Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Headlines

DPP LDII Ingatkan Pemerintah dan Masyarakat Praktikkan Hidup Bersahaja ‘Muzhid Mujhid’

2026/06/15
in Headlines, Nasional
0
Ilustrasi: Pinterest.

Ilustrasi: Pinterest.

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Jakarta (15/6). Gejolak perekonomian global yang memicu pelemahan nilai tukar rupiah, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), serta lonjakan inflasi domestik memerlukan respons strategis dari seluruh lapisan masyarakat. Menanggapi situasi tersebut, DPP LDII mengajak masyarakat untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dengan mencari sumber penghasilan tambahan rumah tangga, menerapkan prinsip kepedulian sosial dan kesederhanaan, salah satunya melalui konsep keteladanan ekonomi syariah yang bersahaja.

Ketua Umum DPP LDII, Dody Taufiq Wijaya, menegaskan bahwa ketahanan nasional di masa krisis sangat ditentukan oleh ketahanan ekonomi di tingkat terkecil, yaitu keluarga. Dalam menghadapi tekanan daya beli akibat kenaikan harga bahan pokok dan BBM, LDII mendorong mengatur-ulang pola konsumsi umat dengan merujuk pada kearifan nilai-nilai religiusitas yang Islami.

“Dalam situasi ekonomi yang penuh tantangan ini, kami mengajak warga untuk kembali mempraktikkan prinsip muzhid mujhid. Muzhid berarti hidup zuhud, sederhana, bersahaja, jauh dari konsumtif, dan mampu menahan diri dari belanja yang bukan prioritas. Sementara mujhid bermakna bersungguh-sungguh dalam mencari maisyah yang halal, giat bekerja, dan hidup produktif. Kombinasi antara kecermatan dan kesederhanaan dalam pengeluaran serta kerja keras dalam mencari sumber-sumber penghasilan tambahan rumah tangga adalah benteng utama keluarga muslim saat ini,” ujar Dody Taufiq Wijaya dalam keterangan resminya di Jakarta.

Dody menambahkan bahwa ketimbang larut dalam kepanikan (panic buying) belanja kebutuhan pokok, atau mengeluhkan keadaan, umat Islam seyogianya menjadikan momentum ini untuk membersihkan harta melalui zakat, infak, dan sedekah guna membantu sesama yang terdampak lebih parah. Solidaritas sosial dinilai menjadi bantalan sosial alami yang paling efektif meredam gejolak di masyarakat.

Sejalan dengan pandangan tersebut, Ekonom Universitas Pembangunan Nasional (UPN) “Veteran” Yogyakarta sekaligus Sekretaris Majelis Pakar DPP LDII, Ardito Bhinadi, menjelaskan bahwa tekanan ekonomi nasional saat ini tidak dapat dilepaskan dari gejolak global, mulai dari ketidakpastian pasar keuangan, fluktuasi harga energi dan pangan, hingga tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Kondisi tersebut dapat berdampak pada biaya produksi, harga barang kebutuhan, serta daya beli masyarakat.

“Dalam situasi seperti ini, prinsip muzhid dan mujhid relevan diterapkan secara seimbang, baik oleh masyarakat maupun pemerintah. Bagi keluarga, muzhid berarti hidup bersahaja, hemat dan cermat, tidak konsumtif, mampu memprioritaskan kebutuhan pokok serta produktif. Mujhid berarti tetap bekerja keras, kreatif, meningkatkan keterampilan, dan jeli dalam mencari peluang untuk mendapatkan sumber-sumber penghasilan yang halal,” ujar Ardito.

Menurut Ardito, prinsip yang sama juga penting bagi pemerintah. Muzhid dalam tata kelola negara dapat dimaknai sebagai kehati-hatian fiskal, penggunaan anggaran yang efektif, tepat sasaran dan mendatangkan manfaat yang besar, dibarengi dengan efisiensi belanja, pengurangan pemborosan anggaran, serta prioritas pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Sementara mujhid berarti pemerintah perlu bekerja lebih sungguh-sungguh memperkuat sektor produktif, menjaga stabilitas harga, memperluas lapangan kerja, mendukung UMKM, dan memperkuat ketahanan pangan serta energi nasional.

“Ketahanan ekonomi tidak hanya dibangun dari penghematan masyarakat, tetapi juga dari kebijakan publik yang efektif, adil, dan produktif. Masyarakat perlu bijak dalam konsumsi, pemerintah perlu bijak dalam belanja. Masyarakat perlu produktif, pemerintah juga perlu responsif dan bekerja keras menciptakan iklim ekonomi yang sehat,” jelasnya.

Makna muzhid dan mujhid dalam konteks hari ini, menurut Ardito adalah hidup sederhana tanpa kehilangan semangat produktif. “Semua pihak mulai keluarga, pelaku usaha, masyarakat, dan pemerintah perlu bergerak bersama: hemat dalam hal yang tidak perlu, serius dalam hal yang produktif, serta peduli kepada kelompok yang paling terdampak,” pungkas Ardito.

DPP LDII terus mengoptimalkan peran UMKM dan pembiayaannya melalui Baitul Maal wat Tamwil (BMT) di tingkat akar rumput, untuk memberikan akses pembiayaan yang mudah dan berbasis syariah bagi para pelaku usaha kecil. Edukasi mengenai literasi keuangan keluarga berbasis prinsip muzhid mujhid tersebut, juga digencarkan melalui majelis-majelis taklim LDII di seluruh Indonesia, untuk memastikan umat tetap berdaya dan tangguh melewati masa-masa sulit.

Tags: BersahajaDPP LDIILiterasi KeuanganMasyarakatMujhidMuzhidpemerintah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Surahman on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Supardo on Wamenhaj Kunjungi LDII Tarakan, Ajak Generasi Muda Sehat Fisik dan Intelektual
  • Edy purwanto on LDII Pasangkayu Latih Generasi Muda Jadi Entrepreneur Kreatif dan Berdaya Saing
  • Sigit Budi Nugroho on LDII dan BJB Syariah Jajaki Kolaborasi Ekonomi Umat Berbasis Digital
  • Trending
  • Comments
  • Latest
LDII Barito Kuala Hadiri Sosialisasi Penyembelihan Kurban MUI

LDII Barito Kuala Hadiri Sosialisasi Penyembelihan Kurban MUI

June 5, 2026
Silaturahim LDII dan MUI Sulsel, Perkuat Sinergi Dakwah dan Nasionalisme

Silaturahim LDII dan MUI Sulsel, Perkuat Sinergi Dakwah dan Nasionalisme

October 2, 2025
DPD LDII Batam

LDII Kota Batam dan DPRD Bahas Kerukunan Umat Beragama

January 12, 2024

Apakah tujuan LDII?

September 18, 2008
LDII Tanjung Raja Perkuat Konsolidasi Organisasi Melalui Rakorcab

LDII Tanjung Raja Perkuat Konsolidasi Organisasi Melalui Rakorcab

0
Sapi Kurban Itu Naik Pompong untuk Semarakkan Idul Adha

Sapi Kurban Itu Naik Pompong untuk Semarakkan Idul Adha

0
KIM DPP LDII: Generasi Muda Perlu Tingkatkan Literasi Medsos untuk Etalase Organisasi

KIM DPP LDII: Generasi Muda Perlu Tingkatkan Literasi Medsos untuk Etalase Organisasi

0
DPP LDII Ingatkan Pemerintah dan Masyarakat Praktikkan Hidup Bersahaja ‘Muzhid Mujhid’

DPP LDII Ingatkan Pemerintah dan Masyarakat Praktikkan Hidup Bersahaja ‘Muzhid Mujhid’

0
LDII Tanjung Raja Perkuat Konsolidasi Organisasi Melalui Rakorcab

LDII Tanjung Raja Perkuat Konsolidasi Organisasi Melalui Rakorcab

June 15, 2026
Sapi Kurban Itu Naik Pompong untuk Semarakkan Idul Adha

Sapi Kurban Itu Naik Pompong untuk Semarakkan Idul Adha

June 15, 2026
KIM DPP LDII: Generasi Muda Perlu Tingkatkan Literasi Medsos untuk Etalase Organisasi

KIM DPP LDII: Generasi Muda Perlu Tingkatkan Literasi Medsos untuk Etalase Organisasi

June 15, 2026
DPP LDII Ingatkan Pemerintah dan Masyarakat Praktikkan Hidup Bersahaja ‘Muzhid Mujhid’

DPP LDII Ingatkan Pemerintah dan Masyarakat Praktikkan Hidup Bersahaja ‘Muzhid Mujhid’

June 15, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • LDII Tanjung Raja Perkuat Konsolidasi Organisasi Melalui Rakorcab June 15, 2026
  • Sapi Kurban Itu Naik Pompong untuk Semarakkan Idul Adha June 15, 2026
  • KIM DPP LDII: Generasi Muda Perlu Tingkatkan Literasi Medsos untuk Etalase Organisasi June 15, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

KATEGORI

Kirim Berita via Telegram

klik tautan berikut:
https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2021-2026
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.