Gresik (17/8). Pengurus DPD LDII Kabupaten Gresik mengunjungi Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Gresik. Pertemuan yang berlangsung pada Rabu (29/7/2026) itu, untuk bertukar pandangan mengenai peningkatan kualitas pembinaan calon jamaah haji di Kabupaten Gresik.
“Kehadiran kami sekaligus memperkenalkan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Minhajurrosyidin sebagai bentuk kontribusi organisasi dalam memberikan bimbingan dan pendampingan kepada calon jamaah haji dan umrah,” jelas Ketua DPD LDII Kabupaten Gresik, Khusnul Hamidi.
Ia menjelaskan kehadiran KBIHU Minhajurrosyidin merupakan bagian dari komitmen LDII untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan kualitas pembinaan jamaah haji. Menurutnya, melalui pembinaan yang terstruktur, calon jamaah diharapkan lebih memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji sesuai tuntunan syariat sekaligus memiliki kesiapan fisik dan mental sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Kami berharap KBIHU Minhajurrosyidin dapat menjadi mitra strategis Kementerian Haji dalam memberikan bimbingan kepada calon jamaah, sehingga mereka dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dan umrah dengan baik, benar, dan sesuai tuntunan syariat,” ujar Khusnul.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Gresik, Lulus, menilai KBIHU menjadi mitra penting dalam pembinaan calon jamaah haji. Menurutnya, keberadaan KBIHU membantu pemerintah memperluas layanan bimbingan manasik dan pendampingan kepada masyarakat sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
“KBIHU sangat dibutuhkan masyarakat karena membantu calon jamaah mempersiapkan diri sebelum berangkat ke Tanah Suci. Kami berharap KBIHU Minhajurrosyidin dapat memberikan pembinaan yang baik sehingga jamaah semakin siap menjalankan ibadah haji,” kata Lulus.
DPD LDII Kabupaten Gresik dan Kantor Kemenhaj Kabupaten Gresik berharap kolaborasi dalam pembinaan calon jamaah haji dapat terus diperkuat. Sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan diharapkan mampu menghadirkan layanan bimbingan yang lebih optimal sehingga jamaah memiliki bekal yang memadai sebelum menunaikan ibadah haji.











