Kediri (1/10). Pondok Pesantren (Ponpes) Wali Barokah Kota Kediri menghadiri agenda Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan III Tahun 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri, di Aula KPU Kota Kediri, Jawa Timur pada Rabu (30/9/2026).
“Kami mengapresiasi konsistensi dari KPU Kota Kediri yang terus merangkul elemen pesantren dalam setiap tahapan pemutakhiran data. Langkah ini penting untuk memastikan hak pilih seluruh warga pesantren terfasilitasi dengan baik,” ungkap Humas Ponpes Wali Barokah, Asyhari Eko Prayitno,
Ia menjelaskab Ponpes Wali Barokah menyambut baik dan mengapresiasi keterbukaan KPU Kota Kediri dalam menyelenggarakan rapat pleno ini. Ponpes Wali Barokah menegaskan kesiapannya untuk bersinergi secara aktif untuk memberikan data yang akurat mengenai para santri maupun warga pesantren yang telah memiliki hak pilih.
“Kami siap memberikan data akurat para santri, sehingga hak konstitusional mereka dapat terlindungi dengan presisi. Kami siap bersinergi dan berkolaborasi aktif, khususnya dalam memastikan pendataan dan pemutakhiran data para santri maupun warga pesantren yang telah memiliki hak pilih, agar hak konstitusional mereka tetap terjaga dan terdata dengan baik,” imbuhnya.

Eko juga mengapresiasi KPU Kota Kediri yang terus menjaga transparansi melalui rapat pleno terbuka ini. Menurutnya, kehadiran perwakilan pesantren dalam rapat pleno terbuka ini menegaskan kontribusi nyata lembaga pendidikan Islam dalam mendukung terciptanya daftar pemilih yang berkualitas, transparan, dan akuntabel di Kota Kediri.
Sementara itu, Ketua KPU Kota Kediri, Reza Kristian, menegaskan bahwa keterbukaan informasi dan kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menghadirkan data pemilih yang valid dan mutakhir, “Rapat rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang kita laksanakan secara terbuka setiap tiga bulan sekali ini sangat mengharapkan adanya masukan dan tanggapan dari Bapak dan Ibu sekalian,” ungkapnya.
Ia menjelaskan tujuan dari rapat rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang kita laksanakan secara terbuka setiap tiga bulan, agar pelaksanaannya berjalan dengan baik, bersih, dan akurat, “Sehingga data yang terkumpul seratus persen akurat sesuai kondisi riil di lapangan. Kami sangat membutuhkan kerja sama dan masukan dari seluruh pihak,” ujar Reza.
Turut hadir jajaran pimpinan dan perwakilan Bawaslu Kota Kediri, Kodim 0809 Kediri, Bakesbangpol, Cabang Dinas Pendidikan, Lapas Kelas IIA Kediri, perwakilan lembaga keagamaan dan pondok pesantren Kota Kediri.











