Bantaeng (2/6). Pengurus DPD LDII Kabupaten Bantaeng silaturrahim dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bantaeng yang baru, KH Hamzah Israil. Pertemuan berlangsung di Desa Ulugalung, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng, pada Minggu (24/5/2026).
Ketua MUI Bantaeng, Hamzah Israil, menegaskan pentingnya kerja sama seluruh elemen umat Islam untuk menghadirkan pembinaan yang terarah dan berkelanjutan. “Kolaborasi antarlembaga keumatan menjadi kunci dalam menjaga harmoni sosial sekaligus memperkuat pembinaan umat. Tantangan masyarakat saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan sinergi yang kuat dari seluruh komponen umat,” ujarnya.
Menurut Hamzah yang juga dikenal sebagai akademisi, dai, dan Pimpinan Pondok Pesantren As’adiyah Dapoko, pembinaan masyarakat perlu dilakukan melalui program-program keagamaan yang terstruktur dan berbasis keilmuan. “Pembinaan yang sistematis dan berbasis ilmu merupakan bentuk dakwah produktif yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut Ketua DPD LDII Bantaeng Hanafi mengatakan bahwa kunjungan LDII tersebut tidak hanya menjadi ajang perkenalan kepengurusan LDII, tetapi juga membahas peluang sinergi dalam program pembinaan keagamaan di tengah tantangan masyarakat yang semakin dinamis.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program-program MUI, khususnya dalam pembinaan akhlak, penguatan dakwah, dan penanaman nilai-nilai kebangsaan,” ujar Hanafi. Ia menilai, pendekatan dialogis dan akademik penting agar materi dakwah tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Hanafi menegaskan, silaturrahim dengan para ulama dan tokoh agama merupakan bagian dari upaya organisasi membangun komunikasi yang konstruktif dengan seluruh elemen masyarakat. “LDII senantiasa membuka ruang komunikasi dan kerja sama dengan para ulama serta pemangku kepentingan. Kami berharap hubungan yang baik ini dapat melahirkan program-program kolaboratif yang memberikan manfaat langsung bagi umat dan masyarakat Bantaeng,” tutur Hanafi.
Selain membahas program pembinaan, kedua pihak juga menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah sebagai modal sosial dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, religius, dan berakhlak. Melalui pertemuan tersebut, MUI dan LDII Bantaeng berharap sinergi antara ulama dan organisasi kemasyarakatan Islam dapat semakin kuat dalam menghadirkan dakwah yang menyejukkan serta berkontribusi bagi pembangunan karakter masyarakat di Kabupaten Bantaeng.








