Bandar Lampung (23/10). DPW LDII Lampung menghadiri undangan “Pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) XI MUI Lampung”. Acara itu bertajuk “Meneguhkan Khidmah Ulama, Memperkuat Ketahanan Umat, dan Membangun Lampung Berkeadaban”.
“Semoga Musda IX MUI Lampung berlangsung dengan sejuk, damai, dan menghasilkan keputusan terbaik bagi kemaslahatan umat. MUI berperan strategis sebagai teladan bagi ormas Islam,” ujar Ketua DPW LDII Lampung, M Aditya, di Hotel Horison, Lampung, pada Kamis (15/10/2026).
Lebih lanjut, ia berharap, MUI dapat terus menjadi payung besar dan tenda besar bagi umat Islam, “Tempat seluruh ormas dapat berteduh, berkomunikasi, bersinergi, dan berkontribusi sesuai dengan kapasitas masing-masing,” tutur Aditya.
Aditya mengungkapkan, kehadiran LDII pada forum tersebut, sebagai komitmen untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, “Membangun komunikasi lintas ormas, dan mendukung kolaborasi ulama dan pemerintah, mewujudkan Lampung yang maju dan harmonis,” tuturnya.
Saat memberikan sambutan, Ketua Umum MUI Lampung, KH Moch Mukri mengungkapkan, MUI merupakan rumah besar seluruh umat Islam, “MUI harus mampu menaungi keberagaman dan menjadi ruang kolaborasi seluruh elemen umat,” katanya.
Menurut Mukri, perbedaan bukanlah penghalang untuk bersatu, “Melainkan kekayaan yang harus dikelola menjadi kekuatan bersama. Alhamdulillah di Lampung, antarormas dapat saling berkolaborasi,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Mukri berpesan, kehadiran MUI harus memberikan ketentraman dan kesejukan di tengah masyarakat, “Bukan justru menimbulkan ketakutan. MUI harus menjadi bagian dari solusi atas permasalahan umat. Dengan mengedepankan pendekatan yang bijaksana, inklusif dan menyejukkan,” tutupnya.











