Pringsewu (21/9). DPD LDII Kabupaten Pringsewu mendukung rencana Pemkab Pringsewu menghelat salat Istisqa. Hal itu diungkapkan Ketua DPD LDII Pringsewu, Dian Arif Rahma, pada Rapat Korodinasi Persiapan Salat Istisqa, di Graha Pamungkas, Pringsewu, Lampung, pada Senin (7/9/2026).
“Sebagai ikhtiar agar segera turun hujan, di tengah kemarau panjang yang terjadi saat ini. Akan diselenggarakan pada Jumat (11/9/2026),” ujar Dian Arif.
Dian menjelaskan, LDII mendukung pelaksanaan salat Istisqa sebagai bentuk ikhtiar bersama. Namun, menurutnya, masyarakat juga perlu memiliki sense of crisis atau kesadaran terhadap kondisi krisis air yang sedang dihadapi.
“Kita memang memohon kepada Allah agar diturunkan hujan. Tetapi kita juga wajib mensyukuri nikmat air yang saat ini masih tersedia dengan tidak melakukan pemborosan,” ujarnya.
Menurut Dian, kesadaran tersebut perlu diwujudkan melalui kebiasaan menggunakan air secara bijaksana. Ia mengusulkan agar Pemkab Pringsewu memasukkan imbauan efisiensi penggunaan air dalam Surat Edaran Bupati.

Air yang masih dapat digunakan kembali, lanjutnya, juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan lain seperti menyiram tanaman atau membersihkan halaman. “Jangan sampai kita meminta hujan, tetapi air yang masih ada justru digunakan secara berlebihan. Ini harus menjadi kesadaran bersama bahwa air merupakan kebutuhan yang harus dijaga,” katanya.
Sementara itu, Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas mengatakan, rencana pelaksanaan salat Istisqo sebagai momentum untuk bermuhasabah, “Memperbanyak istigfar, sedekah, dan beramal kebaikan,” tuturnya.
Ia menegaskan, salat Istisqa merupakan ibadah sunah, sebagai bentuk penghambaan pada Allah SWT, “Sekaligus memohon kepada Allah, agar menurunkan hujan, yang bermanfaat bagi masyarakat,” tutup Riyanto.
Selain dihadiri Bupati Pringsewu, kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Pringsewu, Andi Purwanto. Forkopimda, pimpinan ormas Islam, dan perwakilan Forum Komunikasi Pondok Pesantren Kabupaten Pringsewu.










