Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Nasional

Hari Bumi 2026, LDII Ingatkan Tanggung Jawab Bersama Jaga Bumi sebagai Amanah

2026/04/23
in Nasional
0
Ilustrasi: Pinterest.

Ilustrasi: Pinterest.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (23/4). Hari Bumi atau Earth Day yang diperingati setiap tanggal 22 April menjadi pengingat pentingnya tanggung jawab individu maupun kolektif dalam menjaga lingkungan dan mengatasi krisis lingkungan. DPP LDII menilai, Hari Bumi menjadi ruang refleksi untuk memperkuat kesadaran, bahwa menjaga bumi adalah bagian dari amanah yang harus dijalankan secara berkelanjutan.

Anggota Departemen Litbang, IPTEK, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup (LISDAL) DPP LDII, Siham Affata, menegaskan, isu lingkungan kini sudah berdampak langsung pada kehidupan masyarakat. Sekaligus tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan yang jauh dari keseharian.

Ia mengingatkan bahwa meningkatnya bencana di Indonesia menjadi alarm serius kondisi lingkungan saat ini, “Bercermin ke tahun 2025 lalu. BNPB mencatat ada lebih dari 3.100 bencana yang terjadi pada tahun itu. Akar masalahnya adalah luas hutan menyusut, daya serap air berkurang, dan alih fungsi lahan tidak terkendali, diperburuk dengan perubahan iklim global,” ujar Siham Afatta.

Menurutnya, masyarakat termasuk warga LDII turut menjadi pihak yang terdampak langsung dari krisis tersebut, sehingga kesadaran ekologis menjadi kebutuhan bersama yang tidak bisa ditunda. LDII memandang bahwa isu lingkungan tidak dapat dilepaskan dari dimensi spiritual. Menjaga bumi bukan hanya urusan sosial, tetapi juga bagian dari tanggung jawab keimanan manusia sebagai khalifah di muka bumi.

“Sejauh apa kesadaran dan upaya manusia dalam menjaga dan melestarikan lingkungan menjadi tolok ukur perwujudan tauhid. Kita dituntut menjaga hubungan vertikal dengan Allah, sekaligus harmonis secara horisontal dengan alam dan sesama makhluk, termasuk bumi ini,” jelas Siham.

Ia menambahkan, dakwah perlu hadir dengan nilai ekologis yang nyata dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya berhenti pada wacana. Dalam praktiknya, kepedulian terhadap lingkungan harus tercermin dalam kebiasaan, tindakan, hingga cara pandang terhadap alam.

Siham juga menyoroti kondisi global yang semakin mengkhawatirkan akibat triple planetary crisis yang mencakup perubahan iklim, polusi, dan hilangnya keanekaragaman hayati.

“Tiga krisis planet utama ini sedang terjadi secara bersamaan, dan dampaknya semakin nyata. Pertanyaannya: apakah kita ingin ini terus berlanjut? Ini adalah krisis lintas generasi,” ujarnya.

Ia menekankan kondisi ini perlu menjadi bahan muhasabah bersama, terutama dalam momentum Hari Bumi, “Hari Bumi menjadi ajakan untuk bermuhasabah, apakah tindakan kita saat ini mendorong bumi pulih atau justru memperburuknya?” tambahnya.

Dalam pandangan LDII, isu lingkungan memiliki dasar kuat dalam nilai-nilai keagamaan melalui pendekatan ekoteologi. Siham menjelaskan bahwa menjaga bumi berkaitan erat dengan konsep keseimbangan (mizan), larangan berlebih-lebihan (isrof), dan larangan merusak (fasad) dalam ajaran Islam.

Menurut Siham, tantangan terbesar dalam isu lingkungan bukan hanya kurangnya aksi, tetapi belum tertanamnya kesadaran ekologis secara menyeluruh dalam sistem kehidupan Masyarakat.

“Kita perlu memastikan nilai pelestarian lingkungan melandasi perilaku, budaya, ekonomi, hingga kebijakan. Jika tidak, kita akan membangun masyarakat yang tidak berkelanjutan, yang hanya berorientasi pada hasil jangka pendek,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pola hidup tidak berkelanjutan pada akhirnya dapat menggerus amanah bumi yang dititipkan kepada manusia.

Dalam upaya memperkuat gerakan lingkungan, LDII menempatkan generasi muda sebagai aktor utama perubahan. Pascamusyawarah Nasional X LDII 2026, program lingkungan disebut akan diperkuat melalui berbagai pendekatan, mulai dari penguatan komunitas, peningkatan kapasitas, hingga kolaborasi lintas pihak.

“InsyaAllah, upaya pelestarian lingkungan akan terus diperkuat dari sisi aktor, motivasi, kapasitas, dan konteks. Kader Generasi Muda Indonesia Bela Lingkungan (Gemilang) LDII akan terus dikembangkan melalui jejaring dan kolaborasi lintas pihak,” kata Siham.

LDII juga mendorong lahirnya champion dari kalangan pemuda LDII untuk menjadi penggerak dan inspirasi bagi generasi lainnya dalam isu lingkungan. Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat sipil akan terus diperluas dalam berbagai aksi nyata, seperti pengelolaan sampah, pengurangan emisi, hingga konservasi alam.

“LDII tidak bisa berjalan sendiri dalam membangun keteladanan lingkungan pada warganya. Sehingga, *insyaAllah,* kolaborasi dengan pihak pemerintah dan masyarakat sipil akan terus kami rajut, jalin dan perkuat sehingga, geliat warga LDII lebih terkelola dan sistematis,” lanjutnya.

Ke depan, LDII menilai bahwa penguatan dakwah ekologis tidak hanya berhenti pada tataran kesadaran, tetapi perlu diwujudkan dalam langkah-langkah yang lebih konkret di lapangan dengan melibatkan masyarakat secara lebih luas dan berkelanjutan.

“InsyaAllah, dalam dakwah ekologis LDII, konteks perubahan di tapak ke depannya masih akan terpusat pada isu pengelolaan sampah dan polusi, aksi pengurangan emisi GRK dan penerapan energi terbarukan, konservasi alam dan keanekaragaman hayati, dan insyaAllah semakin baik lagi pelaksanaannya berdampingan dengan masyarakat dan semakin inklusif,” tutupnya.

Tags: AmanahHari Bumi 2026Jaga BumiTanggung Jawab Bersama

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • MasMT on LDII Adakan Diklat Dakwah Tingkatkan Kompetensi Khotib
  • AG1E on LDII Adakan Diklat Dakwah Tingkatkan Kompetensi Khotib
  • Nanang Naswito on Kunjungi Demplot Padi di Lahan Gambut, Ketua LDII Kalbar Dorong Penambahan Luasan Tanam
  • Nanang Naswito on LDII Berau Gelar Ngaji Khusus Wanita, Ingatkan Pentingnya Meningkatkan Ilmu Agama
  • Fadhil on Sinergi Ormas Islam Menguat, Ketua LDII Bone Masuk Kepengurusan MUI 2025–2030
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Penentuan Awal Bulan Hijriyah

Penentuan Awal Bulan Hijriyah

February 16, 2026
BMT Rukun Abadi Catat Surplus dan Penguatan Layanan Syariah

BMT Rukun Abadi Catat Surplus dan Penguatan Layanan Syariah

April 20, 2026
Cicak Bisa Sebabkan Keracunan?

Cicak Bisa Sebabkan Keracunan?

February 12, 2025

Kisah Uda DR Agita Tjandra

October 5, 2009
Buka Musda VI LDII Way Kanan, Bupati Ajak Tingkatkan Kualitas SDM

Buka Musda VI LDII Way Kanan, Bupati Ajak Tingkatkan Kualitas SDM

0
LDII Babel dan BPDASHL Baturusa Cerucuk Diskusikan Penghijauan

LDII Babel dan BPDASHL Baturusa Cerucuk Diskusikan Penghijauan

0
LDII Silaturrahim dengan Kelurahan dan MUI Baros untuk Perkuat Sinergi

LDII Silaturrahim dengan Kelurahan dan MUI Baros untuk Perkuat Sinergi

0
LDII Kepulauan Riau Bekali Calon Jamaah Haji dengan Manasik dan Edukasi Kesehatan

LDII Kepulauan Riau Bekali Calon Jamaah Haji dengan Manasik dan Edukasi Kesehatan

0
Buka Musda VI LDII Way Kanan, Bupati Ajak Tingkatkan Kualitas SDM

Buka Musda VI LDII Way Kanan, Bupati Ajak Tingkatkan Kualitas SDM

April 23, 2026
LDII Babel dan BPDASHL Baturusa Cerucuk Diskusikan Penghijauan

LDII Babel dan BPDASHL Baturusa Cerucuk Diskusikan Penghijauan

April 23, 2026
LDII Silaturrahim dengan Kelurahan dan MUI Baros untuk Perkuat Sinergi

LDII Silaturrahim dengan Kelurahan dan MUI Baros untuk Perkuat Sinergi

April 23, 2026
LDII Kepulauan Riau Bekali Calon Jamaah Haji dengan Manasik dan Edukasi Kesehatan

LDII Kepulauan Riau Bekali Calon Jamaah Haji dengan Manasik dan Edukasi Kesehatan

April 23, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Buka Musda VI LDII Way Kanan, Bupati Ajak Tingkatkan Kualitas SDM April 23, 2026
  • LDII Babel dan BPDASHL Baturusa Cerucuk Diskusikan Penghijauan April 23, 2026
  • LDII Silaturrahim dengan Kelurahan dan MUI Baros untuk Perkuat Sinergi April 23, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Shalat
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
    • Jadwal Shalat
  • DESAIN GRAFIS
    • Kerja Bakti Nasional 2025 dan 17 Agustus 2025

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.