. Dengan tegas namun lembut, istri pun menjawab, “Ada kebahagiaan yang tidak bisa diukur dengan materi, yaitu saat Mama melihat anak-anak tumbuh sehat, cerdas, kreatif, dan baik hati. Kebahagiaan terbesar bagi Mama bukanlah saat melihat anak-anak berdiri di puncak prestasi duniawi, melainkan saat melihat mereka tumbuh menjadi pribadi yang shalih–shalihah dan mempraktikkan 29 karakter luhur.”

Istri pun melanjutkan, “Dunia mungkin melihat kesuksesan dari angka dan gelar, orang lain mungkin menilai kesuksesan dari peringkat dan pencapaian.” Ia kembali diam sejenak, lalu melanjutkan, “Bagi Mama, kesuksesan adalah ketika melihat anak-anak tetap menjaga ibadah di tengah hiruk-pikuk dunia, mendengar kata-kata anak-anak yang selalu bersyukur dan menyejukkan hati, melihat mereka saling rukun dan mendukung satu sama lain, serta melihat cara berteman mereka yang ramah dan gemar membantu sesama.”

Dari sepenggal dialog sederhana di ruang keluarga tersebut, kita dapat menyaksikan betapa penting peran ibu dalam meletakkan fondasi karakter luhur bagi anak-anaknya. Seorang ibu juga menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna. Anak-anak memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, ada satu hal yang mampu membingkai kelebihan dan kekurangan itu menjadi keunggulan pribadi, yaitu memiliki hati yang baik dan menerapkan 29 karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan saat ini yang menuntut kecepatan, pencapaian, dan validasi, tidak jarang sebagian generasi muda mengabaikan karakter luhur demi memenuhi tuntutan zaman. Di sinilah pentingnya 29 karakter luhur yang dikembangkan oleh LDII untuk dimiliki oleh generasi penerus, pewaris, dan pengisi kemerdekaan NKRI, guna mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045.

Seorang tokoh dunia pernah berkata, “Bila seseorang kehilangan karakter, maka dia kehilangan segalanya.” Pernyataan ini masih sangat relevan di percaturan global saat ini, ketika kepercayaan (*trust*) menjadi landasan utama dalam berbisnis dan bermuamalah.

Pribadi berkarakter yang senantiasa mempraktikkan 29 karakter luhur tidak terbentuk dalam hitungan hari, melainkan terus bertumbuh seiring bertambahnya usia dan kedewasaan. Dengan prinsip nggayuh marang kasampurnan—selalu berusaha menuju kesempurnaan—dari generasi ke generasi saling menjaga, mengondisikan, dan membangun fondasi agar 29 karakter luhur terus lestari, tumbuh, dan *mbalung sumsum* menjadi karakter asli (indigenous) dari setiap generasi penerus.

Dalam konteks ini, anak-anak membutuhkan peran seorang ibu yang menjaga konsistensi pembiasaan 29 karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari persiapan tidur, bangun tidur, berkegiatan, hingga kembali beristirahat. Dengan penuh kesadaran dan harapan besar terhadap masa depan anak-anaknya, seorang ibu mencurahkan segala perhatian, daya upaya, dan karyanya untuk menjadi figur serta contoh nyata dalam mempraktikkan 29 karakter luhur.

Seorang anak perempuan kelak akan menjadi ibu. Seorang anak laki-laki kelak akan menjadi ayah yang membantu dan membersamai istri—ibu dari anak-anaknya. Anak-anak hari ini, pada masanya, akan meletakkan fondasi 29 karakter luhur kepada generasi berikutnya, sebagaimana yang telah dilakukan oleh ibu mereka.

Pada akhirnya, sejenak kita renungkan refleksi sederhana di ruang keluarga. Sudahkah kita siap menjadi ibu teladan bagi anak-anak? Sudahkah kita siap menjadi suami teladan yang membantu dan membersamai istri—ibu dari anak-anak kita?

*) Thonang Effendi adalah Ketua Departemen Pendidikan Umum dan Pelatihan DPP LDII

Tags: ibuKarakter Luhur

Comments 2

  1. Gathot Wardoyo says:
    7 months ago

    Semoga para ibu , dan calon ibu membaca tulisan ini , kemudian mempraktikannya sehingga Generus2 handal akan menghiasi peradaban dunia dimass mendatang.

    Reply
  2. Vikki yulianti says:
    7 months ago

    Semoga kita semua bisa menjadi mama yang baik untuk anak2 dan bisa menjadi contoh yang baik untuk anak2

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Supardo on Wamenhaj Kunjungi LDII Tarakan, Ajak Generasi Muda Sehat Fisik dan Intelektual
  • Edy purwanto on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Sigit Budi Nugroho on LDII dan BJB Syariah Jajaki Kolaborasi Ekonomi Umat Berbasis Digital
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mengenal Cyber Crime, Jenisnya dan Cara Mengatasinya

Mengenal Cyber Crime, Jenisnya dan Cara Mengatasinya

May 23, 2023
Bank Sampah Graha Pena Silaturahim dengan LDII Sumsel Diskusikan Program Kebersihan Lingkungan

Bank Sampah Graha Pena Silaturahim dengan LDII Sumsel Diskusikan Program Kebersihan Lingkungan

July 16, 2026
LDII Kampung Udapi Hilir Distrik Aimas Silaturahim dengan Tokoh Masyarakat dan Aparat

LDII Kampung Udapi Hilir Distrik Aimas Silaturahim dengan Tokoh Masyarakat dan Aparat

November 19, 2024
Hari Ibu, Ida Royani Ingatkan Peran Perempuan Berdaya Ciptakan Rumah Tangga Harmonis

Hari Ibu, Ida Royani Ingatkan Peran Perempuan Berdaya Ciptakan Rumah Tangga Harmonis

December 22, 2024
Perkuat Komunikasi Kelembagaan, LDII Purwakarta Sambangi Kesbangpol

Perkuat Komunikasi Kelembagaan, LDII Purwakarta Sambangi Kesbangpol

0
Kadinsos Jabar Apresiasi Inisiatif LDII Edukasi Masyarakat Dukung Anak Berkebutuhan Khusus

Kadinsos Jabar Apresiasi Inisiatif LDII Edukasi Masyarakat Dukung Anak Berkebutuhan Khusus

0
Pengelolaan Sampah Pondok Pesantren LDII Tuai Apresiasi DLH Cimahi

Pengelolaan Sampah Pondok Pesantren LDII Tuai Apresiasi DLH Cimahi

0
LDII Semarakkan Hari Jadi Purwakarta dengan Fun Football 2026

LDII Semarakkan Hari Jadi Purwakarta dengan Fun Football 2026

0
Perkuat Komunikasi Kelembagaan, LDII Purwakarta Sambangi Kesbangpol

Perkuat Komunikasi Kelembagaan, LDII Purwakarta Sambangi Kesbangpol

July 20, 2026
Kadinsos Jabar Apresiasi Inisiatif LDII Edukasi Masyarakat Dukung Anak Berkebutuhan Khusus

Kadinsos Jabar Apresiasi Inisiatif LDII Edukasi Masyarakat Dukung Anak Berkebutuhan Khusus

July 20, 2026
Pengelolaan Sampah Pondok Pesantren LDII Tuai Apresiasi DLH Cimahi

Pengelolaan Sampah Pondok Pesantren LDII Tuai Apresiasi DLH Cimahi

July 20, 2026
LDII Semarakkan Hari Jadi Purwakarta dengan Fun Football 2026

LDII Semarakkan Hari Jadi Purwakarta dengan Fun Football 2026

July 20, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Perkuat Komunikasi Kelembagaan, LDII Purwakarta Sambangi Kesbangpol July 20, 2026
  • Kadinsos Jabar Apresiasi Inisiatif LDII Edukasi Masyarakat Dukung Anak Berkebutuhan Khusus July 20, 2026
  • Pengelolaan Sampah Pondok Pesantren LDII Tuai Apresiasi DLH Cimahi July 20, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.