Sorong (19/10). Generus LDII Papua Barat Daya gotong-royong membersihkan pesisir pantai sebagai implementasi 29 Karakter Luhur dan kepedulian lingkungan. Kegiatan yang diikuti belasan generus tersebut berlangsung di kawasan Pelabuhan SAR, Kota Sorong pada Minggu (27/9/2026).
Ketua Pelaksana, Yayan Dirja mengatakan, aksi bersih pantai tersebut merupakan bentuk nyata penerapan 29 Karakter Luhur, khususnya kepedulian terhadap lingkungan dan semangat kerja sama. “Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian generus terhadap kebersihan pesisir Kota Sorong yang masih banyak tercemar sampah,” jelas Yayan.
Pelabuhan SAR Sorong merupakan salah satu gerbang transportasi laut di Provinsi Papua Barat Daya yang melayani aktivitas penumpang dan bongkar muat barang. Di kawasan tersebut juga terdapat Pantai Pelindo yang menjadi salah satu sarana rekreasi bagi masyarakat. “Dengan aktivitas yang cukup ramai, kebersihan kawasan pesisir menjadi hal penting yang perlu diperhatikan,” imbuh Yayan.
Dalam pelaksanaannya, para generus bersama-sama membersihkan kawasan pesisir dengan memungut sampah yang berserakan di sekitar pantai. Sampah juga banyak ditemukan di area perairan, sehingga para generus turut membersihkan bagian tersebut.
Yayan menyebut, aksi dilakukan secara gotong-royong sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan. “Kami berharap kehadiran generus melalui kegiatan ini tidak hanya membantu membersihkan lingkungan, tetapi juga dapat menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan kawasan pesisir,” kata Yayan.
Sementara itu, Merfinho, salah satu pekerja pantai, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada LDII yang telah membantu membersihkan kawasan Pantai Pelindo. “Memang di sini menjadi salah satu tempat masuknya sampah. Selain itu, sering terjadi abrasi pantai dan kondisi cuaca yang tidak menentu juga membawa sampah dari berbagai arah,” ujar Merfinho.
Ia menjelaskan, sampah yang masuk ke kawasan tersebut berasal dari berbagai wilayah. Dari arah selatan, sampah terbawa dari kawasan Doom dan sejumlah pulau lainnya.
Dari arah barat, sampah berasal dari sekitar Pasar Boswezen, Rufei, hingga kawasan reklamasi. Sementara dari arah timur, sampah turut terbawa dari kawasan Arena Pasar Remu dan Jalan Baru. “Sering kali setiap minggu banyak sampah yang masuk ke sini,” katanya.
Aksi bersih pantai tersebut menjadi wujud kepedulian generasi muda LDII terhadap kelestarian lingkungan sekaligus penerapan 29 Karakter Luhur dalam kehidupan bermasyarakat. Generus LDII Papua Barat Daya berharap kesadaran menjaga kebersihan pesisir semakin tumbuh, sehingga upaya penanganan sampah tidak hanya bergantung pada kegiatan pembersihan, tetapi juga didukung kebiasaan masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.











