Makassar (2/9). Jajaran pengurus DPW LDII Sulawesi Selatan mengikuti upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Upacara tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Kota Makassar, Senin (17/8/2026).
Ketua DPW LDII Sulawesi Selatan, Asdar Mattiro, mengatakan peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk kembali merefleksikan arti kemerdekaan. Bagi LDII, kemerdekaan tidak berhenti pada upacara dan perayaan, tetapi harus diterjemahkan menjadi pengabdian yang manfaatnya dirasakan masyarakat.
“Usia 81 tahun kemerdekaan merupakan pengingat bahwa Indonesia dibangun melalui perjuangan yang tidak ringan. Karena itu, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga kemerdekaan sekaligus mengisinya dengan hal-hal yang memberikan manfaat bagi bangsa.,” ucapnya.
Menurutnya, menikmati kemerdekaan bukan berarti berhenti pada rasa syukur. Kemerdekaan justru menghadirkan tanggung jawab baru: bagaimana setiap elemen masyarakat memberikan kontribusi sesuai bidang dan kapasitasnya.
“Perjuangan para pahlawan untuk membuat negara ini merdeka penuh dengan pengorbanan. Hari ini kita bisa menikmati kemerdekaan itu, dan menikmatinya harus diisi dengan pengabdian,” ujarnya.
Asdar mengatakan, bagi LDII Sulawesi Selatan, salah satu makna mendasar dari kemerdekaan adalah adanya ruang yang aman bagi masyarakat untuk menjalankan keyakinan dan ibadah tanpa intimidasi maupun gangguan keamanan.
Kemerdekaan, menurut dia, bukan hanya persoalan terbebas dari penjajahan secara fisik. Maknanya juga terlihat ketika masyarakat dapat menjalankan kehidupan sehari-hari dengan aman, beribadah dengan tenang, bekerja, berkarya, dan mengejar kesejahteraan.
“Makna yang sesungguhnya adalah pada saat kita bisa melakukan ibadah kepada Allah SWT tanpa gangguan apa pun, tanpa rasa khawatir, tanpa gangguan keamanan,” kata Asdar.
Ia melihat kondisi kehidupan beragama di Indonesia sebagai salah satu bagian penting dari kemerdekaan yang patut dijaga. Masyarakat dari berbagai latar belakang dapat menjalankan agama dan keyakinannya, sementara pemerintah memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkembang.
“Sekarang di Indonesia luar biasa. Semua umat bisa melaksanakan keyakinannya, agamanya, dan ibadahnya tanpa gangguan keamanan. Semuanya dalam keadaan aman dan masyarakat bisa mengejar kesejahteraannya,” ujarnya.
Asdar menegaskan, LDII Sulawesi Selatan berupaya menerjemahkan semangat kemerdekaan melalui kerja nyata. Ia menyebut tiga kata kunci yang menjadi bagian penting dari pengabdian LDII, yakni karya, kontribusi, dan komunikasi.
Ia menambahkan, LDII memiliki delapan kluster pengabdian untuk bangsa yang terus didorong melalui berbagai kegiatan. Program-program tersebut, kata dia, harus terus bergerak dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Bagi LDII Sulsel, pengabdian semacam itu menjadi cara konkret untuk menerjemahkan semangat kemerdekaan ke dalam kehidupan sehari-hari, “LDII terus berkontribusi, terus membangun karya, terus memberikan hal-hal yang bisa membantu pemerintah dalam mengisi kemerdekaan ini,” ujar Asdar.

Kemerdekaan, kata dia, harus hadir dalam bentuk kehidupan yang lebih baik. Masyarakat harus dapat beribadah dengan aman, bekerja dengan tenang, mengembangkan potensi, serta ikut menyelesaikan persoalan sosial di lingkungan masing-masing.
“Ini adalah pengingat bagi kita bahwa kemerdekaan Republik Indonesia tidak mudah. Kemerdekaan melalui perjuangan yang sangat panjang,” katanya.
Karena itu, Asdar mengajak seluruh pengurus dan warga LDII Sulawesi Selatan menjadikan momentum kemerdekaan sebagai energi untuk memperkuat pengabdian kepada bangsa.
“Mewakili seluruh pengurus dan warga LDII Provinsi Sulawesi Selatan, kami mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 tahun 2026,” pungkasnya.
Asdar hadir bersama jajaran pengurus DPW LDII Sulawesi Selatan. Di antaranya Wakil Ketua Sukardi Weda, Jawiana Saokani, Ilmaddin, Wakil Sekretaris Hajar Abd Rauf, Ketua Biro Komunikasi dan Informasi Saiful Anan, dan tim media.











