Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Esai kehidupan (17)

2009/08/11
in Nasehat
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Salah satu kegagalan Nabi Musa ketika berguru kepada Nabi Khidhir adalah faktor kesabaran. Padahal sudah sejak awal Nabi Khidir mengingatkan untuk bersabar, dengan cara jangan bertanya atau berkomentar ketika melihat apa yang dilakukan olehnya. Nyatanya, Nabi Musa kurang sabar menanti dan menunggu piwulang yang diberikan kepadanya. Hasilnya hanya tiga kejadian saja yang terungkap. Padahal kalau seandainya Nabi Musa lebih sabar, dengan berdiam diri tidak bertanya, niscaya beberapa ilmu Allah – yang di kalangan nahdhiyin disebut ilmu laduni – akan terungkap lebih banyak lagi, itu harapan Nabi SAW. 

Kejadian itu sudah berlalu. Tapi darinya kita bisa belajar bahwa kesabaran adalah faktor yang penting dalam hidup ini. Kesabaran adalah faktor sukses seseorang. Kesabaran memang kunci segala hal. Bahkan seorang sahabat sampai pada kesimpulan; dengan cinta dan sabar tidak ada yang tidak mungkin. Juga dalam menikmati dan mengenali esensi hidup ini, sabar adalah kuncinya. Di dalam Kitab-Nya Allah berfirman; Innallaaha ma’as shobiriin – Sesungguhnya Allah beserta orang – orang yang sabar. (al-Baqoroh 153).

Untuk memahami kontek sabar dalam firman Allah tersebut mari kita simak firman Allah dalam Surat al-Anfaal 65 – 66. Allah berfirman: Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti. Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan. Maka jika ada diantaramu seratus orang yang sabar, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang kafir; dan jika diantaramu ada seribu orang (yang sabar), niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ribu orang, dengan seizin Allah. Dan Allah beserta orang-orang yang sabar.

Ayat di atas menerangkan bahwa kalau sabar, 20 orang iman bisa mengalahkan 200 orang kafir. Kemudian Allah memberi keringanan jika ada 100 orang iman yang sabar bisa mengalahkan 200 orang kafir. Pada praktiknya ketika Perang Badar 300 tentara islam bisa mengalahkan 1000 tentara kafir. Kunci kemenangan pada Perang Badar adalah sabar. Bagaimana tentara islam bisa sabar? Sebab mereka telah mendapatkan akses  pertolongan Allah yang berjanji akan membantu mereka dengan tentara berupa malaikat, sebanyak 5.000 malaikat. Dengan kata lain kesabaran diperoleh dengan cara mengakses kekuatan Allah. Kalau keadaan normal 300 orang tentu akan kalah melawan 1000 orang. Akan tetapi dengan kekuatan dan pertolongan dari Allah, maka 300 orang bisa mengalahkan 1000 orang. Karena hakekatnya 300 orang itu adalah 5300 orang.

Jadi, pengertian Allah beserta orang – orang yang sabar mengandung pengertian mengakses dulu kekuatan Allah sehingga bisa memiliki kekuatan melebihi keadaan normal manusia untuk bersabar. Tanpa kekuatan dan pertolongan Allah akan susah untuk memperoleh predikat sabar. Pada Perang Uhud contohnya, karena tidak sabar, pertolongan Allah hilang dan orang iman kalah melawan orang kafir. Dengan demikian kesabaran beriringan dengan kedekatan kita kepada Allah. Semakin dekat kita kepadaNya, semakin besar peluang memperoleh cadangan energi yang besar dariNya, sehingga bisa sabar menghadapi segala situasi yang menimpa. Hal ini selaras dengan firman Allah dalam surat An-Nahl ayt 126 – 127, Dan jika kamu memberikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang sabar. Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan.

Benih kesabaran akan tersemai seiring kedekatan kita pada Allah. Manusia punya kekuatan biasa, Allah lah yang luar biasa. Dengan pendekatan diri kita kepadaNya berarti semakin terbuka jalan memperoleh energiNya. Kesabaran yang kecil akan tumbuh menjadi besar dan besar, ketika kita menyatu dengan Sang Pencipta dan hukum – hukumnya. Hal ini tidak bisa diperoleh jika kita tidak mengenaliNya.

Oleh :Faizunal Abdillah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Supardo on Wamenhaj Kunjungi LDII Tarakan, Ajak Generasi Muda Sehat Fisik dan Intelektual
  • Edy purwanto on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Sigit Budi Nugroho on LDII dan BJB Syariah Jajaki Kolaborasi Ekonomi Umat Berbasis Digital
  • Trending
  • Comments
  • Latest
DLH Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Lingkungan Hidup di Ponpes Wali Barokah

DLH Jatim Gelar Bimtek Pengelolaan Lingkungan Hidup di Ponpes Wali Barokah

November 26, 2025
Ketika AI Bertemu Akhlak, Siswa Budi Utomo Gadingmangu Lukis Karakter Luhur Lewat Desain Digital

Ketika AI Bertemu Akhlak, Siswa Budi Utomo Gadingmangu Lukis Karakter Luhur Lewat Desain Digital

September 12, 2025
LDII Kaltim Dukung Langkah Strategis Gubernur Jaga Kondusivitas Kewilayahan

LDII Kaltim Dukung Langkah Strategis Gubernur Jaga Kondusivitas Kewilayahan

September 11, 2025
LDII Apresiasi Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Serahkan Bantuan Mobil Operasional Program Kemaslahatan BPKH

LDII Apresiasi Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Serahkan Bantuan Mobil Operasional Program Kemaslahatan BPKH

July 29, 2025
LDII Singkawang Ingatkan Penguatan Ketahanan Keluarga dan Keharmonisan

LDII Singkawang Ingatkan Penguatan Ketahanan Keluarga dan Keharmonisan

0
Muharam: Bulan Penuh Keberkahan dan Momentum Hijrah Menuju Kebaikan

Muharam: Bulan Penuh Keberkahan dan Momentum Hijrah Menuju Kebaikan

0
LDII Srengseng Tebar Ratusan Paket untuk Warga

LDII Srengseng Tebar Ratusan Paket untuk Warga

0
Teguhkan Komitmen Persatuan dan Kesatuan, LDII Kerinci Gelar Pengajian Akbar

Teguhkan Komitmen Persatuan dan Kesatuan, LDII Kerinci Gelar Pengajian Akbar

0
LDII Singkawang Ingatkan Penguatan Ketahanan Keluarga dan Keharmonisan

LDII Singkawang Ingatkan Penguatan Ketahanan Keluarga dan Keharmonisan

June 10, 2026
Muharam: Bulan Penuh Keberkahan dan Momentum Hijrah Menuju Kebaikan

Muharam: Bulan Penuh Keberkahan dan Momentum Hijrah Menuju Kebaikan

June 10, 2026
LDII Srengseng Tebar Ratusan Paket untuk Warga

LDII Srengseng Tebar Ratusan Paket untuk Warga

June 10, 2026
Teguhkan Komitmen Persatuan dan Kesatuan, LDII Kerinci Gelar Pengajian Akbar

Teguhkan Komitmen Persatuan dan Kesatuan, LDII Kerinci Gelar Pengajian Akbar

June 10, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Singkawang Ingatkan Penguatan Ketahanan Keluarga dan Keharmonisan June 10, 2026
  • Muharam: Bulan Penuh Keberkahan dan Momentum Hijrah Menuju Kebaikan June 10, 2026
  • LDII Srengseng Tebar Ratusan Paket untuk Warga June 10, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.