Lembaga Dakwah Islam Indonesia
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH
No Result
View All Result
Lembaga Dakwah Islam Indonesia
No Result
View All Result
Home Dari Kami Nasehat

Menyikapi Perbedaan

2020/11/20
in Nasehat
0
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsApp

Oleh Faizunal A. Abdillah, Pemerhati lingkungan – Warga LDII Kabupaten Tangerang

Sosmed (atau medsos sesuai ejaan kita) memang membawa banyak berkah. Tapi sulit diingkari, banyak musibah juga yang muncul kemudian akibat sosmed ini. Orang bilang penyalahgunaan, juga ada yang komentar sudah menjadi hukum Allah; “di balik berkah ada mushibah, di balik mushibah ada berkah.” Dalam bahasa yang lain sering tetua bilang; “Bila hujan turun, itik berenang, ayam cari perlindungan.” Bisa saja hal ini disudahi dengan mengatakan bahwa itulah sunnatullah – hukum Allah atas segala yang ada. Akan tetapi, biar tidak dayuts perlu kiranya bersikap dan mengajak untuk bijak dalam bersosmed.

Yang lagi ramai, tentu Presiden Perancis yang menuai protes di berbagai belahan dunia akibat komentarnya. Contoh lainnya, banyak orang Indonesia yang sama sekali tidak tahu dan tidak mengerti urusan suku Rohingya di Myanmar, tiba-tiba ada Vihara terkena bom teroris. Tidak sedikit sahabat di Gereja yang tidak tahu menahu kalau ada calon presiden di AS yang berkampanye anti agama tertentu di sana, sebuah Gereja di Samarinda dilempari bom molotov. Itulah era kesejagadan. Semua berkat perkembangan sosmed. Peristiwa di sini, bisa memicu kekerasan di belahan bumi sana yang sangat jauh letaknya. Tidak terbendung, walau tidak terhubung secara wilayah dan waktu kejadian.

Pekerjaan rumahnya kemudian, dibandingkan menyalahkan keadaan, mari melakukan apa-apa yang bisa dilakukan. Dan jika didalami jejaring kerumitan di balik kekerasan, tentu saja faktornya ada banyak. Namun sulit untuk membuang sebuah faktor penting yang bernama perbedaan. Kemajuan sosmed khususnya, mau tidak mau membuat manusia bisa melihat dan merasakan semakin banyaknya perbedaan di mana-mana.

وَلَوْ شَاءَ اللَّهُ لَجَعَلَكُمْ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلَكِنْ لِيَبْلُوَكُمْ فِي مَا آتَاكُمْ فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ

“Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan.” (Al-Maidah:48)

Bagi pikiran yang sempit dan picik, apa lagi fanatik, perbedaan itu sangat berbahaya. Namun bagi pikiran yang luas, lebih-lebih sangat mendalam, perbedaan itu berkah kehidupan yang bisa diolah menjadi pelangi indah kedamaian. Itu sebabnya, ke banyak anak muda sering dibagikan pesan, di balik kekerasan bukan agama, melainkan pikiran yang sempit dan picik. Dan pikiran picik itu ada di semua orang baik yang beragama maupun tidak beragama.

Oleh karena itu, dibandingkan membenci agama orang, mari belajar memperlebar ruang-ruang pengertian di dalam pikiran. Untuk direnungkan bersama, Tuhan menyukai perbedaan. Oleh karena itu, manusia dilahirkan ke dalam jenis kelamin yang berbeda, suku bangsa yang berbeda, bahasa yang berbeda, serta sejuta perbedaan lainnya.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَٰكُمْ شُعُوبًا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓا۟ ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Waspada.” (Al-Hujurat:13)

Pekerjaan rumah yang tersisa kemudian, kapan saja orang lain terlihat berbeda, jangan buru-buru menyebutnya salah. Cepat lihat kembali semua kerangka yang ada di dalam pikiran. Dalam bahasa sederhana Confucius: “Jika orang terlihat baik, tauladani mereka. Jika orang terlihat jahat, periksa kembali pikiran Anda sendiri”. Dengan kata lain, begitu di dalam ada tanda-tanda berbahaya seperti mau melakukan kekerasan, periksa kembali seluruh arsitektur pikiran di dalam. Di saat orang terlihat aneh, berbeda, apa lagi terlihat menjengkelkan, tidak selalu sebabnya ada di orang lain. Sering terjadi, akar terpentingnya terletak pada pikiran yang belum berhasil untuk sepenuhnya mengerti. Seperti menerima hadiah buku, jangan terkecoh covernya. Simpan saja dulu, mana tahu suatu hari tatkala bertumbuh dewasa, buku itu bisa berubah wajah menjadi buku yang penuh dengan cahaya makna.

وَلَوْ شَاءَ رَبُّكَ لَجَعَلَ النَّاسَ أُمَّةً وَاحِدَةً وَلا يَزَالُونَ مُخْتَلِفِينَ إِلا مَنْ رَحِمَ رَبُّكَ وَلِذَلِكَ خَلَقَهُمْ وَتَمَّتْ كَلِمَةُ رَبِّكَ لأمْلأنَّ جَهَنَّمَ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِينَ

“Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat, kecuali orang-orang yang diberi rahmat oleh Tuhanmu. Dan untuk itulah Allah menciptakan mereka. Kalimat Tuhanmu (keputusan-Nya) telah ditetapkan, bahwa sesungguhnya Aku akan memenuhi neraka Jahanam dengan jin dan manusia (yang durhaka) kesemuanya.” (Hud: 118-119).

Melalui pendekatan seperti ini, tidak saja lebih sedikit kekerasan yang dilakukan. Tapi juga lebih banyak kasih sayang yang bisa dibagikan. Anehnya, jika uang dibagikan membuat seseorang jumlah kekayaannya berkurang. Bila kasih sayang dibagikan, ia membuat jumlah kekayaan di dalam malah semakin bertambah. Namun, ini mungkin terjadi kalau manusia tekun untuk melatih diri bahwa perbedaan bukan ancaman. Perbedaan adalah kekayaan kehidupan. Rasulullah ﷺ menegaskan dalam kaitannya dengan ini;

يا أيها الناس الا ان ربكم واحد و ان اباكم واحد الا لا فضل لعربي على عجمي و لا لعجمي على عربي و لا لأسود على احمر و لا لأحمر على أسود الا بالتقوى الا هل بلغت قالوا: نعم قال: ليبلغ الشاهد الغائب

“Wahai manusia ketahuilah sesungguhnya Tuhan kalian adalah satu dan ayah kalian adalah satu ketahuilah tidak ada keutamaan yang dimiliki oleh orang Arab atas orang non-Arab dan tidak pula orang non-Arab atas orang Arab, dan tidak pula orang berkulit hitam atas orang yang berkulit merah dan tidak pula orang yang berkulit merah atas orang yang berkulit hitam kecuali dengan ketakwaan. Apakah aku telah menyampaikannya (kepada kalian), mereka berkata: Iya, beliau berkata: hendaknya yang menyaksikan menyampaikan kepada yang tidak hadir”. (Tafsir Ibnu Katsir)

Dan di tengah riuhnya sosmed oleh kekerasan, layak diendapkan lagi dan lagi, diantara semua khotbah terindah – tidak ada yang lebih indah dari sikap yang indah. Pepatah Arab mengatakan “Lisan al-hal afshahu min lisan al-maqal” – Bahasa tingkah laku lebih baik daripada bahasa ucapan.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

KOMENTAR TERKINI

  • Harfan Suyoko on LDII Bener Meriah Silaturahim dengan Wakil Bupati Bahas Pemberdayaan Umat
  • Fauzi Achmadi on Buka Musda VI LDII Kota Metro, Wali Kota Penguatan Ormas dalam Pembangunan
  • Supardo on Buka Musda VI LDII Kota Metro, Wali Kota Penguatan Ormas dalam Pembangunan
  • Supardo on LDII Hadiri Rapat Kerja Daerah MUI Jakarta Pusat Dorong Perkuat Nilai Moderasi Agama
  • Muhamad Ipa Slamet on Ketua DPP LDII: TNI Dan Ormas Harus Saling Memperkuat Jaga Kedaulatan
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Meningkatkan Kualitas Ketakwaan kepada Allah SWT dengan Silaturohim dan Berbagi Bersama Anak Yatim-Dhuafa

Meningkatkan Kualitas Ketakwaan kepada Allah SWT dengan Silaturohim dan Berbagi Bersama Anak Yatim-Dhuafa

August 16, 2011
Fokus Bina Generasi Muda, LDII Kabupaten Malang Jajaki Kolaborasi dengan Kodim 0818/Malang-Batu

Fokus Bina Generasi Muda, LDII Kabupaten Malang Jajaki Kolaborasi dengan Kodim 0818/Malang-Batu

October 17, 2026
ldii-islami-musik

Urip pisan – Hidup hanya sekali

August 24, 2009
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ponpes Gadingmangu Helat Aksi Bersih Lingkungan

Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ponpes Gadingmangu Helat Aksi Bersih Lingkungan

June 15, 2025
Kapolsek Tanggul AKP Fathur Tausiah Kamtibmas Usai Salat Jumat di Masjid LDII

Kapolsek Tanggul AKP Fathur Tausiah Kamtibmas Usai Salat Jumat di Masjid LDII

0
Perkuat Kompetensi, Pewarta LDII Ikuti Workshop Jurnalistik Radar Jember

Perkuat Kompetensi, Pewarta LDII Ikuti Workshop Jurnalistik Radar Jember

0
Generasi Muda Sebagai Pelopor Perubahan dan Pemimpinan Masa Depan

Generasi Muda Sebagai Pelopor Perubahan dan Pemimpinan Masa Depan

0

Waketum MUI Kota Medan: Perbedaan Jangan Jadi Alasan Perpecahan

0
Kapolsek Tanggul AKP Fathur Tausiah Kamtibmas Usai Salat Jumat di Masjid LDII

Kapolsek Tanggul AKP Fathur Tausiah Kamtibmas Usai Salat Jumat di Masjid LDII

October 29, 2026
Perkuat Kompetensi, Pewarta LDII Ikuti Workshop Jurnalistik Radar Jember

Perkuat Kompetensi, Pewarta LDII Ikuti Workshop Jurnalistik Radar Jember

October 29, 2026
Generasi Muda Sebagai Pelopor Perubahan dan Pemimpinan Masa Depan

Generasi Muda Sebagai Pelopor Perubahan dan Pemimpinan Masa Depan

October 29, 2026

Waketum MUI Kota Medan: Perbedaan Jangan Jadi Alasan Perpecahan

October 29, 2026

DPP LDII

Jl. Tentara Pelajar No. 28 Patal Senayan 12210 - Jakarta Selatan.
Telepon: 0811-8604544

SEKRETARIAT
sekretariat[at]ldii.or.id
KIRIM BERITA
berita[at]ldii.or.id

BERITA TERKINI

  • Kapolsek Tanggul AKP Fathur Tausiah Kamtibmas Usai Salat Jumat di Masjid LDII October 29, 2026
  • Perkuat Kompetensi, Pewarta LDII Ikuti Workshop Jurnalistik Radar Jember October 29, 2026
  • Generasi Muda Sebagai Pelopor Perubahan dan Pemimpinan Masa Depan October 29, 2026

NAVIGASI

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

TELEGRAM

Untuk mengirim berita dari daerah Anda, silakan install aplikasi TELEGRAM lalu klik tautan berikut:

https://t.me/ldiibot

  • Home
  • Contact
  • Jadwal Salat & Imsakiyah
  • Hitung Zakat
  • Privacy Policy
  • NUANSA PERSADA

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.

No Result
View All Result
  • HOME
  • ORGANISASI
    • Tentang LDII
    • AD / ART LDII
    • Susunan Pengurus DPP LDII 2026-2031
    • 8 Pokok Pikiran LDII
    • Fatwa MUI
    • Daftar Website LDII
    • Video LDII
    • Contact
  • RUBRIK
    • Artikel
    • Iptek
    • Kesehatan
    • Lintas Daerah
    • Opini
    • Organisasi
    • Nasehat
    • Nasional
    • Seputar LDII
    • Tahukah Anda
  • LAIN LAIN
    • Pemantauan Hilal
    • Disabilitas
    • Kirim Berita
    • Hitung Zakat
  • DESAIN GRAFIS & KHUTBAH
    • HUT Kemerdekaan RI
    • Nasehat Salat Idul Adha 1447 H
    • Idul Adha 2026
    • Munas LDII 2026
    • Nasehat Solat Idul Fitri 2026
    • Idul Fitri 2026
    • Ramadan 2026
    • Rapimnas LDII 2026
  • JADWAL SALAT & IMSAKIYAH

© 2020 DPP LDII - Managed by KIM & IT Division.